Bukan Fakir Miskin, Inilah Orang Paling Utama Menerima Infaq Kita

Rabu, 13 Desember 2023 - 14:39 WIB
loading...
Bukan Fakir Miskin,...
Al-Quran menerangkan orang pertama yang paling berhak menerima infak dan sedekah dari kita. Foto ilustrasi/dok hipwee
A A A
Kaum muslimin hendaknya tidak keliru dalam mengeluarkan harta untuk infak dan sedekah. Bukan fakir miskin, inilah orang paling utama dan paling berhak menerima infaq dari kita.

Untuk diketahui, infaq dan zakat tidaklah sama. Meski hakikatnya sama-sama mengeluarkan harta, namun keduanya memiliki perbedaan menurut hukum syariat. Infaq adalah harta yang dikeluarkan secara ikhlas dan sukarela atau hukumnya sunnah. Sedangkan Zakat hukumya wajib (fardhu ain) dikeluarkan seorang muslim kepada mustahiq.

Dari delapan golongan mustahiq atau penerima zakat, orang yang paling utama dan berhak menerima zakat adalah fakir dan miskin. Sedangkan untuk infaq, diprioritaskan lebih dahulu kepada orang tua yaitu ibu dan bapak, karena keduanya adalah orang paling berjasa kepada anak-anaknya.

Orang Paling Berhak Menerima Infak
Al-Qur'an menerangkan orang pertama yang paling berhak menerima infak dan sedekah. Mereka hendaknya diprioritaskan sebelum orang lain. Siapakah orang tersebut? Berikut firman Allah dalam Al-Qur'an :

يَسۡـــَٔلُوۡنَكَ مَاذَا يُنۡفِقُوۡنَ ؕ قُلۡ مَآ اَنۡفَقۡتُمۡ مِّنۡ خَيۡرٍ فَلِلۡوَالِدَيۡنِ وَالۡاَقۡرَبِيۡنَ وَالۡيَتٰمٰى وَالۡمَسٰكِيۡنِ وَابۡنِ السَّبِيۡلِ‌ؕ وَمَا تَفۡعَلُوۡا مِنۡ خَيۡرٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيۡمٌ

Artinya: "Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, "Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang yang dalam perjalanan." Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui." (QS Al-Baqarah Ayat 215)

Ibnu 'Abbas meriwayatkan bahwa Amir bin al-Jamuh al-Ansari, orang yang telah lanjut usia dan mempunyai banyak harta, bertanya kepada Rasulullah ﷺ : "Harta apakah yang sebaiknya saya nafkahkan dan kepada siapa nafkah itu saya berikan?" Sebagai jawaban, turunlah ayat di atas.

Ayat di atas menyebutkan bahwa orang pertama yang paling berhak disedekahi ialah orangtua. Karena keduanya merupakan orang paling berjasa mendidik kita mulai dari dalam kandungan hingga bersusah payah membesarkan kita. Sesudah orangtua, barulah infak diberikan kepada kaum kerabat, seperti anak-anak, saudara-saudara yang memerlukan bantuan.

Lalu kepada anak-anak yatim yang belum bisa berusaha memenuhi keperluannya. Kemudian orang-orang miskin dan orang yang sedang dalam perjalanan. Berikut Urutannya:

1. Kedua Orangtua
Orang yang paling berhak kita sedekahi ialah kedua orangtua. Hendaknya harta yang kita miliki diberikan lebih dahulu kepada orang tua yaitu ibu-bapak, karena keduanya adalah orang yang paling berjasa kepada anaknya. Merekalah yang mendidik kita sejak dalam kandungan, dan pada waktu kecil telah bersusah payah menjaga kita hingga tumbuh menjadi dewasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Ayat Al Quran...
Kumpulan Ayat Al Quran dan Hadis Tentang Sedekah yang Penting Diketahui
Benarkah Pahala Sedekah...
Benarkah Pahala Sedekah di Bulan Ramadan 700 Kali Lipat? Begini Penjelasannya
Mengapa Sedekah di Bulan...
Mengapa Sedekah di Bulan Ramadan Istimewa? Begini 7 Alasannya!
Cara Cerdas Bersedekah...
Cara Cerdas Bersedekah Menurut Imam Al Ghazali, Simak di Sini!
Ternyata Anggota Tubuh...
Ternyata Anggota Tubuh pun Wajib Disedekahi, Begini Penjelasannya!
5 Kesalahan Sedekah...
5 Kesalahan Sedekah yang Mengantarkan ke Neraka, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Fosil 565 Juta Tahun...
Fosil 565 Juta Tahun Ini Ungkap Sejarah Evolusi Bumi
Ini Link untuk Nobar...
Ini Link untuk Nobar Gerhana Bulan Total Malam Nanti
Ilmuwan Ungkap Peningkatkan...
Ilmuwan Ungkap Peningkatkan Titik Panas yang Akan Picu Kebakaran di Asia Tenggara
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved