Meriam Berbuka Puasa: Tradisi Lama di Dubai yang Sudah Dimodernisasi

Jum'at, 22 Maret 2024 - 02:00 WIB
loading...
Meriam Berbuka Puasa:...
Selama bertahun-tahun, Dubai telah meningkatkan jumlah meriam buka puasa di seluruh Emirat, yang dioperasikan oleh polisi. Foto: Arab News
A A A
Menunggu suara meriam Ramadan untuk berbuka puasa merupakan tradisi lama bagi warga Dubai .

Selama bertahun-tahun, menurut Arab News, Dubai telah meningkatkan jumlah meriam buka puasa di seluruh Emirat, yang dioperasikan oleh polisi.

Ada satu orang yang dicari warga Dubai setiap tahun menjelang waktu berbuka puasa, Letkol Abdulla Tarish Al-Amimi. Dia sudah selama 8 tahun menyalakan “api” yang sekarang sudah tidak asing lagi dari lokasi meriam utama, yang disiarkan langsung di televisi.

Al-Amimi mengatakan itu adalah tradisi penting yang telah dimodernisasi. “Meskipun terjadi perubahan di kota dan masyarakat kita, peraturan tersebut tetap tidak berubah dan terus bergema di semua generasi,” tambah Al-Amimi.

Tradisi ini menarik wisatawan dan pengunjung Dubai, katanya. “Meriam memiliki daya tarik yang kuat bagi masyarakat, ketika seseorang membawa kembali sebuah tradisi dari tanah airnya, maka secara alami orang lain akan tertarik dan ingin mempelajarinya lebih lanjut,” jelasnya.

Baca juga: Cara Berbuka Puasa Sesuai Sunnah

Anastasiia Chetverikov, turis Dubai asal Rusia, mengatakan ini adalah pengalaman Ramadan pertamanya. “Sebagai seorang non-Muslim, saya selalu tertarik dengan perayaan Ramadan. Sangat menarik untuk mempelajari budaya baru dan merasakan sesuatu yang baru,” kata Chetverikov.

Bahkan bagi umat Islam dari daerah lain, Ramadan di Dubai adalah pengalaman yang sangat berbeda.

Pengunjung Amerika Elizabeth Ibrahim mengatakan UEA telah menangkap semangat Ramadan. “Mendengar azan dengan lantang sungguh luar biasa, kami tidak memiliki hal seperti itu di kampung halaman. Kanon adalah sesuatu yang baru bagi saya. Saya belum pernah mendengarnya, tapi keren sekali karena digunakan sebagai tanda waktu Maghrib,” tambah Ibrahim.

Tapi kenapa meriam itu digunakan?

Praktik ini dapat ditelusuri hingga ke Mesir pada abad ke-10 pada masa kekhalifahan Fatimiyah ketika sebuah meriam digunakan untuk mengumumkan buka puasa.

Tahun ini meriam utama telah ditempatkan di Expo City dekat Al-Wasl Plaza yang ikonik sebagai bagian dari perayaan Hai Ramadan yang kedua.

Baca juga: Doa Berbuka Puasa Berdasar Hadis Sahih

Menampilkan dekorasi yang terinspirasi oleh Hai Emirat tradisional — kata Arab untuk lingkungan sekitar — Hai Ramadan menyajikan suguhan tradisional klasik termasuk luqaimat, kopi Arab, dan regag.

Sepanjang malam, para pemain menerangi Al-Wasl Plaza yang menampilkan pengalaman bercerita tradisional. Seorang hakawati — seorang pendongeng kuno — tampil bersama maskot Kota Expo, Rashid dan Latifa, berbagi cerita dan moral tentang bulan suci ini.

Hai Ramadan akan berlangsung hingga 10 April dan buka mulai jam 5 sore. sampai tengah malam.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Zulhijjah Termasuk...
Mengapa Zulhijjah Termasuk Bulan Haram? Begini Penjelasannya
Kisah Sahabat Nabi SAW...
Kisah Sahabat Nabi SAW : Qais bin Shirmah yang Tak Pernah Sahur dan Berbuka Puasa
Kisah Sahabat Nabi Berbuka...
Kisah Sahabat Nabi Berbuka Puasa : Keisengan Biji Kurma Ali bin Abi Thalib
Puasa Itu, Rahasia antara...
Puasa Itu, Rahasia antara Kita dan Allah SWT Saja!
Kisah Sahabat Nabi SAW...
Kisah Sahabat Nabi SAW : Buka Puasa dengan Berjimak?
Kisah Hikmah : Menu...
Kisah Hikmah : Menu Buka Puasa Sayyidah Aisyah RA
Rekomendasi
Lempeng Tektonik Berubah...
Lempeng Tektonik Berubah Drastis, Riset Klaim India Mulai Terbagi Jadi Dua
Elemen Kimia Terpenting...
Elemen Kimia Terpenting Ditemukan di Laboratorium Ilmuwan Terhebat dalam Sejarah
Bangsa Mesir Kuno Percaya...
Bangsa Mesir Kuno Percaya Bima Sakti Jalan Menuju Surga
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved