Tafsir Surat Al Fushilat ayat 30 : Orang Istiqamah akan Dihibur Malaikat Menjelang Ajal
Minggu, 14 Januari 2024 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Tidak takut dan tidak bersedih. Itulah yang akan dirasakan oleh orang-orang yang istiqomah ketika mereka meninggalkan alam fana ini. Maksud tidak takut adalah mereka tidak takut dengan apa yang akan mereka hadapi setelah hari kematian mereka. Adapun maksud mereka tidak bersedih adalah mereka tidak bersedih dengan apa yang mereka tinggalkan selama di dunia.
Intinya, malaikat mengajak orang yang Istiqomah saat ajal menjemput dengan ajakan supaya bergembira. Mereka akan memperoleh kesenangan abadi di surga. Mereka juga adalah orang-orang yang ketika di dunia sangat bahagia dan berkedudukan tinggi karena keitiqomahannya.
Istiqâmah juga mempermudah rezeki dan melapangkan kehidupan di dunia. Allah Azza wa Jalla berfirman :
“Dan sekiranya mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), niscaya Kami akan mencurahkan kepada mereka air yang cukup.” (QS. al-Jinn: 16)
Imam al-Qurhubi rahimahullah berkata, “Maksudnya, seandainya orang-orang kafir itu beriman, niscaya Kami berikan mereka keleluasan di dunia dan Kami lapangkan rezeki mereka.”
Sebaliknya, orang-orang yang tidak beriman, tidak istiqomah, berlaku maksiat dan sombong, kelak yang akan dirasakannya adalah ketakutan yang mencekam dan kesedihan yang mendalam. Hingga walaupun di dunia mereka adalah orang yang paling sengsara. Karena, kesengsaraannya selama mereka di dunia, masih jauh lebih baik dari kerugian yang akan diterimanya di akhirat.
Baca juga: Hadis Arbain: Aku Beriman Kepada Allah, Kemudian Istikamah
Wallahu A'lam
Intinya, malaikat mengajak orang yang Istiqomah saat ajal menjemput dengan ajakan supaya bergembira. Mereka akan memperoleh kesenangan abadi di surga. Mereka juga adalah orang-orang yang ketika di dunia sangat bahagia dan berkedudukan tinggi karena keitiqomahannya.
Istiqâmah juga mempermudah rezeki dan melapangkan kehidupan di dunia. Allah Azza wa Jalla berfirman :
وَأَنْ لَوِ اسْتَقَامُوا عَلَى الطَّرِيقَةِ لَأَسْقَيْنَاهُمْ مَاءً غَدَقًا
“Dan sekiranya mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), niscaya Kami akan mencurahkan kepada mereka air yang cukup.” (QS. al-Jinn: 16)
Imam al-Qurhubi rahimahullah berkata, “Maksudnya, seandainya orang-orang kafir itu beriman, niscaya Kami berikan mereka keleluasan di dunia dan Kami lapangkan rezeki mereka.”
Sebaliknya, orang-orang yang tidak beriman, tidak istiqomah, berlaku maksiat dan sombong, kelak yang akan dirasakannya adalah ketakutan yang mencekam dan kesedihan yang mendalam. Hingga walaupun di dunia mereka adalah orang yang paling sengsara. Karena, kesengsaraannya selama mereka di dunia, masih jauh lebih baik dari kerugian yang akan diterimanya di akhirat.
Baca juga: Hadis Arbain: Aku Beriman Kepada Allah, Kemudian Istikamah
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :