Khutbah Jum'at : Ramadan di Tengah Duka Kaum Muslimin
Jum'at, 29 Maret 2024 - 04:05 WIB
loading...
A
A
A
Mereka terancam ditangkap jika ketahuan berpuasa. Anak-anak sekolah, para pegawai negeri dna keluarga mereka dilarang berpuasa selama Ramadan. Pemerintah komunis China juga memata-matai warga Muslim Uighur. Tujuannya untuk memastikan agar mereka tidak menjalankan ibadah puasa.
Derita Muslim di Gaza dan Uighur baru sekelumit dari potret derita banyak muslim dunia. Masih banyak Muslim menderita di Suriah, India, Myanmar, all. Sulit bagi mereka merasakan nikmatnya ibadah selama Ramadan karena ancaman kelaparan.
Ketika kita di tanah air merasakan indahnya sahur dan berbuka puasa bersama keluarga, di beberapa negeri lain banyak saudara seiman yang hidup di tenda-tenda pengungsian ala kadarnya.
Mereka kehilangan semua anggota keluarganya, mereka juga tidak memiliki makanan untuk sahur dan berbuka. Inilah realita Ramadan di tengah derita umat yang terjadi hampir setiap tahun.
Sungguh berdosa kaum muslim yang tidak memikirkan dan memberikan bantuan kepada semsama Muslim. Sebabnya, Allah SWT telah mewajibkan kita untuk memberikan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan.
Firman Allah SWT :
(QS Al Anfal : 72)
Nabi Muhammad SAW juga sempat bersabda, "Seorang muslim itu saudara bagi muslim yang lain. Dia tidak boleh mengkhianati, mendustai dan menelantarkan saudaranya" (HR at Tirmidzi).
Apakah kaum muslim tidak menyadari bahwa pahala ibadah shaum bisa rusak akibat sikap egois, tidak peduli dan menahan diri dari menolong mereka yang membutuhkan. Semua itu adalah perkara yang diharamkan agama yang dapat membinasakan pahala puasa.
Rasulullah SAW pernah bersabda, "Betapa banyak orang berpuasa yang tidak mendapatkan apapun dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga" (HR an-Nasa'i).
Sikap tak acuh itulah yang ditunjukkan terutama oleh para pemimpin Dunia Islam, khususnya pemimpin Arab. Mereka bermain retorika dengan mengutuk dan menghimbau kepada dunia untuk menghentikan kekejaman Yahudi. Padahal mereka mengetahui jika ucapan mereka hanya akan dianggap sebagai omong kosong.
Derita Muslim di Gaza dan Uighur baru sekelumit dari potret derita banyak muslim dunia. Masih banyak Muslim menderita di Suriah, India, Myanmar, all. Sulit bagi mereka merasakan nikmatnya ibadah selama Ramadan karena ancaman kelaparan.
Ketika kita di tanah air merasakan indahnya sahur dan berbuka puasa bersama keluarga, di beberapa negeri lain banyak saudara seiman yang hidup di tenda-tenda pengungsian ala kadarnya.
Mereka kehilangan semua anggota keluarganya, mereka juga tidak memiliki makanan untuk sahur dan berbuka. Inilah realita Ramadan di tengah derita umat yang terjadi hampir setiap tahun.
Sungguh berdosa kaum muslim yang tidak memikirkan dan memberikan bantuan kepada semsama Muslim. Sebabnya, Allah SWT telah mewajibkan kita untuk memberikan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan.
Firman Allah SWT :
اِنَّ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَهَاجَرُوۡا وَجَاهَدُوۡا بِاَمۡوَالِهِمۡ وَاَنۡفُسِهِمۡ فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ وَالَّذِيۡنَ اٰوَوْا وَّنَصَرُوۡۤا اُولٰۤٮِٕكَ بَعۡضُهُمۡ اَوۡلِيَآءُ بَعۡضٍؕ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَلَمۡ يُهَاجِرُوۡا مَا لَـكُمۡ مِّنۡ وَّلَايَتِهِمۡ مِّنۡ شَىۡءٍ حَتّٰى يُهَاجِرُوۡا ۚ وَاِنِ اسۡتَـنۡصَرُوۡكُمۡ فِى الدِّيۡنِ فَعَلَيۡكُمُ النَّصۡرُ اِلَّا عَلٰى قَوۡمٍۢ بَيۡنَكُمۡ وَبَيۡنَهُمۡ مِّيۡثَاقٌ ؕ وَاللّٰهُ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ بَصِيۡرٌ
(QS Al Anfal : 72)
Nabi Muhammad SAW juga sempat bersabda, "Seorang muslim itu saudara bagi muslim yang lain. Dia tidak boleh mengkhianati, mendustai dan menelantarkan saudaranya" (HR at Tirmidzi).
Apakah kaum muslim tidak menyadari bahwa pahala ibadah shaum bisa rusak akibat sikap egois, tidak peduli dan menahan diri dari menolong mereka yang membutuhkan. Semua itu adalah perkara yang diharamkan agama yang dapat membinasakan pahala puasa.
Rasulullah SAW pernah bersabda, "Betapa banyak orang berpuasa yang tidak mendapatkan apapun dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga" (HR an-Nasa'i).
Sikap tak acuh itulah yang ditunjukkan terutama oleh para pemimpin Dunia Islam, khususnya pemimpin Arab. Mereka bermain retorika dengan mengutuk dan menghimbau kepada dunia untuk menghentikan kekejaman Yahudi. Padahal mereka mengetahui jika ucapan mereka hanya akan dianggap sebagai omong kosong.
Lihat Juga :