Hamas Apresiasi Pernyataan Presiden Brasil yang Samakan Genosida Israel dengan Nazi
Selasa, 20 Februari 2024 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Namun sejak itu ia semakin kritis terhadap kampanye militer balasan Israel.
Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza
Ingin Tingkatkan Kontribusi Unrwa
Serangan Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 28.858 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan Gaza.
Lula mengkritik keputusan negara-negara Barat baru-baru ini yang menghentikan bantuan kepada badan PBB untuk pengungsi Palestina, Unrwa, setelah Israel menuduh 12 pegawainya terlibat dalam serangan 7 Oktober.
Lula, yang bertemu dengan Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh hari Sabtu di sela-sela KTT tersebut, mengatakan Brazil akan meningkatkan kontribusinya kepada badan tersebut, dan mendesak negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama.
“Ketika saya melihat negara-negara kaya mengumumkan bahwa mereka menghentikan kontribusinya terhadap bantuan kemanusiaan untuk Palestina, saya hanya membayangkan betapa besarnya kesadaran politik orang-orang ini dan betapa besarnya semangat solidaritas di hati mereka,” kata Lula.
“Kita harus berhenti menjadi kecil ketika kita perlu menjadi besar.”
Dia mengulangi seruannya untuk solusi dua negara terhadap konflik tersebut, dengan Palestina “secara definitif diakui sebagai negara penuh dan berdaulat.”
Baca juga: Genosida Israel: Ketika Perlawanan Tumbuh di Bumi yang Hangus
Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza
Ingin Tingkatkan Kontribusi Unrwa
Serangan Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 28.858 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan Gaza.
Lula mengkritik keputusan negara-negara Barat baru-baru ini yang menghentikan bantuan kepada badan PBB untuk pengungsi Palestina, Unrwa, setelah Israel menuduh 12 pegawainya terlibat dalam serangan 7 Oktober.
Lula, yang bertemu dengan Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh hari Sabtu di sela-sela KTT tersebut, mengatakan Brazil akan meningkatkan kontribusinya kepada badan tersebut, dan mendesak negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama.
“Ketika saya melihat negara-negara kaya mengumumkan bahwa mereka menghentikan kontribusinya terhadap bantuan kemanusiaan untuk Palestina, saya hanya membayangkan betapa besarnya kesadaran politik orang-orang ini dan betapa besarnya semangat solidaritas di hati mereka,” kata Lula.
“Kita harus berhenti menjadi kecil ketika kita perlu menjadi besar.”
Dia mengulangi seruannya untuk solusi dua negara terhadap konflik tersebut, dengan Palestina “secara definitif diakui sebagai negara penuh dan berdaulat.”
Baca juga: Genosida Israel: Ketika Perlawanan Tumbuh di Bumi yang Hangus
(mhy)
Lihat Juga :