Kisah Penyandang Disabilitas Disiksa Tentara Israel, Meninggal dalam Tahanan

Minggu, 17 Maret 2024 - 05:34 WIB
loading...
A A A
Di luar, mereka kembali dipaksa duduk, sementara tentara Israel mengikat tangan mereka dengan tali pengikat.

Mohammed mengatakan bahwa cobaan berat selama 15 jam, yang terjadi di atas pecahan kaca, kadang-kadang diselingi oleh seorang tentara Israel yang datang untuk menampar wajahnya dan saudara laki-laki Ezz al-Din, Ihab.

Ezz al-Din, yang terpisah dari anggota keluarganya, menghadapi kesulitan tambahan, karena ia tidak diberi makanan dan air serta dipukuli dengan kejam oleh tentara.

Mohammed dibebaskan setelah diinterogasi dan kemudian diperintahkan berjalan ke Jalur Gaza selatan.

Ezz dibawa pergi oleh tentara Israel tanpa kursi rodanya.

Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza

Mohammed tidak dapat melihat ke mana sepupunya dibawa karena penembak jitu di belakangnya melepaskan tembakan ke arah siapa pun yang berbalik.

Seorang tentara Israel juga memperingatkannya bahwa jika dia melihat ke kiri atau ke kanan, sebuah peluru tank akan ditembakkan ke arahnya.

“Tapi kami tahu mereka membawa Ezz ke penjara,” kata Mohammed.

Mangsa yang Mudah

Sebelum Israel mulai membombardir Gaza setelah tanggal 7 Oktober, jumlah penyandang disabilitas hanya dua persen dari 2,3 juta penduduk di wilayah kantong tersebut.

Artinya, sekitar satu dari lima rumah tangga di Gaza memiliki setidaknya satu anggota keluarga penyandang disabilitas, menurut Biro Pusat Statistik Palestina (PCBS).

Menurut perkiraan kelompok hak asasi manusia setempat, serangan terbaru Israel telah mengakibatkan sekitar 12.000 kasus kecacatan baru sejauh ini.

Lebih dari 70.000 orang terluka dalam berbagai tingkat keparahan sejak perang dimulai.

Baca juga: Genosida Israel: Jika Hamas Dibubarkan, Kelompok Perlawanan Lain Menggantikannya

Zarif al-Ghurra, seorang aktivis hak-hak penyandang disabilitas di Gaza dan teman Ezz al-Din, mengatakan Banna menjadi cacat setelah kecelakaan pada tahun 2007.

Insiden tersebut mengakibatkan kelumpuhan pada tubuh bagian bawah dan kesulitan dalam menjalankan fungsi dasar tubuh.

“Ezz telah lama mencoba untuk menantang kecacatannya, dan sering bepergian ke Turki dan Mesir untuk berobat,” kenang Ghurra.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Jejak Kaki Dinosaurus...
Jejak Kaki Dinosaurus Berukuran Sangat Besar Ditemukan di Inggris
Fenomena Alam Besar...
Fenomena Alam Besar Ini Akan Memuntahkan Berlian dari Perut Bumi
7 Hal yang Membuat Nabi...
7 Hal yang Membuat Nabi Muhammad Menjadi Manusia Paling Berpengaruh di Dunia
Artikel Terkini
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved