Kaum Yahudi Telah Mengubah Keindahan Tauhid dengan Kebohongan
Kamis, 26 Oktober 2023 - 10:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Zionis Klaim Talmud Merupakan Nukilan Taurat, Benarkah?
"Orang-orang Yahudi juga menyatakan Nabi Ya'qub sebagai pencuri patung emas bapaknya, Ya'qub berkelahi dengan Allah di dekat Nablus, karena itu dia disebut Israel," tulis Dr Muhsin Muhammad Shaleh dalam bukunya berjudul "Ardhu Filistin wa Sya’buha" yang diterjemahkan Warsito, Lc menjadi "Tanah Palestina dan Rakyatnya".
Muhammad Ali al Za’bi dalam "Daqaiq al Nafsiyah al Shahyuniyah" menambahkan umat Yahudi juga menisbatkan kepada Ya'qub telah menyuap saudaranya dan menipu bapaknya, dia mendiamkan zina kedua putrinya dan telah menyekutukan Tuhannya…
"Bandingkan semua itu terhadap apa yang mereka sebutkan mengenai nabi-nabi yang lain," ujar Muhammad Ali al Za’bi.
Mustafa al Dibagh dalam "Biladuna Filistin" mengatakan orang-orang Yahudi sendiri mengakui kemungkaran yang mereka lakukan terhadap hak Allah dan nabi-nabi-Nya.
Mereka menyebutkan rajanya yang bernama Yuhaz Bin Yutam (735 – 715 SM) menggantungkan hatinya cinta kepada berhala. Sampai-sampai dia korbankan anak-anaknya untuk persembahan tuhan-tuhan pagan dan menyebut dirinya kendali syahwat dan keburukan. Juga menyebut rajanya yang bernama Mansi bin Hazqiya – memimpin dari tahun 687 sampai 642 SM – telah menyesatkan kaumnya dan membangun tempat-tempat peribadatan paganisme.
"Kita tidak perlu heran dengan itu semua terjadi pada Bani Israel, lihatlah akhlaq mereka terhadap Nabi Musa cukup sebagai saksi atas semua itu," ujar Muhsin Muhammad Shaleh.
Baca juga: Kisah Dahsyat Kaum Tsamud yang Tidak Disinggung di Taurat
Al Quran telah mengisyaratkan bahwa mereka mengubah, mengganti dan membunuh para nabi.
Allah berfirman:
"Orang-orang Yahudi juga menyatakan Nabi Ya'qub sebagai pencuri patung emas bapaknya, Ya'qub berkelahi dengan Allah di dekat Nablus, karena itu dia disebut Israel," tulis Dr Muhsin Muhammad Shaleh dalam bukunya berjudul "Ardhu Filistin wa Sya’buha" yang diterjemahkan Warsito, Lc menjadi "Tanah Palestina dan Rakyatnya".
Muhammad Ali al Za’bi dalam "Daqaiq al Nafsiyah al Shahyuniyah" menambahkan umat Yahudi juga menisbatkan kepada Ya'qub telah menyuap saudaranya dan menipu bapaknya, dia mendiamkan zina kedua putrinya dan telah menyekutukan Tuhannya…
"Bandingkan semua itu terhadap apa yang mereka sebutkan mengenai nabi-nabi yang lain," ujar Muhammad Ali al Za’bi.
Mustafa al Dibagh dalam "Biladuna Filistin" mengatakan orang-orang Yahudi sendiri mengakui kemungkaran yang mereka lakukan terhadap hak Allah dan nabi-nabi-Nya.
Mereka menyebutkan rajanya yang bernama Yuhaz Bin Yutam (735 – 715 SM) menggantungkan hatinya cinta kepada berhala. Sampai-sampai dia korbankan anak-anaknya untuk persembahan tuhan-tuhan pagan dan menyebut dirinya kendali syahwat dan keburukan. Juga menyebut rajanya yang bernama Mansi bin Hazqiya – memimpin dari tahun 687 sampai 642 SM – telah menyesatkan kaumnya dan membangun tempat-tempat peribadatan paganisme.
"Kita tidak perlu heran dengan itu semua terjadi pada Bani Israel, lihatlah akhlaq mereka terhadap Nabi Musa cukup sebagai saksi atas semua itu," ujar Muhsin Muhammad Shaleh.
Baca juga: Kisah Dahsyat Kaum Tsamud yang Tidak Disinggung di Taurat
Al Quran telah mengisyaratkan bahwa mereka mengubah, mengganti dan membunuh para nabi.
Allah berfirman:
Lihat Juga :