Tawassul : Pengertian, Jenis, Hukum dan Bacaan Doa

Kamis, 18 Januari 2024 - 19:51 WIB
loading...
Tawassul : Pengertian,...
Tawasul berarti mengerjakan suatu amal yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bisa juga bermakna doa yang dipanjatkan dengan perantara nama seseorang yang dianggap suci dan dekat pada Allah SWT. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
Tawassul dalam masyarakat Indonesia dikenal sebagai bacaan yang dilantunkan sebelum bacaan tahlil dimulai. Membuat bacaan ini seakan menjadi pembuka dari rangkaian tahlil.

Dengan melantunkan bacaan tawassul dipercaya akan membuat bacaan tahlil , tasbih, tahmid, takbir dan doa akan sampai pada ahli kubur.

Meski begitu, masih banyak yang belum mengerti apa itu tawassul beserta jenis, hukum dan doa yang harus dipanjatkan.

Pengertian Tawassul

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Tawassul berarti mengerjakan suatu amal yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bisa juga bermakna doa yang dipanjatkan dengan perantara nama seseorang yang dianggap suci dan dekat pada Allah SWT.

Dalam buku "Pro Kontra Tawassulan" karya Isnan Ansory, menjelaskan jika kata tawasul diambil dari bahasa Arab yakni, tawassala-yatawassalu-tawassulan yang memiliki arti dasar mendekat dengan menggunakan wasilah. Sementara wasilah adalah media perantara untuk mencapai tujuan.

Sehingga tawassul dapat dimaknai sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah swt dalam bentuk doa atau ibadah lainnya, dengan menggunakan perantara lain, seperti Asmaul Husna.

Jenis Tawassul

Kiai Wazir yang merujuk pada beberapa kitab tafsir menyampaikan macam-macam tawassul dengan mengacu pada surat Al Maidah ayat 35:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya (wasilah) dan berjihadlah pada jalan-Nya supaya kalian mendapat keberuntungan".

1. Tawassul dengan nama Allah

Tawassul dengan nama Allah atau Tawasul bi nasmaillah ini adalah yang paling tinggi. Misalnya, a'ûdzu biqudratillah, a'udzu bi izzatillah dan yang lainnya. Tawasul ini juga bisa dilakukan dengan menyebut asmaul husna, baik itu secara lengkap ataupun sebagian atau tawasul dengan ismul a'dham.

2. Tawassul dengan amal yang baik

Tawassul bi a'mal shalihat dijelaskan Kiai Wazir dengan kisah 3 orang sahabat dalam kitab Riyadhus Shalihin. Mereka kemudian muhasabah, berdoa dan bertawasul dengan perbuatan birrul walidain (berbuat baik kepada orang tua).

3. Tawassul dengan orang-orang saleh

Tawassul bis shalihin baik masih hidup atau sudah meninggal. Diceritakan dalam hadits shahih, ada salah satu sahabat buta yang ingin bisa melihat yang bertawasul hingga akhirnya dapat kembali melihat.

4. Tawasul dengan dzat

Tawassul bi dzat ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti bi jahi (dengan kedudukan), bi hurmati (dengan kemuliaan), bi karamati (dengan kemurahan). Shalawat Nariyah merupakan tawassul bi dzat.

Hukum Tawassul

Karena merupakan salah satu rangkaian dari tahlil, hukum tawassul ini bisa disamakan dengan hukum tahlil. Dalam hal ini mayoritas ulama khususnya Syafiiyyah, Hanafiyyah, Hanabila (Hambali) dan kalangan mutaakhirin Malikiyah menilai bidah idhofiyah yang tidak dipraktikkan Nabi SAW.

Bacaan Tawasul Singkat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Artinya : "Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang"

اِلَى حَضَرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وَاَزْوَا جِهِ وَاَوْلاَ دِهِ وَذُرِّيَّا تِهِ الْفَتِحَةْ


Ilaahadharatin nabiyyil musthofaa shollallahu ‘alaihi wa sallam, wa aalihi wa azwajihii wa aulaadihi wa dzurriyyatihi. Al fatihah. (Dilanjutkan dengan Al-Fatihah)

Artinya : "kepada yang terhormat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terpilih, kepadanya segenap keluarga para istri dan anak cucu beliau, bacaan al fatihah kami tujukan untuk beliau…"

اِلَ حَضَرَاتِ اِخْوَا نِهِ مِنَ الْاَنْبِيَاءِ وَ الْمُرْسَلِيْنَ وَالْاَوْلِيَاءِ وَاَلشَّهَدَاءِ وَاَلصَّا لِحِيْنَ وَاَلصَّحَا بَةِوَ التَّا بِعِيّنَ وَالْعُلَمَاءِ الْعَا مِلِيْنَ وَالْمُصَنِّفِيْنَ الْمُخْلِصِيْنَ وَ جَمِيْعِ الْمَلَئِكَةِ الْمُقَرَّ بِيْنَ خُصُوْصًا سَيِّدِنَا الشَّيْخِ عَيْدِ الْقَادِرِا لْجَيْلَا نِى . الْفَاتِحَةْ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Doa Khusus di Hari Tasyrik,...
Doa Khusus di Hari Tasyrik, Jangan Lupa Amalkan!
Doa Niat Berkurban Iduladha...
Doa Niat Berkurban Iduladha Lengkap dengan Artinya
Rekomendasi
Malam Ini Puncak Hujan...
Malam Ini Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid, Bisa Dilihat di Indonesia?
Inti Bumi Berputar Lambat,...
Inti Bumi Berputar Lambat, Ilmuwan Klaim 1 Hari Akan Bertambah Panjang
Lagi-lagi Batu Berbentuk...
Lagi-lagi Batu Berbentuk Ular Raksasa Tiba-tiba Muncul di Sungai
Artikel Terkini
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Asal-usul Nama Suro...
Asal-usul Nama Suro Asyura? Simak Penjelasannya di Sini!
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Malam 1 Suro dan Muharram:...
Malam 1 Suro dan Muharram: Sejarah, Tradisi, serta Keutamaannya dalam Islam
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved