Tafsir Israiliyyat: Berawal dari Ketidaktahuan Arab dan Hijrahnya Bangsa Yahudi
Selasa, 24 Oktober 2023 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu dilatarbelakangi pula dengan beberapa dari bangsa Yahudi yang menanyakan suatu persoalan kepada Nabi. Entah sengaja untuk menguji kebenaran atas kenabiannya atau memang benar atas ketidaktahuannya.
Penjelasan di atas, kata Umar Syam, terlihat bahwa Nabi mempunyai sikap toleransi yang baik untuk diajarkan kepada umatnya. Karena tujuan Nabi adalah memanusiakan manusia tanpa harus menjelekkan agama, ras atau budayanya.
Nabi mempunyai kecerdasan emosional yang tinggi, dengan selalu berbicara baik dan tidak menjatuhkan bangsa lain. Sehingga dapat dengan mudah mengumpulkan bangsa Yahudi untuk berdiskusi bersama. Terlibat interaksi yang intens antara dua bangsa tersebut, membuat dua pembesar Yahudi masuk Islam. Yaitu Abdullah ibn Salam dan Ka‘ab al-Akhbar, yang diketahui keduanya memiliki pengetahuan luas tentang peradaban dan kebudayaan Yahudi.
Baca juga: Adegan Terlarang Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha dalam Tafsir Israiliyyat
Setelah menjadi Muslim, para Sahabat mempengaruhi ayat-ayat Al-Qur'an tentang penceritaan. Abu Hurairah, Abdullah ibn Abbas, dan Abdullah ibn 'Amr ibn 'A bergabung di pihak Ahl al-Kitâb.
Hal yang terjadi kemudian ada dua unsur yang mempengaruhi dakwah israiliyyat ke dalam tafsir. Pertama, adanya pertemuan dan komunikasi antara sahabat dengan bangsa Yahudi.
Kedua, adanya ulama Yahudi yang masuk Islam dengan membawa pengetahuan kitab mereka.
Baca juga: Ini Mengapa Ibnu Katsir Memasukkan Kisah-Kisah Israiliyyat dalam Tafsirnya
Penjelasan di atas, kata Umar Syam, terlihat bahwa Nabi mempunyai sikap toleransi yang baik untuk diajarkan kepada umatnya. Karena tujuan Nabi adalah memanusiakan manusia tanpa harus menjelekkan agama, ras atau budayanya.
Nabi mempunyai kecerdasan emosional yang tinggi, dengan selalu berbicara baik dan tidak menjatuhkan bangsa lain. Sehingga dapat dengan mudah mengumpulkan bangsa Yahudi untuk berdiskusi bersama. Terlibat interaksi yang intens antara dua bangsa tersebut, membuat dua pembesar Yahudi masuk Islam. Yaitu Abdullah ibn Salam dan Ka‘ab al-Akhbar, yang diketahui keduanya memiliki pengetahuan luas tentang peradaban dan kebudayaan Yahudi.
Baca juga: Adegan Terlarang Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha dalam Tafsir Israiliyyat
Setelah menjadi Muslim, para Sahabat mempengaruhi ayat-ayat Al-Qur'an tentang penceritaan. Abu Hurairah, Abdullah ibn Abbas, dan Abdullah ibn 'Amr ibn 'A bergabung di pihak Ahl al-Kitâb.
Hal yang terjadi kemudian ada dua unsur yang mempengaruhi dakwah israiliyyat ke dalam tafsir. Pertama, adanya pertemuan dan komunikasi antara sahabat dengan bangsa Yahudi.
Kedua, adanya ulama Yahudi yang masuk Islam dengan membawa pengetahuan kitab mereka.
Baca juga: Ini Mengapa Ibnu Katsir Memasukkan Kisah-Kisah Israiliyyat dalam Tafsirnya
(mhy)
Lihat Juga :