Masjid Ayasofya Cami, Jejak Keberhasilan Kesultanan Ottoman Kalahkan Bizantium di Iznik Turki
Sabtu, 18 November 2023 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Altar bekas gereja masih bisa dilihat oleh beberapa dekorasi yang tersisa dari struktur timbul Malakari.
![Masjid Ayasofya Cami, Jejak Keberhasilan Kesultanan Ottoman Kalahkan Bizantium di Iznik Turki]()
Masjid Ayasofya Cami dihancurkan oleh Yunani pada 1920, hingga kemudian langit-langit dan menara yang rusak diperbaiki sebagai bagian dari restorasi oleh Loca Directorate of Foundations pada 2007.
Setelah ditangani Kementerian Agama, Direktorat Umum Yayasan, Ayasofya Cami dibuka untuk salat pada 6 November 2011, hari pertama Idul Adha atau Festival Kurban.
Setelah pembukaan itu, masjid ini pun digunakan untuk salat setiap hari. Para pengunjung kini masih dapat menikmati bagian-bagian lama bangunan yang telah berusia ribuan tahun.
Keberadaan Masjid Ayasofya Cami menjadi bukti penakhlukan kota Iznik yang saat itu dikuasai Bizantium oleh Sultan Orhan Gazi.
Orhan Gazi adalah sultan kedua Kekaisaran Ottoman (Turki Ustmani), yang memerintah dari tahun 1324 hingga 1362. Dia adalah putra dari Osman I, pendiri Kekaisaran Ottoman.
Orhan Gazi merupakan pemimpin yang cakap dan visioner. Dia memperluas wilayah Kekaisaran Ottoman ke wilayah barat laut Anatolia, dengan menaklukkan kota Bursa pada 1326 dan Iznik pada 1331.
Adapun Bursa adalah kota penting di barat laut Anatolia, dan merupakan pusat perdagangan dan budaya. Penaklukan Bursa oleh Orhan Gazi merupakan tonggak penting dalam sejarah Kekaisaran Ottoman.
Pada tahun 1326, Orhan Gazi mengirim pasukannya untuk mengepung Bursa. Pasukan Bizantium yang mempertahankan kota tidak mampu menahan serangan Ottoman, dan akhirnya menyerah pada tanggal 6 April 1326.
Orhan Gazi menjadikan Bursa sebagai ibu kota Kekaisaran Ottoman. Penaklukan Bursa membuka jalan bagi ekspansi Kekaisaran Ottoman ke wilayah-wilayah lain di Anatolia dan Eropa.
Bursa menjadi ibu kota Kekaisaran Ottoman pada tahun 1326. Setelah Bursa takhluk, Sultan Orhan Gazi bergerak untuk menakhlukkan Iznik pada 1331.

Masjid Ayasofya Cami dihancurkan oleh Yunani pada 1920, hingga kemudian langit-langit dan menara yang rusak diperbaiki sebagai bagian dari restorasi oleh Loca Directorate of Foundations pada 2007.
Setelah ditangani Kementerian Agama, Direktorat Umum Yayasan, Ayasofya Cami dibuka untuk salat pada 6 November 2011, hari pertama Idul Adha atau Festival Kurban.
Setelah pembukaan itu, masjid ini pun digunakan untuk salat setiap hari. Para pengunjung kini masih dapat menikmati bagian-bagian lama bangunan yang telah berusia ribuan tahun.
Jejak Penakhlukan Kota Iznik
Keberadaan Masjid Ayasofya Cami menjadi bukti penakhlukan kota Iznik yang saat itu dikuasai Bizantium oleh Sultan Orhan Gazi.
Orhan Gazi adalah sultan kedua Kekaisaran Ottoman (Turki Ustmani), yang memerintah dari tahun 1324 hingga 1362. Dia adalah putra dari Osman I, pendiri Kekaisaran Ottoman.
Orhan Gazi merupakan pemimpin yang cakap dan visioner. Dia memperluas wilayah Kekaisaran Ottoman ke wilayah barat laut Anatolia, dengan menaklukkan kota Bursa pada 1326 dan Iznik pada 1331.
Adapun Bursa adalah kota penting di barat laut Anatolia, dan merupakan pusat perdagangan dan budaya. Penaklukan Bursa oleh Orhan Gazi merupakan tonggak penting dalam sejarah Kekaisaran Ottoman.
Pada tahun 1326, Orhan Gazi mengirim pasukannya untuk mengepung Bursa. Pasukan Bizantium yang mempertahankan kota tidak mampu menahan serangan Ottoman, dan akhirnya menyerah pada tanggal 6 April 1326.
Orhan Gazi menjadikan Bursa sebagai ibu kota Kekaisaran Ottoman. Penaklukan Bursa membuka jalan bagi ekspansi Kekaisaran Ottoman ke wilayah-wilayah lain di Anatolia dan Eropa.
Bursa menjadi ibu kota Kekaisaran Ottoman pada tahun 1326. Setelah Bursa takhluk, Sultan Orhan Gazi bergerak untuk menakhlukkan Iznik pada 1331.
Lihat Juga :