Duka dan Ketakutan di 'Jalan Arab' Berlin ketika Israel Meratakan Gaza

Rabu, 13 Maret 2024 - 15:09 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan akhir-akhir ini sulit untuk mencapai tempat ia bekerja.

“Pemandangannya sangat mengerikan, polisi menangkap dan menyerang orang-orang. Saya sangat takut polisi akan menghentikan saya dan menuduh saya memiliki hubungan dengan Hamas,” katanya kepada Al Jazeera.

Ia merasa bersyukur atas upaya Afrika Selatan di Mahkamah Internasional (ICJ) dalam melawan Israel, namun ia tidak berharap kasus ini akan berdampak.

“Kami telah melihat pemain baru dalam hal ini bersama Afrika Selatan dan meskipun hal ini mengejutkan saya, saya dapat memahaminya karena masyarakat Afrika Selatan mengalami hal serupa dengan apartheid,” katanya. “Tetapi menurut saya hal itu tidak akan membuat perbedaan karena Israel selalu mengabaikan hukum internasional."

“Keyakinan Jerman adalah bahwa segala sesuatu yang mengancam keberadaan Israel harus dilawan, dan inilah sebabnya mereka mengesampingkan pengalaman Palestina.”

Baca juga: Genosida Israel: Jika Hamas Dibubarkan, Kelompok Perlawanan Lain Menggantikannya

Sejak awal Oktober, pihak berwenang Jerman semakin banyak dituduh berusaha membungkam pengunjuk rasa pro-Palestina, termasuk mereka yang hanya menyampaikan dukungan mereka terhadap Gaza melalui pesan media sosial, sehingga memicu reaksi balik.

Di sektor seni, klausul anti-diskriminasi mengharuskan pemohon pendanaan kebudayaan di Berlin untuk mematuhi definisi resmi anti-Semitisme. Namun setelah para kritikus berpendapat bahwa hal ini dapat membatasi kritik yang sah terhadap Israel dan 6.000 pekerja budaya menandatangani surat terbuka sebagai oposisi, klausul tersebut dihapus pada bulan Januari.

Sementara itu, Oyoun, sebuah pusat kebudayaan terkemuka di Neukoelln, kehilangan dana negara setelah mengadakan acara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang penderitaan rakyat Palestina.

Penduduk asal Timur Tengah di Neukoelln mengatakan mereka sedang bersiap menghadapi perjalanan panjang.

“Ini adalah perjuangan yang tidak akan berakhir begitu saja ketika genosida selesai, ini juga merupakan perjuangan untuk hak-hak kita sebagai pengungsi dan imigran di negara yang memiliki sejarah fasisme yang sangat kaya,” kata Lea. “Ini adalah proses yang besar dan panjang di mana kita perlu menyediakan komunitas dan ruang bagi diri kita sendiri, untuk berduka dan memberdayakan diri kita sendiri untuk menghadapi kekerasan dan rasisme yang sangat intens ini.”

“Keadaan mungkin sudah tenang di jalanan, tetapi Anda masih melihat ketakutan di mata orang-orang ketika Anda berbicara dengan mereka,” kata Rashid. “Orang-orang di sepanjang jalan tidak banyak bicara tetapi Anda tahu apa yang ada dalam pikiran dan hati mereka. Inilah saatnya orang-orang dari berbagai latar belakang harus bersatu dengan rakyat Palestina.”

Baca juga: Genosida Israel di Gaza: Zionis yang Gemar Menjajakan Kebohongan
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Bagaimana Bentuk Jihad...
Bagaimana Bentuk Jihad Wanita Masa Kini? Simak Penjelasannya di Sini!
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Rekomendasi
Benda Berbulu Jatuh...
Benda Berbulu Jatuh dari Langit, Apakah Itu?
Misteri Penemuan Kerangka...
Misteri Penemuan Kerangka Manusia Raksasa yang Tak Terpecahkan
ASMC Sebut Akibat El...
ASMC Sebut Akibat El Nino Negara ASEAN Akan Diselimuti Asap Tebal
Artikel Terkini
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Tentara Israel Menangis...
Tentara Israel Menangis usai Tinggalkan Koridor Netzarim di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved