Kebiadaban Israel: Bencana Kelaparan Ancam Penduduk Gaza

Minggu, 21 Januari 2024 - 08:05 WIB
loading...
A A A
“Zionis mengendalikan kita… Selama darah Arab masih murah, tidak akan ada presiden mana pun. [Nelson] Cucu Mandela yang melakukannya. Dan kita berada dalam kepengecutan, rasa malu dan hina. Kami ingin penyeberangan [Rafah] terbuka,” teriak para jurnalis.

Pesan yang sama juga disampaikan oleh anak-anak yang mengejek tentara Mesir di pagar perbatasan: “Mereka bilang Mesir adalah ibu dunia. Pernahkah Anda melihat seorang ibu meninggalkan anak-anaknya sendirian? … Mereka semua telah pergi. Tuhan sudah cukup bagi kita,” kata salah satu dari mereka.

Sementara itu, para pejabat Mesir tampaknya tidak berpikir untuk memberikan angka-angka yang kontradiktif. Khaled Abdel Ghaffar, menteri kesehatan Mesir, mengatakan akhir bulan lalu bahwa Mesir telah menerima 20.000 warga Palestina yang terluka di sekitar dua lusin rumah sakit.

Baca juga: Genosida Israel: Ketika Perlawanan Tumbuh di Bumi yang Hangus

Hanya dua minggu kemudian, Diaa Rashwan, kepala Layanan Informasi Negara, mengatakan Mesir telah menerima 1.210 warga Palestina yang terluka.

Lebih dari 60.000 warga Palestina di Gaza terluka, dan beberapa di antaranya meninggal di ambulans saat mereka menunggu untuk keluar. Terkadang izin untuk pergi datang setelah pasien meninggal.

Israel tidak ragu untuk menyalahkan sekutu regionalnya. Saat membela diri pekan lalu terhadap tuduhan genosida di Pengadilan Dunia di Den Haag, tim pembela Israel menuduh Kairo bertanggung jawab mencegah masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Hal ini mempermalukan Mesir, dan Rashwan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan Rafah berada di bawah kendali Israel.

Dia mengatakan, sejujurnya, bahwa para pejabat tinggi Israel telah mengkonfirmasi berkali-kali sejak dimulainya perang “bahwa mereka tidak akan mengizinkan bantuan masuk ke Jalur Gaza, khususnya bahan bakar, karena ini adalah bagian dari perang yang dilancarkan negara mereka terhadap Jalur Gaza".

Posisi resmi Mesir adalah bahwa mereka hanya dapat mengontrol wilayah perbatasannya sendiri. Faktanya, kerja sama dengan Israel lebih dari itu.

Baca juga: Genosida Israel: Sinyal Runtuhnya Kekuasaan Presiden Mesir Al-Sisi
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
5 Robot Terbesar di...
5 Robot Terbesar di Dunia Nyata seperti di Film Transformers
Biografi Nikola Tesla,...
Biografi Nikola Tesla, Ilmuwan yang Karyanya Banyak Diklaim Orang Lain
Bagian Mars yang Hilang...
Bagian Mars yang Hilang Ditemukan di Bumi, Arkeolog Ungkap Fakta Ini
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Israel Bombardir Gaza,...
Israel Bombardir Gaza, Jihad Islam Balas dengan 100 Roket
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved