Kisah Hikmah : Cinta Seorang Santri setelah Membaca Surat Luqman ayat 14
Kamis, 18 Januari 2024 - 09:50 WIB
loading...
Kisah Abu Yazid merupakan ungkapan ridha dan doa orang tua terlebih ibu sangat berarti dan dapat memengaruhi terhadap perjalanan kehidupan seseorang. Dengan berbakti kepada orang tua tentu akan mendapat keberuntungan dan keberkahan. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Ini adalah kisah penuh hikmah yang banyak pelajaran hidup bagi seorang anak kepada orang tuanya khusus pada ibunya. Dialah Abu Yazid Thaifur bin Isa bin Syurusan Al-Busthami, seorang sufi dan ulama besar di zamannya. Saat masih muda, Abu Yazid mempunyai seorang ibu yang sangat ia cintai. Kecintaannya itu semakin memuncak ketika ia sedang mondok.
Kisahnya dikutip dari kitab Tadzkiratul Auliya (Damaskus: Al-Maktabi, 2009), halaman 184-187) yang ditulis Fariduddin Aththar.
Suatu hari, saat Abu Yazid sedang mengaji tafsir Al-Qur'an, gurunya menjelaskan Surat Luqman ayat 14:
“Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada-Ku (kamu) kembali."
Ayat itu berhasil menggetarkan hati Abu Yazid dan mengingatkan pada ibunya di rumah. Abu Yazid pun meminta izin kepada gurunya untuk pulang dan menemui ibunya. Setelah mendapatkan izin, ia pun bergegas pulang.
Melihat Abu Yazid ada di rumah, ibunya merasa kaget sekaligus heran.
"Thaifur, kenapa kamu pulang?" tanya sang ibu.
Abu Yazid kemudian menjelaskan bahwa ia sedang mengaji hingga pada Surat Luqman ayat 14 dan membuat hatinya bergetar.
"Aku tidak bisa menjalankan dua ibadah syukur dalam waktu yang bersamaan," jawab Abu Yazid.
Kisahnya dikutip dari kitab Tadzkiratul Auliya (Damaskus: Al-Maktabi, 2009), halaman 184-187) yang ditulis Fariduddin Aththar.
Suatu hari, saat Abu Yazid sedang mengaji tafsir Al-Qur'an, gurunya menjelaskan Surat Luqman ayat 14:
اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ
“Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada-Ku (kamu) kembali."
Ayat itu berhasil menggetarkan hati Abu Yazid dan mengingatkan pada ibunya di rumah. Abu Yazid pun meminta izin kepada gurunya untuk pulang dan menemui ibunya. Setelah mendapatkan izin, ia pun bergegas pulang.
Melihat Abu Yazid ada di rumah, ibunya merasa kaget sekaligus heran.
"Thaifur, kenapa kamu pulang?" tanya sang ibu.
Abu Yazid kemudian menjelaskan bahwa ia sedang mengaji hingga pada Surat Luqman ayat 14 dan membuat hatinya bergetar.
"Aku tidak bisa menjalankan dua ibadah syukur dalam waktu yang bersamaan," jawab Abu Yazid.
Lihat Juga :