Amalan di Malam Nuzulul Qur'an Berdasarkan Hadis Nabi SAW
Selasa, 26 Maret 2024 - 09:38 WIB
loading...
Keistimewaan malam Nuzul Al-Quran tentunya harus diisi dengan kegiatan yang baik pula, umat Islam bisa menghidupkan malam ini dengan memperbanyak berdoa dan tadarus Al-Quran. Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Amalan di malam Nuzulul Qur'an yang paling utama adalah berdoa dan menjadi momen yang paling baik untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an. Kenapa demikian, karena di malam Nuzulul Qur'an ini merupakan malam yang sangat diberkahi dan istimewa karena terjadinya peristiwa agung yakni turunnya ayat Al-Qur'an untuk pertama kalinya. Peristiwa ini terjadi pada tangga 17 Ramadan.
Nuzulul-Qur'an , secara harfiah artinya turunnya Al-Qur'an dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul 'Izzah di langit dunia. Di masyarakat kita, setiap tanggal 17 Ramadan ini umumnya dilaksanakan pengajian khusus bertema Nuzulul Qur'an atau kegiatan khatam Al-Qur'an . Setiap masjid dan musala tak henti-hentinya melantunkan bacaan Al-Qur'an hingga menjelang Shubuh. Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadan tepatnya pada malam yang diberkahi tersebut. Namun, kapan turunnya Al-Qur'an ini masih terjadi perbedaan pendapat ulama. Namun yang paling masyhur adalah tanggal 17 Ramadan.
Allah Ta'ala berfirman:
Innaaa anzalnaahu fii lailatim mubaarakah; innaa kunnaa munziriin
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya ( Al-Qur'an ) pada malam yang diberkahi. (QS Ad-Dukhan: ayat 3).
Kemudian, di ayat lain disebutkan bahwa "Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang haq dan yang batil." (QS Al-Baqarah: ayat 185).
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu mengatakan bahwa Rasulullah bersabda:
"Allah menurunkan Qur'an sekaligus ke langit dunia, tetapi turunnya secara berangsur-angsur. Lalu Dia menurunkannya kepada Rasul-Nya bagian demi bagian". Kemudian Rasul SAW juga berkata," Al-Qur'an diturunkan pada malam Lailatulqadar , pada bulan Ramadan ke langit dunia sekaligus, lalu ia diturunkan secara berangsur-angsur".
Penuturan sahabat Huzaifah radhiallahu 'anhu tentang pengalaman beliau salat tarawih bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. "Pada suatu malam di bulan Ramadan , aku salat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di dalam bilik yang terbuat dari pelepah kurma.
Nuzulul-Qur'an , secara harfiah artinya turunnya Al-Qur'an dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul 'Izzah di langit dunia. Di masyarakat kita, setiap tanggal 17 Ramadan ini umumnya dilaksanakan pengajian khusus bertema Nuzulul Qur'an atau kegiatan khatam Al-Qur'an . Setiap masjid dan musala tak henti-hentinya melantunkan bacaan Al-Qur'an hingga menjelang Shubuh. Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadan tepatnya pada malam yang diberkahi tersebut. Namun, kapan turunnya Al-Qur'an ini masih terjadi perbedaan pendapat ulama. Namun yang paling masyhur adalah tanggal 17 Ramadan.
Allah Ta'ala berfirman:
اِنَّاۤ اَنۡزَلۡنٰهُ فِىۡ لَيۡلَةٍ مُّبٰـرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنۡذِرِيۡنَ
Innaaa anzalnaahu fii lailatim mubaarakah; innaa kunnaa munziriin
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya ( Al-Qur'an ) pada malam yang diberkahi. (QS Ad-Dukhan: ayat 3).
Kemudian, di ayat lain disebutkan bahwa "Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang haq dan yang batil." (QS Al-Baqarah: ayat 185).
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu mengatakan bahwa Rasulullah bersabda:
"Allah menurunkan Qur'an sekaligus ke langit dunia, tetapi turunnya secara berangsur-angsur. Lalu Dia menurunkannya kepada Rasul-Nya bagian demi bagian". Kemudian Rasul SAW juga berkata," Al-Qur'an diturunkan pada malam Lailatulqadar , pada bulan Ramadan ke langit dunia sekaligus, lalu ia diturunkan secara berangsur-angsur".
Amalan Malam Nuzulul Qur'an
Keistimewaan malam Nuzul Al-Qur'an tentunya harus diisi dengan kegiatan yang baik pula. Umat Islam bisa menghidupkan malam ini dengan memperbanyak berdoa dan tadarus Al-Qur'an . Apa saja amalan yang baik di malam ini? Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam biasanya menghidupkan malam turunnya Al-Qur'an dengan bermudarasah, membaca Al-Qur'an bersama Malaikat Jibril 'alaihissalam di luar salat.Penuturan sahabat Huzaifah radhiallahu 'anhu tentang pengalaman beliau salat tarawih bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. "Pada suatu malam di bulan Ramadan , aku salat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di dalam bilik yang terbuat dari pelepah kurma.
Lihat Juga :