Genosida Israel di Gaza: AS dan Jerman Turut Membunuh 25.700 Orang Palestina

Kamis, 25 Januari 2024 - 15:15 WIB
loading...
Genosida Israel di Gaza:...
Total korban tewas akibat serangan Israel selama lebih dari tiga bulan adalah sekitar 25.700 orang. Foto/Ilustrasi: PressTV
A A A
Setidaknya 16 organisasi kemanusiaan internasional terkemuka telah mengeluarkan seruan bersama kepada semua negara anggota PBB untuk menghentikan pengiriman senjata ke Israel ketika rezim Tel Aviv terus melanjutkan kampanye genosida di Jalur Gaza yang terkepung.

Organisasi-organisasi tersebut, termasuk Oxfam, Save the Children, Amnesty International, American Friends Service Committee menyampaikan seruan tersebut dalam pernyataan bersama pada hari Rabu, 24 Januari 2024 .

“Kami menuntut gencatan senjata segera dan menyerukan semua negara untuk menghentikan pengiriman senjata yang dapat digunakan untuk melakukan pelanggaran hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional,” bunyi pernyataan tersebut sebagaimana dikutip PressTV.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

“Semua negara mempunyai kewajiban untuk mencegah kejahatan kekejaman dan mendorong kepatuhan terhadap norma-norma yang melindungi warga sipil. Komunitas internasional sudah lama terlambat untuk memenuhi komitmen ini,” tambah mereka.

Genosida Israel di Gaza semakin meningkat karena dukungan terus-menerus dari pemerintah Barat. Mereka terus-menerus mempersenjatai Israel dan mendukung rezim tersebut dengan dana dalam jumlah besar.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah menyetujui bantuan militer senilai US$14 miliar untuk Israel. Pada Desember lalu, Biden menyetujui pengiriman 14.000 butir amunisi tank senilai hampir US$106 juta pada awal Desember.

Majalah berita Der Spiegel awal bulan ini melaporkan bahwa pemerintah Jerman sedang mempertimbangkan permintaan Israel untuk sekitar 10.000 peluru tank 120mm berpemandu presisi. Semua lembaga yang terlibat telah menyetujui permintaan tersebut.

Kanselir Jerman Olaf Scholz menekankan bahwa pengiriman senjata lebih banyak juga dimungkinkan.

Untuk segera memenuhi permintaan tersebut, ada pertimbangan yang diberikan untuk mengeluarkan amunisi dari stok tentara Jerman karena industri tidak dapat menyediakan amunisi presisi yang diinginkan dengan segera.

Israel juga telah meminta bantuan militer dari mitra lain karena banyaknya penggunaan amunisi terhadap warga Gaza.

Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza

Amerika Serikat mengatakan pihaknya masih belum menarik garis merah bagi Israel, yang telah membunuh ribuan warga sipil Palestina dalam perang yang masih berlangsung melawan Jalur Gaza.

Kementerian luar negeri Otoritas Palestina pada hari Rabu mengatakan bahwa perdana menteri Israel menunjukkan ketidakpedulian terhadap seruan PBB dan internasional untuk segera melakukan gencatan senjata dengan menganjurkan agresi Israel di Jalur Gaza selama enam bulan tambahan.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan komentarnya berarti “berlanjutnya genosida dan pemindahan paksa warga sipil Palestina di Jalur Gaza”.

“Netanyahu mendapatkan keberaniannya dari kegagalan lembaga-lembaga internasional dalam memikul tanggung jawab hukum dan moral mereka untuk mengakhiri pendudukan,” tambah pernyataan itu.

Langkah Amerika Serikat memveto resolusi PBB yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan di Gaza sebenarnya merupakan bentuk dukungan terhadap kelanjutan kebrutalan rezim Israel terhadap rakyat Palestina.

Seratus sepuluh hari setelah perang Israel di Jalur Gaza, rezim tersebut melanjutkan kampanye pemboman mematikan di seluruh wilayah Palestina yang terkepung.

Baca juga: Genosida Israel: Ketika Perlawanan Tumbuh di Bumi yang Hangus

Khan Younis, kota terbesar di Jalur Gaza selatan, telah menjadi titik nyala perang genosida Israel yang sedang berlangsung dan menewaskan puluhan nyawa.

Pemboman rezim juga menargetkan sekitar beberapa rumah sakit di Khan Yunis. Militer Israel telah mengeluarkan perintah kepada lebih dari 500.000 warga Gaza untuk mengungsi dari daerah tersebut. Setidaknya 210 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel di Gaza hanya dalam waktu 24 jam.

Rekaman yang beredar di kalangan warga Palestina menunjukkan asap hitam membubung ke langit di atas pusat pelatihan, yang dijalankan oleh UNRWA, organisasi bantuan PBB untuk Palestina. Tim UNRWA yang mencoba mencapai pusat tersebut diblokir, kata direktur urusan Gaza organisasi tersebut, Thomas White.

Dalam serangan terbaru Israel, peluru tank menghantam pusat pelatihan PBB yang menampung puluhan ribu pengungsi di Khan Younis pada hari Rabu, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai 75 orang.

Total korban tewas akibat serangan Israel selama lebih dari tiga bulan adalah sekitar 25.700 orang.

Baca juga: Genosida Israel: Sinyal Runtuhnya Kekuasaan Presiden Mesir Al-Sisi
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Masjid At-Thohir Los...
Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Rekomendasi
Bumi Bakal Terbakar...
Bumi Bakal Terbakar Matahari, Elon Musk Ngotot Pindahkan Manusia ke Mars
Tulang Rahang Keturunan...
Tulang Rahang Keturunan Manusia Pertama di Bumi Ditemukan
Temuan Ini Buktikan...
Temuan Ini Buktikan Kedekatan Manusia Purba dengan Dinosaurus
Artikel Terkini
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Infografis
Afsel Sodorkan Dokumen...
Afsel Sodorkan Dokumen 750 Halaman Bukti Genosida Israel di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved