Kisah Kaum 'Ad: Penyembah Berhala Pertama setelah Banjir di Era Nabi Nuh
Minggu, 03 Desember 2023 - 07:39 WIB
loading...
Allah membinasakan Kaum Ad dengan angin topan yang sangat dingin. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Kaum Ad adalah kaum pertama yang menyembah berhala setelah terjadinya bencana banjir. Mereka diciptakan oleh Allah dengan postur, perawakan, dan kekuatan yang lebih besar dari pada manusia lain yang hidup pada zaman itu.
Sayangnya, dengan kelebihan yang dimiliki, mereka merasa sombong dan menyatakan bahwa merekalah yang paling kuat. Puncak kesombongannya adalah ketika mereka tidak beriman kepada Allah yang telah menciptakan mereka.
Adapun kaum 'Ad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata:
Artinya: "Maka adapun kaum ‘Ad, mereka menyombongkan diri di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran dan mereka berkata, "Siapakah yang lebih hebat kekuatannya dari kami?" Tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan mereka. Dia lebih hebat kekuatan-Nya dari mereka? Dan mereka telah mengingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami. ( QS Fushshilat : 15)
Baca juga: Mengenal Al-Ahqaf, Tempat Kaum Ad dalam Al-Quran
Ibnu Katsir dalam kitabnya berjudul "Qashash Al-Anbiyaa" menjelaskan Kaum Ad generasi pertama inilah yang menjadi kaum pertama kali yang menyembah berhala setelah diturunkannya bencana banjir di seluruh muka bumi. Berhala yang mereka sembah berjumlah tiga buah, yaitu Sadd, Samud, dan Hera. Dalam Tarikh Ath-Thabari disebutkan bahwa nama berhala yang mereka sembah adalah, Sada, Samud, dan Heba.
Allah membinasakan Kaum Ad dengan angin topan yang sangat dingin. "Sedangkan kaum yang dibinasakan dengan suara yang mengguntur adalah kaum Saleh, bukan kaum Ad," tulis Ibnu Katsir.
Di sisi lain, Ibnu Katsir mengakui, bahwa azab yang diturunkan pada suatu kaum tidak mesti harus satu saja, bisa lebih dari itu. "Karena itu, bukan hal yang tidak mungkin azab suara yang mengguntur dan azab angin topan sama-sama dijatuhkan kepada kaum Ad, seperti juga azab yang diturunkan kepada penduduk Madyan yang lebih dari satu," ujarnya.
Ketika kaum Ad telah tersesat dan menjadi penyembah berhala, maka Allah mengutus Nabi Hud yang berasal dari keturunan mereka sendiri untuk berdakwah dan mengajak kaumnya untuk kembali ke jalan Allah, sebagaimana dikisahkan pada surat Al-A'raf tepat setelah kisah kaum Nabi Nuh .
Baca juga: Sejarah Lengkap Kaum Ad Bangsa Raksasa yang Dipercaya Pembuat Piramida
Sayangnya, dengan kelebihan yang dimiliki, mereka merasa sombong dan menyatakan bahwa merekalah yang paling kuat. Puncak kesombongannya adalah ketika mereka tidak beriman kepada Allah yang telah menciptakan mereka.
Adapun kaum 'Ad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata:
فَاَمَّا عَادٌ فَاسۡتَكۡبَرُوۡا فِى الۡاَرۡضِ بِغَيۡرِ الۡحَقِّ وَقَالُوۡا مَنۡ اَشَدُّ مِنَّا قُوَّةً ؕ اَوَلَمۡ يَرَوۡا اَنَّ اللّٰهَ الَّذِىۡ خَلَقَهُمۡ هُوَ اَشَدُّ مِنۡهُمۡ قُوَّةً ؕ وَكَانُوۡا بِاٰيٰتِنَا يَجۡحَدُوۡنَ
Artinya: "Maka adapun kaum ‘Ad, mereka menyombongkan diri di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran dan mereka berkata, "Siapakah yang lebih hebat kekuatannya dari kami?" Tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan mereka. Dia lebih hebat kekuatan-Nya dari mereka? Dan mereka telah mengingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami. ( QS Fushshilat : 15)
Baca juga: Mengenal Al-Ahqaf, Tempat Kaum Ad dalam Al-Quran
Ibnu Katsir dalam kitabnya berjudul "Qashash Al-Anbiyaa" menjelaskan Kaum Ad generasi pertama inilah yang menjadi kaum pertama kali yang menyembah berhala setelah diturunkannya bencana banjir di seluruh muka bumi. Berhala yang mereka sembah berjumlah tiga buah, yaitu Sadd, Samud, dan Hera. Dalam Tarikh Ath-Thabari disebutkan bahwa nama berhala yang mereka sembah adalah, Sada, Samud, dan Heba.
Allah membinasakan Kaum Ad dengan angin topan yang sangat dingin. "Sedangkan kaum yang dibinasakan dengan suara yang mengguntur adalah kaum Saleh, bukan kaum Ad," tulis Ibnu Katsir.
Di sisi lain, Ibnu Katsir mengakui, bahwa azab yang diturunkan pada suatu kaum tidak mesti harus satu saja, bisa lebih dari itu. "Karena itu, bukan hal yang tidak mungkin azab suara yang mengguntur dan azab angin topan sama-sama dijatuhkan kepada kaum Ad, seperti juga azab yang diturunkan kepada penduduk Madyan yang lebih dari satu," ujarnya.
Ketika kaum Ad telah tersesat dan menjadi penyembah berhala, maka Allah mengutus Nabi Hud yang berasal dari keturunan mereka sendiri untuk berdakwah dan mengajak kaumnya untuk kembali ke jalan Allah, sebagaimana dikisahkan pada surat Al-A'raf tepat setelah kisah kaum Nabi Nuh .
Baca juga: Sejarah Lengkap Kaum Ad Bangsa Raksasa yang Dipercaya Pembuat Piramida
Lihat Juga :