Beda Pendapat Ulama tentang Definisi Hadis Qudsi: Apa Bedanya dengan Al-Qur'an?
Kamis, 23 November 2023 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Beda Hadis Qudsi dengan al-Quran
Ada beberapa poin penting yang membedakan antara hadis qudsi dengan al-Quran, diantaranya:
1. Al-Quran turun kepada Nabi SAW dibawa oleh Jibril sebagai wahyu. Sedangkan Hadis Qudsi tidak harus melalui Jibril. Artinya, bisa melalui Jibril dan bisa tidak melalui Jibril, misalnya dalam bentuk ilham atau mimpi.
2. Al-Quran sifatnya qath’i tsubut (pasti keabsahannya), karena semuanya diriwayatkan kaum muslimin turun-temurun secara mutawatir. Karena itu, tidak ada istilah ayat al-Quran yang diragukan keabsahannya dari Nabi SAW. Sedangkan Hadis Qudsi: tidak ada jaminan keabsahannya. Karena itu, ada Hadis Qudsi yang shahih, ada yang dhaif, dan bahkan ada yang palsu.
3. Al-Quran membacanya bernilai pahala setiap huruf. Orang yang membaca satu huruf al-Quran mendapat 10 pahala. Hadis Qudsi semata membaca tidak bernilai pahala. Kecuali jika diniati untuk mempelajari, sehinga bernilai ibadah pada kegiatan mempelajarinya.
Baca juga: Hadis-hadis Shahih Keutamaan dan Amalan Bulan Syaban
4. Al-Quran teks dan maknanya merupakan mukjizat. Karena itu, tidak ada satupun makhluk yang bisa membuat 1 surat yang semisal al-Quran. Sedangkan Hadis Qudsi teks dan maknanya bukan mukjizat. Sehingga bisa saja seseorang membuat hadis qudsi palsu.
5. Al-Quran bersifat sakral, sehingga orang yang mengingkari satu huruf saja statusnya kafir. Sedangkan Hadis Qudsi tidak sakral, sehingga mengikuti kajian hadis pada umumnya. Karena itu, bisa saja orang tidak menerima hadis qudsi, mengingat status perawinya yang tidak bisa diterima.
6. Al-Quran tidak boleh disampaikan berdasarkan maknanya tanpa teks aslinya persis seperti yang Allah firmankan. Tidak boleh ada tambahan atau pengurangan satu hurufpun. Hadis Qudsi boleh disampaikan secara makna.
7. Al-Quran menjadi mukjizat yang Allah gunakan untuk menantang manusia, terutama masyarakat arab. Sedangkan Hadis Qudsi tidak digunakan sebagai tantangan kepada makhluk Allah lainnya.
Baca juga: Hadis-hadis Palsu Bulan Rajab dan Contoh Kalimatnya
Ada beberapa poin penting yang membedakan antara hadis qudsi dengan al-Quran, diantaranya:
1. Al-Quran turun kepada Nabi SAW dibawa oleh Jibril sebagai wahyu. Sedangkan Hadis Qudsi tidak harus melalui Jibril. Artinya, bisa melalui Jibril dan bisa tidak melalui Jibril, misalnya dalam bentuk ilham atau mimpi.
2. Al-Quran sifatnya qath’i tsubut (pasti keabsahannya), karena semuanya diriwayatkan kaum muslimin turun-temurun secara mutawatir. Karena itu, tidak ada istilah ayat al-Quran yang diragukan keabsahannya dari Nabi SAW. Sedangkan Hadis Qudsi: tidak ada jaminan keabsahannya. Karena itu, ada Hadis Qudsi yang shahih, ada yang dhaif, dan bahkan ada yang palsu.
3. Al-Quran membacanya bernilai pahala setiap huruf. Orang yang membaca satu huruf al-Quran mendapat 10 pahala. Hadis Qudsi semata membaca tidak bernilai pahala. Kecuali jika diniati untuk mempelajari, sehinga bernilai ibadah pada kegiatan mempelajarinya.
Baca juga: Hadis-hadis Shahih Keutamaan dan Amalan Bulan Syaban
4. Al-Quran teks dan maknanya merupakan mukjizat. Karena itu, tidak ada satupun makhluk yang bisa membuat 1 surat yang semisal al-Quran. Sedangkan Hadis Qudsi teks dan maknanya bukan mukjizat. Sehingga bisa saja seseorang membuat hadis qudsi palsu.
5. Al-Quran bersifat sakral, sehingga orang yang mengingkari satu huruf saja statusnya kafir. Sedangkan Hadis Qudsi tidak sakral, sehingga mengikuti kajian hadis pada umumnya. Karena itu, bisa saja orang tidak menerima hadis qudsi, mengingat status perawinya yang tidak bisa diterima.
6. Al-Quran tidak boleh disampaikan berdasarkan maknanya tanpa teks aslinya persis seperti yang Allah firmankan. Tidak boleh ada tambahan atau pengurangan satu hurufpun. Hadis Qudsi boleh disampaikan secara makna.
7. Al-Quran menjadi mukjizat yang Allah gunakan untuk menantang manusia, terutama masyarakat arab. Sedangkan Hadis Qudsi tidak digunakan sebagai tantangan kepada makhluk Allah lainnya.
Baca juga: Hadis-hadis Palsu Bulan Rajab dan Contoh Kalimatnya
(mhy)
Lihat Juga :