Ini Mengapa Eksodus Bani Israil dari Mesir ke Palestina Menghabiskan Waktu Lama
Sabtu, 04 November 2023 - 10:40 WIB
loading...
Ulama tafsir tidak ada yang menyebutkan secara jelas berapa lama perjalanan yang ditempuh oleh Bani Israil. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Setelah lepas dari kejaran Firaun , Bani Israil eksodus dari Mesir ke Palestina. Quraish Shihab dalam "Tafsir al-Misbah" (Lentera Hati, 2012) menjelaskan eksodus Bani Israil dari Mesir ke Palestina memerlukan waktu yang cukup panjang sampai mereka secara resmi tinggal di Palestina.
Hal ini karena Nabi Musa bersama umatnya tidak menempuh jalan yang biasa ditempuh untuk menuju ke Sinai. Mereka tidak menelusuri pantai Laut Tengah yang jaraknya hanya 250 mil menuju Sinai. Tetapi, mereka menelusuri arah jalur tenggara, melalui Laut Merah untuk menghindari jalur perjalanan kafilah sekaligus menjauhkan diri dari kejaran Fir'aun.
"Namun, dalam naskah Ibrani sendiri, nama laut yang mereka lewati adalah Laut Gelagah padahal di Laut Merah tidak terdapat tumbuhan gelagah," tulis Quraish Shihab.
Baca juga: Kembalinya Nabi Musa dan Prediksi Fir'aun
Selain hal tersebut, pernyebab lamanya perjalanan mereka adalah hukuman Allah untuk Bani Israil yaitu Allah menghukum mereka kebingungan di padang pasir selama 40 tahun.
Ulama tafsir tidak ada yang menyebutkan secara jelas berapa lama perjalanan yang ditempuh oleh Bani Israil tersebut, namun semuanya bersepakat bahwa perjalanan dilakukan lebih dari 40 tahun.
Hal ini karena, selama 40 tahun Bani Israil dihukum Allah dengan merasa kebingungan di bumi, padang pasir sekitar Palestina. (QS Al-Mâidah [5]: 26).
Eksodus Bani Israil dari Mesir ke Palestina tersebut merupakan perintah dari Allah atas permintaan Nabi Musa (QS Thâhâ [20]: 77 dan QS al-Syu‟arâ‟ [26]: 52)
Pada akhirnya Allah memerintahkan Bani Israil melakukan eksodus pada malam hari yang berlangsung pada abad ke-13 SM (1290-1223 SM).
Baca juga: Benarkah Yudaisme Agama yang Dibawa Nabi Musa?
Ayat Kecaman
Terlepas di mana jalur pasti yang telah dilewati Bani Israil menuju Palestina, terjadi pula pasang surut keadaan Bani Israil. Banyak nikmat dan keutamaan yang diberikan Allah namun banyak pula ayat yang berisi kecaman. Beberapa nikmat dan keutamaan Allah kepada mereka di antaranya; perlindungan dari kejaran Firaun, makanan dan minuman selama di perjalanan (eksodus).
Bahkan Allah memberikan pujian pada Bani Israil atas kesabaran mereka selama penindasan Fir'aun di Mesir sebagaimana Allah sebutkan dalam QS al-Arâf [7]: 137. Allah SWT berfirman:
Hal ini karena Nabi Musa bersama umatnya tidak menempuh jalan yang biasa ditempuh untuk menuju ke Sinai. Mereka tidak menelusuri pantai Laut Tengah yang jaraknya hanya 250 mil menuju Sinai. Tetapi, mereka menelusuri arah jalur tenggara, melalui Laut Merah untuk menghindari jalur perjalanan kafilah sekaligus menjauhkan diri dari kejaran Fir'aun.
"Namun, dalam naskah Ibrani sendiri, nama laut yang mereka lewati adalah Laut Gelagah padahal di Laut Merah tidak terdapat tumbuhan gelagah," tulis Quraish Shihab.
Baca juga: Kembalinya Nabi Musa dan Prediksi Fir'aun
Selain hal tersebut, pernyebab lamanya perjalanan mereka adalah hukuman Allah untuk Bani Israil yaitu Allah menghukum mereka kebingungan di padang pasir selama 40 tahun.
Ulama tafsir tidak ada yang menyebutkan secara jelas berapa lama perjalanan yang ditempuh oleh Bani Israil tersebut, namun semuanya bersepakat bahwa perjalanan dilakukan lebih dari 40 tahun.
Hal ini karena, selama 40 tahun Bani Israil dihukum Allah dengan merasa kebingungan di bumi, padang pasir sekitar Palestina. (QS Al-Mâidah [5]: 26).
Eksodus Bani Israil dari Mesir ke Palestina tersebut merupakan perintah dari Allah atas permintaan Nabi Musa (QS Thâhâ [20]: 77 dan QS al-Syu‟arâ‟ [26]: 52)
Pada akhirnya Allah memerintahkan Bani Israil melakukan eksodus pada malam hari yang berlangsung pada abad ke-13 SM (1290-1223 SM).
Baca juga: Benarkah Yudaisme Agama yang Dibawa Nabi Musa?
Ayat Kecaman
Terlepas di mana jalur pasti yang telah dilewati Bani Israil menuju Palestina, terjadi pula pasang surut keadaan Bani Israil. Banyak nikmat dan keutamaan yang diberikan Allah namun banyak pula ayat yang berisi kecaman. Beberapa nikmat dan keutamaan Allah kepada mereka di antaranya; perlindungan dari kejaran Firaun, makanan dan minuman selama di perjalanan (eksodus).
Bahkan Allah memberikan pujian pada Bani Israil atas kesabaran mereka selama penindasan Fir'aun di Mesir sebagaimana Allah sebutkan dalam QS al-Arâf [7]: 137. Allah SWT berfirman:
Lihat Juga :