Kisah Ikhwanul Muslimin: Fase Pertama Bercorak Keagamaan dan Sosial

Minggu, 12 November 2023 - 10:45 WIB
loading...
Kisah Ikhwanul Muslimin:...
Fase pertama tahun (1928-1936) merupakan masa konsolidasi yang bercorak keagamaan dan sosial. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Al-Ikhwan al-Muslimun (IM) adalah sebuah gerakan Islam yang aktif menerapkan dan mempromosikan ajaran agama berdasarkan alQur’an dan Sunah secara ketat dalam kehidupan umat.

Al-Ikhwan al-Muslimun yang berarti “saudara-saudara Muslim“ di dirikan di kota Ismailiyah, Mesir pada tahun 1928 dengan nama Jam’iyat Al-Ikhwan al-Muslimin.

Pendirinya adalah Hasan al-Banna, yang kemudian menjadi figur kharismatik dan dikenal sebagai “Pembimbing Agung” (al-Mursyid al-‘Am).

Baca juga: Mesir Hukum Mati 24 Anggota Ikhwanul Muslimin

Bermula dari sebuah kelompok keagamaan yang sederhana al-Ikhwan al-Muslimin cepat berkembang, bahkan pernah merupakan kekuatan politik yang sangat berperan, khususnya di Mesir.

Ghufron A. Mas’adi dalam Ensiklopedia Islam (ringkas) Cyril Glasse, (Raja Grafindo Persada, 1999) menyebut organisasi ini berusaha menentang rezim negeri-negeri muslim yang cenderung sekuler.

Namun setelah berhasilnya kelompok militer di bawah Jamal Abdul Nasser, al-Ikhwan al-Muslimin mengalami berbagai penekanan dan pembatasan untuk melakukan aktivitas secara terbuka.

Bagaimanapun ide-ide dan kepopuleran al-Ikhwan al-Muslimin tetap meluas bahkan mampu menjalin kerjasama secara tidak resmi dengan berbagai badan dan gerakan Islam di luar Mesir.

Musyarif dalam papernya berjudul "Hasan Al-Banna Al-Ikhwan Al-Muslimun" menyebut corak dan jenis aktivitas al-Ikhwan al-Muslimin dapat dibagi secara umum menjadi tiga fase:

Baca juga: Netanyahu: Pemerintah Israel Dikendalikan Dewan Syura Ikhwanul Muslimin

Fase pertama tahun (1928-1936) merupakan masa konsolidasi yang bercorak keagamaan dan sosial. Sebagai seorang guru lulusan Perguruan Tinggi Dar al- Ulum (Cairo) al-Banna mempunyai bekal kuat untuk memperbaiki dan mempromosikan pendidikan agama.

Di samping terus memanfaatkan pendidikan formal al-Banna berusaha mendekati audience yang lebih kuat, masyarakat, melalui berbagai saluran yang konvensional, seperti masjid, pertemuan-pertemuan rutin dan kekeluargaan serta yang terorganisir, seperti cara-cara yang berkaitan dengan penumbuhan al-Ikhwan al-Muslimin.

Hal ini dilaksanakan secara efektif terutama semasa al-Banna masih tinggal di Ismailiyah tahun (1926-1933). Pada masa ini beberapa cabang al-Ikhwan alMuslimin telah di dirikan di kawasan sepanjang terusan Suez.

Pada tahun 1933 al-Banna memindahkan pusat kegiatannya ke Kairo. Dari sinilah al-Ikhwan al-Muslimin meluaskan sayap gerakannya dengan menggunakan manufer dan struktur organisasi yang lebih canggih.

Berbagai program termasuk dakwah, pendidikan, koperasi, industri dan perdagangan telah dilancarkan dengan hasil yang cukup menggembirakan.

Baca juga: Arab Saudi Luncurkan Kampanye Baru Melawan Ikhwanul Muslimin
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Menang Lelang, Komunitas...
Menang Lelang, Komunitas Muslim Indonesia Akan Bangun Gedung Dakwah di Australia
Dewan Dakwah Lepas 225...
Dewan Dakwah Lepas 225 Dai Muda Terbaik dari Gedung MPR RI
Dai Muda Diajak Isi...
Dai Muda Diajak Isi Media Digital dengan Film Dakwah
225 Dai Dilepas Laznas...
225 Dai Dilepas Laznas Dewan Dakwah ke Daerah Terpencil
Rekomendasi
NASA dan IBM Hadirk...
NASA dan IBM Hadirk AI untuk Pantau Datangnya Bencana di Bumi
Indonesia Ternyata Punya...
Indonesia Ternyata Punya Laut Mati seperti di Mediterania
Ikan Jatuh dari Langit...
Ikan Jatuh dari Langit Picu Kebakaran Hutan?
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Ilmuwan Siap Ciptakan...
Ilmuwan Siap Ciptakan Bayi Luar Angkasa Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved