Tokoh Terbesar Freemasonry Saja Tak Tahu Seluruh Isi Konspirasi Yahudi
Jum'at, 17 November 2023 - 07:32 WIB
loading...
Orang lain tidak boleh tahu, bahwa aneka peristiwa itu adalah untuk menguasai arah pikiran manusia untuk menentukan nasib mereka. Ilustrasi: al Jazeera
A
A
A
Surat yang ditulis oleh dedengkot Freemasonry , Giuseppe Mazzini (1805 – 1872), dan diberi komentar oleh para tokoh Yahudi telah diteliti beberapa pengamat tentang kerahasiaan tokoh-tokoh Konspirasi dan tujuannya.
"Mazzini sendiri sebagai tokoh terbesar pada masanya tidak mengetahui seluruh isi konspirasi itu," tulis Willian G. Carr dalam bukunya berjudul “Yahudi Menggenggam Dunia” (Pustaka Kautsar, 1993).
Baca juga: Kisah Lebin dan Trotsky Memimpin Gerakan Sabotase Internasional yang Dibiayai Yahudi
Berikut ini cuplikan dari surat Mazzini kepada pembantunya, seorang Yahudi bernama Dr Bright Nitschtain:
"Kami membentuk perkumpulan dengan menyebarkan anggota anggotanya ke seluruh pelosok bumi, dengan maksud untuk menyingkirkan setiap kendala yang menghalangi gerakan kami. Di situ terdapat tirai tersembunyi yang melilit setiap diri kami, dengan tak seorang pun yang mengetahui.
Meskipun lilitan tirai itu kami rasakan berat, namun kami tidak tahu siapa yang memasangnya, dan di mana tirai itu. Sungguh, rahasia dalam perkumpulan kami merupakan misteri besar."
Kardinal Carway Rodrigues dari kota Santiago Chili pernah menulis buku berjudul "Menyingkap Rahasia Freemasonry" yang menjelaskan, bagaimana sesepuh Yahudi Freemasonry.
la membeberkan sejumlah dokumen yang membuktikan, bahwa para tokoh Freemasonry golongan tingkat 32 dan 33 tidak mengetahui apa yang akan terjadi dalam Freemasonry yang lain, yang juga berada di bawah naungan Freemasonry, yang di situ terdapat kegiatan training bagi wanita-wanita kaki-tangan Konspirasi.
Baca juga: Nazisme Produk Zionis yang Menggerakkan Senjata Jerman dan Sekutunya pada Perang Dunia
Di buku itu antara lain menjelaskan adanya dokumen penting, karena adanya hubungan dengan Adriano Lemi, yaitu penerus Mazzini yang dipilih oleh Jenderal Albert Pyke sendiri, untuk mengemban tugas gerakan pengacau internasional.
"Mazzini sendiri sebagai tokoh terbesar pada masanya tidak mengetahui seluruh isi konspirasi itu," tulis Willian G. Carr dalam bukunya berjudul “Yahudi Menggenggam Dunia” (Pustaka Kautsar, 1993).
Baca juga: Kisah Lebin dan Trotsky Memimpin Gerakan Sabotase Internasional yang Dibiayai Yahudi
Berikut ini cuplikan dari surat Mazzini kepada pembantunya, seorang Yahudi bernama Dr Bright Nitschtain:
"Kami membentuk perkumpulan dengan menyebarkan anggota anggotanya ke seluruh pelosok bumi, dengan maksud untuk menyingkirkan setiap kendala yang menghalangi gerakan kami. Di situ terdapat tirai tersembunyi yang melilit setiap diri kami, dengan tak seorang pun yang mengetahui.
Meskipun lilitan tirai itu kami rasakan berat, namun kami tidak tahu siapa yang memasangnya, dan di mana tirai itu. Sungguh, rahasia dalam perkumpulan kami merupakan misteri besar."
Kardinal Carway Rodrigues dari kota Santiago Chili pernah menulis buku berjudul "Menyingkap Rahasia Freemasonry" yang menjelaskan, bagaimana sesepuh Yahudi Freemasonry.
la membeberkan sejumlah dokumen yang membuktikan, bahwa para tokoh Freemasonry golongan tingkat 32 dan 33 tidak mengetahui apa yang akan terjadi dalam Freemasonry yang lain, yang juga berada di bawah naungan Freemasonry, yang di situ terdapat kegiatan training bagi wanita-wanita kaki-tangan Konspirasi.
Baca juga: Nazisme Produk Zionis yang Menggerakkan Senjata Jerman dan Sekutunya pada Perang Dunia
Di buku itu antara lain menjelaskan adanya dokumen penting, karena adanya hubungan dengan Adriano Lemi, yaitu penerus Mazzini yang dipilih oleh Jenderal Albert Pyke sendiri, untuk mengemban tugas gerakan pengacau internasional.
Lihat Juga :