Benarkah Yajuj dan Majuj Lebih Berbahaya dari Dajjal?
Senin, 13 November 2023 - 14:06 WIB
loading...
Dajjal dan Yajuj Majuj adalah bangsa yang sangat berbahaya dan menjadi fitnah besar bagi umat manusia di akhir zaman. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Dajjal dan Yajuj Majuj adalah dua makhkuk yang menjadi fitnah (ujian) besar di akhir zaman. Benarkah Yajuj dan Majuj lebih berbahaya dari Dajjal ? Simak ulasan berikut ini.
Kata Dajjal (ٱلْمَسِيحُ ٱلدَّجَّالُ) memang tidak disebut dalam Al-Qur'an. Sedangkan Yajuj dan Majuj (يأجوج ومأجوج) namanya diabadikan dalam Surat Al-Kahfi Ayat 94 dan Surat Al-Anbiya Ayat 96. Kedua makhluk ini adalah golongan manusia yang merupakan keturunan Nabi Adam 'alaihissalam. Hanya saja, Dajjal dan Yajuj Majuj diberi kelebihan oleh Allah sesuai sifat dan karakteristiknya masing-masing.
Dajjal dan Yajuj wa Majuj adalah dua sebutan untuk menamakan suatu bangsa. Mereka disebut Dajjal karena kebohongan dan penipuan tentang hal agama dan kebenaran. Sedangkan sebutan Ya'juj dan Ma'juj karena mereka mempunyai kekuasaan politik dan memiliki sifat barbar sehingga disebut sebagai bangsa perusak di akhir zaman.
Sekalipun Dajjal mati terbunuh di tangan Isa bin Maryam (Nabi Isa 'alaihissalam), namun tidak demikian dengan bangsa Yajuj dan Majuj. Mereka begitu kuat hingga umat muslim yang menyertai Nabi Isa di akhir zaman diperintahkan Allah mengungsi ke bukit-bukit dan tempat yang tinggi untuk menghindari mereka.
Bangsa Yajuj dan Majuj ini baru binasa setelah Nabi Isa berdoa kepada Allah untuk memusnahkan mereka. Dalam Hadis Nabi, Yajuj dan Majuj disebut sebagai bangsa yang sangat kuat dan tidak ada seorang pun yang dapat mengalahkannya. Beruntung mereka saat ini masih terkurung oleh dinding (tembok) besi yang dibangun Dzulqarnain sebagaimana disebut dalam Surat Al-Kahfi. Apabila tembok Yakjuj dan Makjuj ini dibukakan, maka mereka akan turun dengan cepat ke seluruh penjuru bumi. Hanya Allah yang berkuasa dan mengetahui kapan dinding itu terbuka. Wallahu A'lam.
Yajuj dan Majuj
Sekarang kita akan mengulas sekilas tentang Yajuj dan Majuj. Dalam buku "Yajuj dan Majuj" karya sejarawan Timur Tengah, Dr asy-Syafi' al-Mahi Ahmad disebutkan, bahwa bangsa perusak ini telah dikenal hampir di semua peradaban dunia kuno dengan nama yang berbeda-beda.
Yajuj dan Majuj disebut sebagai salah satu keturunan Nabi Nuh, mereka dan anak cucunya adalah sisi gelap dunia karena karakteristik dan tindakan mereka yang sangat kejam tak berperikemanusiaan, merusak, menghancurkan, membunuh dan meluluh-lantakkan banyak peradaban manusia dari era kuno hingga Abad Pertengahan. Mulai dari Yunani, Eropa, Persia, Timur Tengah, Asia Kecil, China, hingga Mesir, telah mengalami kehancuran akibat ulah mereka.
Al-Qur'an mengabadikan Yajuj dan Majuj sebagaimana firman-Nya:
قَالُوۡا يٰذَا الۡقَرۡنَيۡنِ اِنَّ يَاۡجُوۡجَ وَمَاۡجُوۡجَ مُفۡسِدُوۡنَ فِى الۡاَرۡضِ فَهَلۡ نَجۡعَلُ لَكَ خَرۡجًا عَلٰٓى اَنۡ تَجۡعَلَ بَيۡنَـنَا وَبَيۡنَهُمۡ سَدًّا
Artinya: "Mereka berkata, "Wahai Dzulkarnain! Sungguh, Yakjuj dan Makjuj itu (makhluk yang) berbuat kerusakan di bumi, maka bolehkah kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding penghalang antara kami dan mereka?" (QS. Al-Kahfi Ayat 94)
Kata Dajjal (ٱلْمَسِيحُ ٱلدَّجَّالُ) memang tidak disebut dalam Al-Qur'an. Sedangkan Yajuj dan Majuj (يأجوج ومأجوج) namanya diabadikan dalam Surat Al-Kahfi Ayat 94 dan Surat Al-Anbiya Ayat 96. Kedua makhluk ini adalah golongan manusia yang merupakan keturunan Nabi Adam 'alaihissalam. Hanya saja, Dajjal dan Yajuj Majuj diberi kelebihan oleh Allah sesuai sifat dan karakteristiknya masing-masing.
Dajjal dan Yajuj wa Majuj adalah dua sebutan untuk menamakan suatu bangsa. Mereka disebut Dajjal karena kebohongan dan penipuan tentang hal agama dan kebenaran. Sedangkan sebutan Ya'juj dan Ma'juj karena mereka mempunyai kekuasaan politik dan memiliki sifat barbar sehingga disebut sebagai bangsa perusak di akhir zaman.
Sekalipun Dajjal mati terbunuh di tangan Isa bin Maryam (Nabi Isa 'alaihissalam), namun tidak demikian dengan bangsa Yajuj dan Majuj. Mereka begitu kuat hingga umat muslim yang menyertai Nabi Isa di akhir zaman diperintahkan Allah mengungsi ke bukit-bukit dan tempat yang tinggi untuk menghindari mereka.
Bangsa Yajuj dan Majuj ini baru binasa setelah Nabi Isa berdoa kepada Allah untuk memusnahkan mereka. Dalam Hadis Nabi, Yajuj dan Majuj disebut sebagai bangsa yang sangat kuat dan tidak ada seorang pun yang dapat mengalahkannya. Beruntung mereka saat ini masih terkurung oleh dinding (tembok) besi yang dibangun Dzulqarnain sebagaimana disebut dalam Surat Al-Kahfi. Apabila tembok Yakjuj dan Makjuj ini dibukakan, maka mereka akan turun dengan cepat ke seluruh penjuru bumi. Hanya Allah yang berkuasa dan mengetahui kapan dinding itu terbuka. Wallahu A'lam.
Yajuj dan Majuj
Sekarang kita akan mengulas sekilas tentang Yajuj dan Majuj. Dalam buku "Yajuj dan Majuj" karya sejarawan Timur Tengah, Dr asy-Syafi' al-Mahi Ahmad disebutkan, bahwa bangsa perusak ini telah dikenal hampir di semua peradaban dunia kuno dengan nama yang berbeda-beda.
Yajuj dan Majuj disebut sebagai salah satu keturunan Nabi Nuh, mereka dan anak cucunya adalah sisi gelap dunia karena karakteristik dan tindakan mereka yang sangat kejam tak berperikemanusiaan, merusak, menghancurkan, membunuh dan meluluh-lantakkan banyak peradaban manusia dari era kuno hingga Abad Pertengahan. Mulai dari Yunani, Eropa, Persia, Timur Tengah, Asia Kecil, China, hingga Mesir, telah mengalami kehancuran akibat ulah mereka.
Al-Qur'an mengabadikan Yajuj dan Majuj sebagaimana firman-Nya:
قَالُوۡا يٰذَا الۡقَرۡنَيۡنِ اِنَّ يَاۡجُوۡجَ وَمَاۡجُوۡجَ مُفۡسِدُوۡنَ فِى الۡاَرۡضِ فَهَلۡ نَجۡعَلُ لَكَ خَرۡجًا عَلٰٓى اَنۡ تَجۡعَلَ بَيۡنَـنَا وَبَيۡنَهُمۡ سَدًّا
Artinya: "Mereka berkata, "Wahai Dzulkarnain! Sungguh, Yakjuj dan Makjuj itu (makhluk yang) berbuat kerusakan di bumi, maka bolehkah kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding penghalang antara kami dan mereka?" (QS. Al-Kahfi Ayat 94)
Lihat Juga :