Kenapa Orang Yahudi Dilaknat oleh Allah? Ini Sebabnya
Senin, 06 November 2023 - 21:24 WIB
loading...
A
A
A
فَبِمَا نَقۡضِهِمۡ مِّيۡثَاقَهُمۡ لَعَنّٰهُمۡ وَجَعَلۡنَا قُلُوۡبَهُمۡ قٰسِيَةً ۚ يُحَرِّفُوۡنَ الۡـكَلِمَ عَنۡ مَّوَاضِعِهٖۙ وَنَسُوۡا حَظًّا مِّمَّا ذُكِّرُوۡا بِهٖۚ وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلٰى خَآٮِٕنَةٍ مِّنۡهُمۡ اِلَّا قَلِيۡلًا مِّنۡهُمۡ فَاعۡفُ عَنۡهُمۡ وَاصۡفَحۡ ؕ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الۡمُحۡسِنِيۡنَ
Artinya: "(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, maka Kami melaknat mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka mengubah firman (Allah) dari tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian pesan yang telah diperingatkan kepada mereka. Engkau (Muhammad) senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka kecuali sekelompok kecil di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS Al-Maidah Ayat 13)
Mereka melanggar janjinya dengan mengingkarinya bahkan membunuh Rasul-rasul Allah. Maka Allah mengutuk mereka dan menjadikan hati mereka keras membatu. Allah menerangkan pula bahwa mereka tidak segan-segan mengubah perkataan Allah dari kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa. Menurut Ibnu Abbas dan Mujahid, mereka lupa sebagian dari isi Taurat yang asli. Hal ini terjadi bagi orang-orang Yahudi setelah hilangnya Taurat yang asli, karena mereka tidak ada yang menghafalnya. Kitab Taurat tidaklah sama dengan Perjanjian Lama. Begitu juga Injil tidak sama dengan Perjanjian Baru.
3. Dijadikan Kera dan Babi (QS Al-Maidah Ayat 60)
Laknat berikutnya terhadap Bani Israil adalah dijadikan kera dan babi karena mengingkari kenabian dan melakukan pelanggaran syariat. Hal ini diabadikan Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 60:
قُلۡ هَلۡ اُنَـبِّئُكُمۡ بِشَرٍّ مِّنۡ ذٰ لِكَ مَثُوۡبَةً عِنۡدَ اللّٰهِ ؕ مَنۡ لَّعَنَهُ اللّٰهُ وَغَضِبَ عَلَيۡهِ وَجَعَلَ مِنۡهُمُ الۡقِرَدَةَ وَالۡخَـنَازِيۡرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوۡتَ ؕ اُولٰٓٮِٕكَ شَرٌّ مَّكَانًا وَّاَضَلُّ عَنۡ سَوَآءِ السَّبِيۡلِ
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), "Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang fasik) di sisi Allah? Yaitu, orang yang dilaknat dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah Tagµt." Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus." (QS. Al-Maidah Ayat 60)
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, "Ada sejumlah orang Yahudi datang menemui Rasulullah SAW termasuk di antaranya Abu Yasir bin Akhthab, Nafi' bin Abi Nafi, dan Ghazi bin Amr. Lalu mereka bertanya kepada beliau, "Siapa sajakah para Rasul yang kamu imani?" Beliau pun berkata: "Aku beriman kepada Allah, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para Nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya kami berserah diri."
Ketika beliau menyebutkan nama Isa, mereka mengingkari dan menolak kenabiannya, dan sontak langsung berkata, "Kami tidak beriman kepada Isa dan tidak pula kepada orang yang beriman kepadanya. Lalu Allah menurunkan ayat 59 berkenaan dengan mereka itu.
Riwayat Ibnu Abbas lainnya menceritkan, laknat Allah kepada Bani Israin ini akibat pelanggaran kehormatan hari Sabat (Sabtu) yang telah menimbulkan dua macam kejadian. Kejadian pertama, orang-orang muda berubah menjadi kera; kejadian kedua, orang-orang tua menjadi babi.
4. Allah Jadikan Permusuhan dan Kebencian di Antara Mereka (QS Al-Maidah Ayat 64)
Laknat berikutnya yaitu Allah menimbulkan permusuhan di antara sesama mereka. Permusuhan itu tidak akan berakhir sampai hari Kiamat. Watak kaum Yahudi memang suka menyalakan api peperangan, fitnah dan keonaran. Berikut firman Allah:
Artinya: "(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, maka Kami melaknat mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka mengubah firman (Allah) dari tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian pesan yang telah diperingatkan kepada mereka. Engkau (Muhammad) senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka kecuali sekelompok kecil di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS Al-Maidah Ayat 13)
Mereka melanggar janjinya dengan mengingkarinya bahkan membunuh Rasul-rasul Allah. Maka Allah mengutuk mereka dan menjadikan hati mereka keras membatu. Allah menerangkan pula bahwa mereka tidak segan-segan mengubah perkataan Allah dari kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa. Menurut Ibnu Abbas dan Mujahid, mereka lupa sebagian dari isi Taurat yang asli. Hal ini terjadi bagi orang-orang Yahudi setelah hilangnya Taurat yang asli, karena mereka tidak ada yang menghafalnya. Kitab Taurat tidaklah sama dengan Perjanjian Lama. Begitu juga Injil tidak sama dengan Perjanjian Baru.
3. Dijadikan Kera dan Babi (QS Al-Maidah Ayat 60)
Laknat berikutnya terhadap Bani Israil adalah dijadikan kera dan babi karena mengingkari kenabian dan melakukan pelanggaran syariat. Hal ini diabadikan Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 60:
قُلۡ هَلۡ اُنَـبِّئُكُمۡ بِشَرٍّ مِّنۡ ذٰ لِكَ مَثُوۡبَةً عِنۡدَ اللّٰهِ ؕ مَنۡ لَّعَنَهُ اللّٰهُ وَغَضِبَ عَلَيۡهِ وَجَعَلَ مِنۡهُمُ الۡقِرَدَةَ وَالۡخَـنَازِيۡرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوۡتَ ؕ اُولٰٓٮِٕكَ شَرٌّ مَّكَانًا وَّاَضَلُّ عَنۡ سَوَآءِ السَّبِيۡلِ
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), "Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang fasik) di sisi Allah? Yaitu, orang yang dilaknat dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah Tagµt." Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus." (QS. Al-Maidah Ayat 60)
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, "Ada sejumlah orang Yahudi datang menemui Rasulullah SAW termasuk di antaranya Abu Yasir bin Akhthab, Nafi' bin Abi Nafi, dan Ghazi bin Amr. Lalu mereka bertanya kepada beliau, "Siapa sajakah para Rasul yang kamu imani?" Beliau pun berkata: "Aku beriman kepada Allah, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para Nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya kami berserah diri."
Ketika beliau menyebutkan nama Isa, mereka mengingkari dan menolak kenabiannya, dan sontak langsung berkata, "Kami tidak beriman kepada Isa dan tidak pula kepada orang yang beriman kepadanya. Lalu Allah menurunkan ayat 59 berkenaan dengan mereka itu.
Riwayat Ibnu Abbas lainnya menceritkan, laknat Allah kepada Bani Israin ini akibat pelanggaran kehormatan hari Sabat (Sabtu) yang telah menimbulkan dua macam kejadian. Kejadian pertama, orang-orang muda berubah menjadi kera; kejadian kedua, orang-orang tua menjadi babi.
4. Allah Jadikan Permusuhan dan Kebencian di Antara Mereka (QS Al-Maidah Ayat 64)
Laknat berikutnya yaitu Allah menimbulkan permusuhan di antara sesama mereka. Permusuhan itu tidak akan berakhir sampai hari Kiamat. Watak kaum Yahudi memang suka menyalakan api peperangan, fitnah dan keonaran. Berikut firman Allah:
Lihat Juga :