Pendudukan Israel di Palestina: ICJ Memulai Sidang Bersejarah

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:12 WIB
loading...
Pendudukan Israel di...
Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina Riyad al-Maliki (kanan) berdiri bersama rekan-rekannya di Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, 19 Februari 2024. (MEE))
A A A
Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag mulai mendengarkan pengajuan mengenai pendudukan Israel atas tanah Palestina padahari Senin, kemarin.

Berbeda dengan kasus genosida yang diajukan Afrika Selatan terkait serangan Israel di Jalur Gaza, pengadilan tertinggi PBB akan mendengarkan pendapat 52 negara dan tiga organisasi internasional mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel selama puluhan tahun.

Dengar pendapat ini akan menghasilkan pendapat yang bersifat penasihat, sebuah instrumen ICJ yang tidak memiliki kekuatan mengikat namun memiliki otoritas hukum dan moral yang signifikan.

Jumlah negara yang berpartisipasi dalam proses lisan ini merupakan yang tertinggi sejak berdirinya ICJ pada tahun 1945.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Israel telah menduduki wilayah yang diakui hukum internasional sebagai tanah Palestina sejak perang tahun 1967. Yerusalem Timur, Tepi Barat dan Gaza semuanya termasuk dalam kategori ini, dan sistem hukum yang terpisah, pembangunan pemukiman dan tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap penduduk Palestina merupakan faktor-faktor utama yang akan dipertimbangkan dalam dengar pendapat tersebut.

Kasus saat ini terjadi pada bulan Desember 2022 ketika Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi yang meminta ICJ untuk memberikan pendapat penasihat mengenai pendudukan Israel selama 57 tahun di wilayah Palestina.

Majelis memberikan suara 87 berbanding 26 dengan 53 abstain mendukung resolusi tersebut.

Majelis Umum PBB meminta pendapat penasihat pengadilan mengenai konsekuensi hukum dari “pendudukan, pemukiman dan aneksasi Israel … termasuk tindakan yang bertujuan mengubah komposisi demografis, karakter dan status Kota Suci Yerusalem, dan penerapan tindakan diskriminatif terkait. perundang-undangan dan tindakan”.

Resolusi PBB juga meminta ICJ untuk memberikan nasihat tentang bagaimana kebijakan dan praktik tersebut “mempengaruhi status hukum pendudukan” dan konsekuensi hukum apa yang timbul bagi semua negara dan PBB dari status tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Ilmuwan Menemukan Penyebab...
Ilmuwan Menemukan Penyebab Terjadinya Supernova
Terpantau Keluar dari...
Terpantau Keluar dari Rotasinya, Astronom Sebut Matahari Mulai Tidak Stabil
Ausralia Sebut Kepulauan...
Ausralia Sebut Kepulauan Cocos Semakin Terancam Hilang Ditelan Ombak
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved