Ini Mengapa Eksodus Bani Israil dari Mesir ke Palestina Menghabiskan Waktu Lama
Sabtu, 04 November 2023 - 10:40 WIB
loading...
A
A
A
وَاَوۡرَثۡنَا الۡـقَوۡمَ الَّذِيۡنَ كَانُوۡا يُسۡتَضۡعَفُوۡنَ مَشَارِقَ الۡاَرۡضِ وَمَغَارِبَهَا الَّتِىۡ بٰرَكۡنَا فِيۡهَا ؕ وَتَمَّتۡ كَلِمَتُ رَبِّكَ الۡحُسۡنٰى عَلٰى بَنِىۡۤ اِسۡرَاۤءِيۡلَۙ بِمَا صَبَرُوۡا ؕ وَدَمَّرۡنَا مَا كَانَ يَصۡنَعُ فِرۡعَوۡنُ وَقَوۡمُهٗ وَمَا كَانُوۡا يَعۡرِشُوۡنَ
Artinya: “Dan Kami wariskan kepada kaum yang tertindas itu, bumi bagian timur dan bagian baratnya yang telah Kami berkahi. Dan telah sempurnalah firman Tuhanmu yang baik itu (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir‘aun dan kaumnya dan apa yang telah mereka bangun.” ( QS Al-A’raf : 137).
Baca juga: Doa Nabi Musa saat Kelelahan dan Kelaparan
Pada saat yang lain Allah beberapa kali memberikan peringatan Bani Israil akan kesalahan yang mereka perbuat, Allah juga melaknat mereka di bumi disebabkan perbuatan yang mereka lakukan. Hal ini terjadi pada peristiwa eksodus menuju Palestina.
Al-Qur'an menggambarkan Bani Israil sebagai orang yang berperilaku kurang pantas. Mereka menunjukkan kesabaran yang rendah, berkeluh kesah menjadi sebuah hal yang biasa, tidak memiliki keyakinan yang teguh dan selalu curiga terhadap perintah dan keputusan Nabi Musa.
Berlipat kenikmatan yang diberikan Allah pada Bani Israil selama dalam perjalanan. Secara garis besar, Quraish Shihab menyebutkan, ada dua anugerah Allah kepada Bani Israil dalam konteks penyelamatan.
Pertama, menghindarkan sebagian mereka dari siksa, yang mana dahulu Firaun selama setahun memerintahkan untuk membunuh semua anak laki-laki yang lahir pada tahun itu dan membiarkan hidup yang lahir pada tahun berikutnya, demikianlah silih berganti.
Anugerah yang kedua adalah keruntuhan rezim Fir'aun dan kematiannya sehingga terhenti penindasan yang dilakukan terhadap Bani Israil.
Baca juga: Nabi Joshua, Pengganti Nabi Musa yang Merebut Baitul Maqdis
(mhy)
Lihat Juga :