Inilah Komposisi Makanan Sehat dan Seimbang yang Dijelaskan Al-Qur'an
Selasa, 05 Maret 2024 - 11:17 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, ada sebagian kelompok masyarakat ada yang hanya membolehkan makan tumbuh-tumbuhan saja. Mereka menolak daging. Menurut Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad as-Sayyid, meski tumbuh-tumbuhan kaya akan unsur penting semisal mineral, karbohidrat, dan vitamin, tapi porsi makanan penting yang digunakan untuk menghasilakn kalori dan pertumbuhan jaringan, jauh lebih banyak dari makanan tumbuh-tumbuhan itu.
Oleh karena itu, sebaiknya seseorang jangan mengonsumsi hanya sayuran saja. Harus menngonsumsi makanan seimbang dari unsur nabati dan hewani yang bisa mendorong sekaligus membantu kerja anggota tubuh. Sebab, biasanya para vegetarian menderita pengakit anemia dam kekurangan vitamin B1, zat besi, yodium, kalsium, seng, yablupamin, dan vitamin D yang kesemuanya banyak terkandung di dalam makanan hewani.
Di samping itu, protein hewani memiliki kemiripan tingkat tinggi dengan protein manusia, sehingga pemanfaatannya pun bisa masksimal. Begitulah Islam tampak dengan jelas dalam nash yang menyerukan pentingnya keseimbangan dalam hal makanan.
Allah Ta’ala berfirman :
“Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini.” (QS At Thur : 22)
Juga di ayat yang lain Allah Ta’ala menegaskan :
َ
"Dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih. Dan daging burung apa pun yang mereka inginkan." (QS Al Waqi'ah : 20-21)
Dalam kedua ayat di atas, tergabung secara sempurna bahwa antara makanan hewani dan nabati adalah termasuk makanan seimbang yang dibutuhkan manusia.
Baca juga: Tadabbur Al-Baqarah Ayat 168: Perintah Mengonsumsi Makanan Halal dan Baik
Wallahu A'lam
Oleh karena itu, sebaiknya seseorang jangan mengonsumsi hanya sayuran saja. Harus menngonsumsi makanan seimbang dari unsur nabati dan hewani yang bisa mendorong sekaligus membantu kerja anggota tubuh. Sebab, biasanya para vegetarian menderita pengakit anemia dam kekurangan vitamin B1, zat besi, yodium, kalsium, seng, yablupamin, dan vitamin D yang kesemuanya banyak terkandung di dalam makanan hewani.
Di samping itu, protein hewani memiliki kemiripan tingkat tinggi dengan protein manusia, sehingga pemanfaatannya pun bisa masksimal. Begitulah Islam tampak dengan jelas dalam nash yang menyerukan pentingnya keseimbangan dalam hal makanan.
Allah Ta’ala berfirman :
وَأَمْدَدْنَٰهُم بِفَٰكِهَةٍ وَلَحْمٍ مِّمَّا يَشْتَهُونَ
“Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini.” (QS At Thur : 22)
Juga di ayat yang lain Allah Ta’ala menegaskan :
َ
فَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُوْنَۙ - وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُوْنَۗ
"Dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih. Dan daging burung apa pun yang mereka inginkan." (QS Al Waqi'ah : 20-21)
Dalam kedua ayat di atas, tergabung secara sempurna bahwa antara makanan hewani dan nabati adalah termasuk makanan seimbang yang dibutuhkan manusia.
Baca juga: Tadabbur Al-Baqarah Ayat 168: Perintah Mengonsumsi Makanan Halal dan Baik
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :