Israel Akan Terus Menggempur Gaza Selama Ramadan
Minggu, 10 Maret 2024 - 21:24 WIB
loading...
A
A
A
Pertempuran dan pemboman kembali mengguncang Gaza, di mana 81 jenazah tiba semalam di rumah sakit yang hampir tidak berfungsi, menurut kementerian kesehatan.
Militer Israel mengatakan pasukannya telah membunuh 13 militan dalam serangan udara dan tembakan tank serta penembak jitu di Gaza tengah selama sehari terakhir.
Baca juga: Genosida Israel di Gaza: Zionis yang Gemar Menjajakan Kebohongan
Pasukan juga terlibat dalam “pertempuran jarak dekat” di kota selatan Khan Yunis, di mana serangan tersebut telah menewaskan 17 pasukan Hamas.
Tentara Israel melaporkan bahwa 248 pasukannya tewas di Gaza, di mana mereka mengklaim telah membunuh lebih dari 10.000 militan.
Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan Israel sedang mempersiapkan “semua kemungkinan skenario operasional” selama Ramadan.
Tentara sebelumnya menjatuhkan selebaran berisi gambar para pemimpin Hamas sedang menikmati makanan mewah dan warga Palestina dengan piring yang hampir kosong.
Seorang warga Gaza, Attallah al-Satel, mengatakan kepada AFP: “Apa tujuan dari selebaran ini? Kami menginginkan solusi, menghentikan perang. Kami hanyalah warga negara yang kelelahan.”
Ketua Hamas yang berbasis di Qatar Ismail Haniyeh menyerukan distribusi bantuan yang cepat dan pembukaan penuh penyeberangan perbatasan “untuk mengakhiri pengepungan terhadap rakyat kami”.
Baca juga: Genosida Israel: Ketika Perlawanan Tumbuh di Bumi yang Hangus
Militer Israel mengatakan pasukannya telah membunuh 13 militan dalam serangan udara dan tembakan tank serta penembak jitu di Gaza tengah selama sehari terakhir.
Baca juga: Genosida Israel di Gaza: Zionis yang Gemar Menjajakan Kebohongan
Pasukan juga terlibat dalam “pertempuran jarak dekat” di kota selatan Khan Yunis, di mana serangan tersebut telah menewaskan 17 pasukan Hamas.
Tentara Israel melaporkan bahwa 248 pasukannya tewas di Gaza, di mana mereka mengklaim telah membunuh lebih dari 10.000 militan.
Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan Israel sedang mempersiapkan “semua kemungkinan skenario operasional” selama Ramadan.
Tentara sebelumnya menjatuhkan selebaran berisi gambar para pemimpin Hamas sedang menikmati makanan mewah dan warga Palestina dengan piring yang hampir kosong.
Seorang warga Gaza, Attallah al-Satel, mengatakan kepada AFP: “Apa tujuan dari selebaran ini? Kami menginginkan solusi, menghentikan perang. Kami hanyalah warga negara yang kelelahan.”
Ketua Hamas yang berbasis di Qatar Ismail Haniyeh menyerukan distribusi bantuan yang cepat dan pembukaan penuh penyeberangan perbatasan “untuk mengakhiri pengepungan terhadap rakyat kami”.
Baca juga: Genosida Israel: Ketika Perlawanan Tumbuh di Bumi yang Hangus
(mhy)
Lihat Juga :