Dai Muda Diajak Isi Media Digital dengan Film Dakwah

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 16:41 WIB
loading...
Dai Muda Diajak Isi...
Dai Muda Diajak Isi Media Digital dengan Film Dakwah/Kemenag
A A A
Aktor film Ketika Cinta Bertasbih, M. Cholidi Asadil Alam, mengajak para dai muda memanfaatkan media digital dan film sebagai sarana dakwah yang efektif dan ilmiah. Hal itu menurutnya berpengaruh besar dalam membentuk persepsi publik.

“Media digital itu adalah weapon, senjata kita dalam berdakwah. Kalau kita tidak kuasai, maka ruangnya akan diisi pihak lain,” ujar Cholidi di hadapan 200 peserta Pembibitan Calon Dai Muda Tahun 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (7/8/2025). Para peserta ini berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Cholidi mengingatkan bahwa film bukan sekadar hiburan, tapi media ilmiah yang dapat membentuk opini, menginspirasi tindakan, bahkan mengubah gaya hidup masyarakat. Ia mencontohkan pengaruh luar biasa dari film Ketika Cinta Bertasbih yang ia bintangi sejak 2009. “Saya pernah ke Hong Kong sampai tiga kali untuk berdakwah. Ada yang mendekati saya dan bilang, ‘Ini anak kami, kami beri nama Nasya karena terinspirasi nonton film Ketika Cinta Bertasbih,’” kisahnya.

Baca Juga: 4 Kedudukan Anak dalam Pandangan Al Quran, Orang Tua Wajib Tahu!

Pengalaman serupa juga terjadi di Purwakarta. Saat sedang uji coba mobil, Cholidi dihampiri seorang warga yang membawa bayi. “Dia bilang, ‘Ini anak saya, saya beri nama Muhammad Cholidi Asadil Alam.’ Lengkap banget, saya sampai bilang, dapat royalti dong saya,” canda Cholidi yang disambut tawa peserta.

Menurutnya, kekuatan film terletak pada daya pengaruhnya yang dalam dan luas. Ia bahkan mengisahkan ada tetangganya di Kalimantan yang memberi nama anaknya Muhammad Almino Asadil Alam, karena terinspirasi dari semangat perjuangannya. “Film bisa membentuk kedekatan emosional. Bukan hanya dikenal, tapi dikenang. Dan itu semua bisa diarahkan untuk dakwah yang berdampak,” jelasnya.

Sebagai praktisi sekaligus akademisi, Cholidi menjelaskan struktur konten dalam teori komunikasi massa. Film atau sinematografi berada di tingkat tertinggi dalam hierarki konten digital, diikuti trailer, teaser, hingga turun ke bentuk-bentuk pendek seperti video TikTok dan konten media sosial lainnya.

“Kalau film bisa satu jam, maka trailer satu menit, teaser bisa hanya 10 detik. Dari situ muncul konten-konten turunan. Itu semua bisa jadi jalur dakwah bila dikelola dengan niat dan strategi yang tepat,” tegasnya.

Ia juga membagikan pengalamannya menjadi satu-satunya pembicara dari Indonesia dalam forum internasional pasca-Muktamar Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Makassar. “Lima pembicara, dari Jepang, Australia, Singapura, Malaysia, dan saya dari Indonesia. Saya sampaikan materi tentang film sebagai media ilmiah dalam memengaruhi masyarakat, pakai bahasa Inggris,” ungkapnya.

Tak hanya di forum formal, dalam dua tahun terakhir Cholidi juga aktif mengisi sembilan kegiatan dakwah dan diskusi di berbagai komunitas, termasuk restoran milik diaspora, dengan menyampaikan pesan-pesan dakwah menggunakan bahasa Inggris.

“Saya ingin sampaikan ke teman-teman, jangan takut masuk media. Jadi artis, jadi aktor, jadi influencer boleh. Tapi tujuannya harus dakwah. Dakwah harus menyentuh ruang digital, ruang publik, ruang visual,” ujarnya menutup sesi dengan penuh semangat.

Kegiatan Pembibitan Calon Dai Muda Tahun 2025 yang digelar Direktorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama itu ikuti 200 peserta dari seluruh provinsi. Program tersebut bertujuan mencetak dai muda yang moderat, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Rekomendasi
Teliti Bola Emas di...
Teliti Bola Emas di Laut Alaska, Ilmuwan Akui Masih Penuh Tanda Tanya
Cacing Predator Berusia...
Cacing Predator Berusia 425 Juta Tahun Bergerak seperti Akordeon Ditemukan
Ini Wilayah di Bumi...
Ini Wilayah di Bumi dengan Udara Terbersih, Berikut Penjelasan Lengkapnya
Artikel Terkini
Kasus Perebutan Hak...
Kasus Perebutan Hak Asuh, Ini 6 Hak Anak dalam Islam yang Wajib Dipenuhi Orang Tua
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Kumpulan Doa Tolak Bala...
Kumpulan Doa Tolak Bala agar Terhindar dari Musibah, Penyakit, dan Kesulitan Hidup
Kepercayaan Bulan Safar...
Kepercayaan Bulan Safar Membawa Sial, Termasuk Khurafat? Ini Penjelasannya
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved