Begini Landasan Yahudi untuk Menguasai Dunia dan Menghancurkan Kristen
Kamis, 09 November 2023 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Mereka menghancurkan tempat peribadatan kalian. Maka, didiklah putra-putri kalian untuk menjadi pendeta, agar bisa menghancurkan gereja mereka dari dalam.
Mereka menindas dengan melanggar hak dan nilai kemanusiaan. Maka, didiklah putra-putri kalian sebagai agen-agen propaganda dan penulis, agar bisa menyelusup ke dalam jajaran pemerintahan. Dengan demikian, kalian akan bisa menundukkan orang Kristen dengan cengkeraman kuku-kuku kekuasaan internasional yang kalian kendalikan dari balik layar. Ini berarti pelampiasan dendam kesumat kalian terhadap mereka. "
24 July 1489
ttd
Pemimpin Tertinggi Yahudi Konstantinopel
Baca juga: Mengapa Hitler Sangat Membenci Yahudi?
Willian G. Carr mangatakan para pemimpin Yahudi sering mengadakan pertemuan rahasia, untuk meletakkan dasar kerja-sama antara mereka, dan merumuskan program kerja dalam upayanya mewujudkan cita-cita. "Barangkali, konferensi Basel di Swiss tahun 1894 adalah salah satu pertemuan yang penting yang mereka adakan," tutur Willian G. Carr.
Rahasia protokol sesepuh Zion sempat bocor dan tersiar luas. Dalam Protokol I terdapat ungkapan yang membicarakan orang Kristen sebagai berikut:
"Orang dalam masyarakat Kristen sering kehilangan akal akibat pengaruh alkohol. Kaum mudanya menjadi lumpuh tak berdaya karena tenggelam dalam kemaksiatan dini, akibat usaha kegiatan para aktivis kita yang terdiri dari para tenaga akademik, para pelayan wanita yang bekerja di tempat-tempat maksiat, dan para wanita yang kita sebarluaskan dengan sengaja di tengah-tengah masyarakat untuk tujuan perusakan moral. "
"Kita adalah orang pertama yang menyerukan di tengah masyarakat lampau semboyan Liberte (Kemerdekaan), Egalite (Kebersamaan) dan Fraternite (Persaudaraan), sehingga bangsa-bangsa dungu di dunia mengulang-ulang semboyan tersebut, tanpa menyadari makna di balik itu.
Bahkan, karena sikap mereka yang berlebih-lebih terhadap semboyan kosong itu telah menjauhkan dunia dari persaudaraan, kebersamaan dan kebebasan pribadi yang sebenarnya. "
Baca juga: Masortim, Yahudi Jalan Tengah: Umumnya Terpecah
Mereka menindas dengan melanggar hak dan nilai kemanusiaan. Maka, didiklah putra-putri kalian sebagai agen-agen propaganda dan penulis, agar bisa menyelusup ke dalam jajaran pemerintahan. Dengan demikian, kalian akan bisa menundukkan orang Kristen dengan cengkeraman kuku-kuku kekuasaan internasional yang kalian kendalikan dari balik layar. Ini berarti pelampiasan dendam kesumat kalian terhadap mereka. "
24 July 1489
ttd
Pemimpin Tertinggi Yahudi Konstantinopel
Baca juga: Mengapa Hitler Sangat Membenci Yahudi?
Willian G. Carr mangatakan para pemimpin Yahudi sering mengadakan pertemuan rahasia, untuk meletakkan dasar kerja-sama antara mereka, dan merumuskan program kerja dalam upayanya mewujudkan cita-cita. "Barangkali, konferensi Basel di Swiss tahun 1894 adalah salah satu pertemuan yang penting yang mereka adakan," tutur Willian G. Carr.
Rahasia protokol sesepuh Zion sempat bocor dan tersiar luas. Dalam Protokol I terdapat ungkapan yang membicarakan orang Kristen sebagai berikut:
"Orang dalam masyarakat Kristen sering kehilangan akal akibat pengaruh alkohol. Kaum mudanya menjadi lumpuh tak berdaya karena tenggelam dalam kemaksiatan dini, akibat usaha kegiatan para aktivis kita yang terdiri dari para tenaga akademik, para pelayan wanita yang bekerja di tempat-tempat maksiat, dan para wanita yang kita sebarluaskan dengan sengaja di tengah-tengah masyarakat untuk tujuan perusakan moral. "
"Kita adalah orang pertama yang menyerukan di tengah masyarakat lampau semboyan Liberte (Kemerdekaan), Egalite (Kebersamaan) dan Fraternite (Persaudaraan), sehingga bangsa-bangsa dungu di dunia mengulang-ulang semboyan tersebut, tanpa menyadari makna di balik itu.
Bahkan, karena sikap mereka yang berlebih-lebih terhadap semboyan kosong itu telah menjauhkan dunia dari persaudaraan, kebersamaan dan kebebasan pribadi yang sebenarnya. "
Baca juga: Masortim, Yahudi Jalan Tengah: Umumnya Terpecah
Lihat Juga :