Inilah Hadis Nabi yang Membuat Abu Hurairah Pingsan

Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:54 WIB
loading...
Inilah Hadis Nabi yang...
Imam Abu Laits menceritakan kisah Abu Hurairah radhiyallahu anhu yang pingsan saat hendak menyampaikan Hadis Nabi. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Ulama besar kelahiran Khurasan Imam Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H) dalam Kitab Tanbihul Ghafilin menceritakan kisah Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu (RA) yang pingsan saat hendak menyampaikan Hadis Nabi . Kisah ini berkaitan dengan keikhlasan dalam beramal saleh.

Imam Abu Laits mengisahkan cerita yang didapatnya dari beberapa ulama dengan sanad mereka yang langsung dari Uqbah bin Muslim dari Samir Al-Ashbahi. "Ketika masuk di Kota Madinah ia melihat seorang yang dikerumuni orang ramai, lalu bertanya: "Siapakah orang itu?" Orang-orang menjawab: "Itu Abu Hurairah RA ". (Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Abu Hurairah Lebih Banyak Meriwayatkan Hadis )

Maka saya mendekatinya dan ketika tidak ada lagi keramaian, saya pun bertanya kepadanya: "Saya tuntut engkau demi Allah, ceritakan kepadaku satu Hadis yang telah engkau dengar dan engkau ingat langsung dari Rasullullah SAW ".

Abu Hurairah berkata: "Duduklah, akan saya ceritakan kepadamu Hadis yang saya sendiri mendengar langsung dari Rasullullah yang waktu itu tidak ada orang lain bersama kami." Kemudian Abu Hurairah menarik nafas panjang lalu pingsan. Setelah tersadar dari pingsan itu dia pun mengusap mukanya sambil berkata: "Aku akan ceritakan Hadis Rasullullah SAW ".

Kemudian Abu Hurairah menarik nafas yang berat lagi dan kembali pingsan. Agak lama kemudian ia tersadar dan mengusap wajahnya lalu berkata: " Rasullullah SAW bersabda: 'Apabila hari Kiamat kelak maka Allah Ta'ala akan menghukum di antara semua makhluk dan semua ummat bertekuk lutut. Yang pertama dipanggil adalah orang yang mengerti Al-Qur'an (ahli Qur'an), orang yang mati fisabilillah, dan orang kaya. Maka Allah Ta'ala menanyakan kepada para ahli Qur'an: "Tidakkah Aku telah memberitahu kamu apa yang Aku turunkan kepada utusan-Ku? Jawab orang itu: "Benar, ya Tuhanku". "Lalu kau berbuat apa terhadap apa yang telah engkau ketahui itu?" Jawabnya: Saya telah mempelajarinya di waktu malam dan mengerjakannya di waktu siang. Allah berfirman: "Engkau dusta". Lalu Malaikat juga berkata: "Engkau dusta, kau hanya ingin disebut Qari, ahli dalam Al-Qur'an , dan sudah disebut yang demikian itu.

Lalu dipanggillah orang kaya dan ditanya: "Engkau berbuat apa terhadap harta yang Aku berikan padamu? Jawabnya: "Saya telah menggunakan untuk membantu kaum keluarga dan bersedekah. Allah berfirman: "Engkau dusta. Para Malaikat pun berkata: "Engkau dusta, kau berbuat begitu hanya karena ingin disebut sebagai seorang dermawan dan sudah terkenal demikian".

Lalu dihadapkanlah orang yang mati berhijad fisabilillah kemudian ditanya: "Kenapa engkau terbunuh?" Jawabnya: "Saya telah berperang untuk menegakkan agama-Mu sehingga terbunuh. Allah Ta'ala berfirman: "Engkau dusta. Malaikat juga berkata: Engkau dusta, kau hanya ingin disebut sebagai seorang pahlawan yang gagah berani dan sudah disebut sedemikian".(Baca Juga: Rahasia Agar Hati Ikhlas Menurut Al-Qur'an dan Sunnah )

Kemudian Nabi Muhammad SAW memukul lututku (pahaku) sambil bersabda: "Wahai Abu Hurairah , ketiga orang itulah yang pertama-tama dibakar dalam api neraka pada Hari Kiamat ." Kemudian berita itu sampai kepada Mu'awiyah maka ia menangis dan berkata: "Sungguh benar firman Allah Ta'ala dan sabda Rasulullah SAW ". Kemudian ia membaca Surah Hud ayat 15-16 yang berbunyi:

مَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ الۡحَيٰوةَ الدُّنۡيَا وَ زِيۡنَتَهَا نُوَفِّ اِلَيۡهِمۡ اَعۡمَالَهُمۡ فِيۡهَا وَهُمۡ فِيۡهَا لَا يُبۡخَسُوۡنَ(15)‏
اُولٰٓٮِٕكَ الَّذِيۡنَ لَـيۡسَ لَهُمۡ فِىۡ الۡاٰخِرَةِ اِلَّا النَّارُ‌ ‌ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوۡا فِيۡهَا وَبٰطِلٌ مَّا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ(16)

Artinya: Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Dalil Perintah Kurban...
Dalil Perintah Kurban dan Aqiqah dalam Al Quran serta Hadis
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Rekomendasi
Imam Masjidil Haram...
Imam Masjidil Haram dari Indonesia Cuma 3 Ulama Sepanjang Sejarah, Ini Penyebabnya
Kebenaran Ilmiah Al-Quran,...
Kebenaran Ilmiah Al-Qur'an, Quraish Shihab: Letakkan pada Sisi Psikologi Sosial
Pemutihan Karang Jadi...
Pemutihan Karang Jadi Ancaman Nyata bagi Masa Depan Laut
Artikel Terkini
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Infografis
Negara Mayoritas Muslim...
Negara Mayoritas Muslim yang Menjadi Pendukung Setia Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved