Klaim Yahudi atas Palestina Berdasar Taurat, Begini Menurut Islam
Kamis, 26 Oktober 2023 - 10:10 WIB
loading...
Para nabi dan rasul Allah beserta para pengikutnya adalah bagian dari umat tauhid. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Argumentasi orang-orang Yahudi melakukan perampasan terhadap tanah Palestina dan mendirikan entitas negara Yahudi di sana, didasarkan pada klaim-klaim agama dan sejarah .
"Namun Islam melihat masalah ini dari sisi yang berbeda," tulis Dr Muhsin Muhammad Shaleh dalam bukunya berjudul "Ardhu Filistin wa Sya’buha" yang diterjemahkan Warsito, Lc menjadi "Tanah Palestina dan Rakyatnya".
Menurutnya, secara global bantahan Islam terhadap klaim agama Yahudi dapat dijelaskan salah satunya sebagai berikut:
Baca juga: Berikut Ini Ayat-Ayat Taurat yang Dijadikan Klaim Yahudi atas Palestina
Umat Islam mengimani seluruh nabi yang ada, dan itu merupakan rukun iman mereka. Mengingkari siapa pun dari mereka yang telah ditetapkan risalahnya – termasuk di dalamnya adalah para nabi Bani Israel – adalah kufur yang dapat mengeluarkan seseorang dari Islam.
Namun umat Islam meyakini bahwa Yahudi telah mengubah Taurat, mereka telah mendustakan nabi-nabi mereka dan membunuh sebagian dari mereka, tidak mau mengikuti petunjuk para nabi mereka.
Umat Islam berkeyakinan, umat Islamlah pengikut para nabi yang sebenarnya dan menjadi pewaris risalahnya, pada saat ini, bukan Yahudi.
Bila ikatan akidah dan iman adalah asas yang menjadi pusat berhimpunnya umat Islam meskipun mereka berbeda-beda jenis dan suku, maka umat Islamlah sebenarnya yang berhak mewarisi risalah para nabi, termasuk di dalamnya nabi-nabi Bani Israel.
Oleh karena umat Islamlah yang masih mengangkat panji yang dikibarkan para nabi. Umat Islam menapaki jalan dengan mengikuti langkah dan jalan para nabi. Mereka para nabi adalah orang-orang muslim (yang berserah diri) dan bertauhid sesuai dengan pemahaman qur’ani.
Baca juga: Paul Findley Sebut Daftar Omong Kosong Israel Dirikan Negara Yahudi di Bumi Palestina
"Namun Islam melihat masalah ini dari sisi yang berbeda," tulis Dr Muhsin Muhammad Shaleh dalam bukunya berjudul "Ardhu Filistin wa Sya’buha" yang diterjemahkan Warsito, Lc menjadi "Tanah Palestina dan Rakyatnya".
Menurutnya, secara global bantahan Islam terhadap klaim agama Yahudi dapat dijelaskan salah satunya sebagai berikut:
Baca juga: Berikut Ini Ayat-Ayat Taurat yang Dijadikan Klaim Yahudi atas Palestina
Umat Islam mengimani seluruh nabi yang ada, dan itu merupakan rukun iman mereka. Mengingkari siapa pun dari mereka yang telah ditetapkan risalahnya – termasuk di dalamnya adalah para nabi Bani Israel – adalah kufur yang dapat mengeluarkan seseorang dari Islam.
Namun umat Islam meyakini bahwa Yahudi telah mengubah Taurat, mereka telah mendustakan nabi-nabi mereka dan membunuh sebagian dari mereka, tidak mau mengikuti petunjuk para nabi mereka.
Umat Islam berkeyakinan, umat Islamlah pengikut para nabi yang sebenarnya dan menjadi pewaris risalahnya, pada saat ini, bukan Yahudi.
Bila ikatan akidah dan iman adalah asas yang menjadi pusat berhimpunnya umat Islam meskipun mereka berbeda-beda jenis dan suku, maka umat Islamlah sebenarnya yang berhak mewarisi risalah para nabi, termasuk di dalamnya nabi-nabi Bani Israel.
Oleh karena umat Islamlah yang masih mengangkat panji yang dikibarkan para nabi. Umat Islam menapaki jalan dengan mengikuti langkah dan jalan para nabi. Mereka para nabi adalah orang-orang muslim (yang berserah diri) dan bertauhid sesuai dengan pemahaman qur’ani.
Baca juga: Paul Findley Sebut Daftar Omong Kosong Israel Dirikan Negara Yahudi di Bumi Palestina
Lihat Juga :