Konspirasi Yahudi: Kisah di Balik Pembunuhan Raja Charles I
Rabu, 22 November 2023 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
1656 : Pergolakan koloni Inggris di Amerika, yang kemudian lahir Negara Amerika Serikat.
1657 : Cromwell meninggal dunia, disusul dengan penobatan putranya, Richard sebagai penguasa Inggris.
1659 : Richard jemu dalam persekongkolan dengan Yahudi yang berkepanjangan, kemudian ia mengundurkan diri dari pemerintah.
1660 : Jenderal Monk dari angkatan bersenjata Inggris menduduki London, kemudian mengangkat Charles II sebagai raja Inggris.
1661 : Skandal persekongkolan antara Cromwell dan para pemimpin Yahudi terungkap, dan menimbulkan reaksi menggemparkan di London. Makam Cromwell diserbu oleh massa, dan dibongkar sebagai pelampiasan kemarahan mereka.
Baca juga: Kisah Oliver Cromwell Terlibat Persekongkolan Yahudi Membunuh Raja Inggris Charles I
1662 : Pertentangan agama antara sekte Kristen Protestan; dan penindasan sekte yang menolak untuk tunduk kepada gereja resmi Inggris, yaitu Gereja Anglikan.
1664 : Inggris terlibat perang lagi melawan Belanda.
1665 : Krisis ekonomi melanda Inggris, yang menimbulkan pengangguran dan kelaparan di kalangan rakyat. Juga di tahun itu terjadi musibah kebakaran besar yang menghanguskan sebagian besar kota London, disusul kemudian berjangkitnya wabah penyakit lepra.
1666 : Inggris terlibat perang melawan Belanda dan Perancis.
1667 : Gerakan sabotase rahasia yang digerakkan oleh orang-orang Yahudi muncul kembali di kalangan elit pemerintah, yang dikenal dalam sejarah Inggris dengan sebutan Kabala, sehingga muncul gelombang baru dalam penindasan agama dan politik di Inggris.
1674 : Program baru yang dilakukan oleh kelompok Konspirasi Internasional menggunakan dan menampilkan peran baru dan para kaki tangan baru pula, dengan menghentikan perang antara Belanda melawan Inggris.
Baca juga: Kisah Raja Inggris Edward I Mengusir Kaum Yahudi yang Berujung Kekisruhan
Langkah pertama adalah mengorbitkan William Straad Holder untuk menduduki panglima tertinggi angkatan bersenjata Belanda, dan mendapat gelar Duke of Orange.
1657 : Cromwell meninggal dunia, disusul dengan penobatan putranya, Richard sebagai penguasa Inggris.
1659 : Richard jemu dalam persekongkolan dengan Yahudi yang berkepanjangan, kemudian ia mengundurkan diri dari pemerintah.
1660 : Jenderal Monk dari angkatan bersenjata Inggris menduduki London, kemudian mengangkat Charles II sebagai raja Inggris.
1661 : Skandal persekongkolan antara Cromwell dan para pemimpin Yahudi terungkap, dan menimbulkan reaksi menggemparkan di London. Makam Cromwell diserbu oleh massa, dan dibongkar sebagai pelampiasan kemarahan mereka.
Baca juga: Kisah Oliver Cromwell Terlibat Persekongkolan Yahudi Membunuh Raja Inggris Charles I
1662 : Pertentangan agama antara sekte Kristen Protestan; dan penindasan sekte yang menolak untuk tunduk kepada gereja resmi Inggris, yaitu Gereja Anglikan.
1664 : Inggris terlibat perang lagi melawan Belanda.
1665 : Krisis ekonomi melanda Inggris, yang menimbulkan pengangguran dan kelaparan di kalangan rakyat. Juga di tahun itu terjadi musibah kebakaran besar yang menghanguskan sebagian besar kota London, disusul kemudian berjangkitnya wabah penyakit lepra.
1666 : Inggris terlibat perang melawan Belanda dan Perancis.
1667 : Gerakan sabotase rahasia yang digerakkan oleh orang-orang Yahudi muncul kembali di kalangan elit pemerintah, yang dikenal dalam sejarah Inggris dengan sebutan Kabala, sehingga muncul gelombang baru dalam penindasan agama dan politik di Inggris.
1674 : Program baru yang dilakukan oleh kelompok Konspirasi Internasional menggunakan dan menampilkan peran baru dan para kaki tangan baru pula, dengan menghentikan perang antara Belanda melawan Inggris.
Baca juga: Kisah Raja Inggris Edward I Mengusir Kaum Yahudi yang Berujung Kekisruhan
Langkah pertama adalah mengorbitkan William Straad Holder untuk menduduki panglima tertinggi angkatan bersenjata Belanda, dan mendapat gelar Duke of Orange.
Lihat Juga :