Hamas Apresiasi Pernyataan Presiden Brasil yang Samakan Genosida Israel dengan Nazi

Selasa, 20 Februari 2024 - 05:15 WIB
loading...
Hamas Apresiasi Pernyataan...
Presiden Brasil Luis Inacio Lula da Silva. Foto: MEE
A A A
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva membandingkan pembunuhan Israel terhadap warga Palestina di Gaza dengan genosida Nazi terhadap orang-orang Yahudi selama Perang Dunia Kedua, sehingga memicu reaksi balik dari Israel.

“Apa yang terjadi di Jalur Gaza dengan rakyat Palestina tidak ada bandingannya dengan momen-momen bersejarah lainnya. Faktanya, hal itu memang ada ketika Hitler memutuskan untuk membunuh orang-orang Yahudi ,” kata Lula pada hari Minggu saat KTT Uni Afrika ke-37 di ibukota Ethiopia , Addis Ababa.

Kementerian luar negeri Israel mengatakan akan memanggil duta besar Brasil atas pernyataan tersebut, yang oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu disebut sebagai "memalukan dan serius".

“Ini adalah sebuah upaya untuk meremehkan Holocaust dan sebuah upaya untuk menyerang orang-orang Yahudi dan hak Israel untuk membela diri. Membuat perbandingan antara Israel dan Nazi dan Hitler adalah tindakan yang melewati garis merah,” kata Netanyahu.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Sementara itu, Hamas mengatakan mereka “menghargai” pernyataan presiden Brasil tersebut, dan menyebutnya sebagai “deskripsi akurat” tentang apa yang dialami warga Palestina.

“Kami menyerukan Mahkamah Internasional untuk mempertimbangkan pernyataan presiden Brasil tentang apa yang terjadi pada rakyat Palestina meskipun berada di tangan tentara pendudukan kriminal,” kata kelompok tersebut, seraya menekankan bahwa warga Palestina menjadi sasaran kekejaman yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah dunia modern.

Lula mengatakan kepada wartawan di Addis Ababa, tempat dia menghadiri pertemuan puncak Uni Afrika, bahwa apa yang terjadi di Jalur Gaza “bukanlah perang, melainkan genosida”.

“Ini bukan perang antara tentara melawan tentara. Ini adalah perang antara tentara yang sangat siap dengan perempuan dan anak-anak,” tambah veteran sayap kiri tersebut.

Lula, yang merupakan tokoh terkemuka di belahan dunia selatan yang negaranya saat ini memegang jabatan presiden bergilir G20, sebelumnya mengutuk serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober terhadap Israel sebagai tindakan “teroris”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
3 Janji Allah SWT dalam...
3 Janji Allah SWT dalam Al Quran untuk Bani Israel, 2 Sudah Terbukti
Indonesia Usulkan 5...
Indonesia Usulkan 5 Inisiatif dalam Temu Pemimpin Agama Anggota BRICS di Brasil
Kembali Korban Berjatuhan...
Kembali Korban Berjatuhan di Gaza Utara, Ambulans Dompet Dhuafa Terus Evakuasi Tiada Henti
Rekomendasi
Dataran Tinggi Ontong...
Dataran Tinggi Ontong Java Mengalami Perubahan Besar Akibat Aktivitas Vulkanik
Ini Penyebab Permukaan...
Ini Penyebab Permukaan Bulan Bopeng dan Punya 9.000 Kawah
Tepian Danau Titan Menunjukkan...
Tepian Danau Titan Menunjukkan Bukti Adanya Gelombang Besar
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Netanyahu Marah, Genosida...
Netanyahu Marah, Genosida Israel Disamakan dengan Aksi Hitler
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved