Khutbah Jum'at : Ramadan di Tengah Duka Kaum Muslimin

Jum'at, 29 Maret 2024 - 04:05 WIB
loading...
A A A
Lalu agar tidak kehilangan muka, mereka memberikan bantuan ala kadarnya. Itupun dilakukan dengan cara yang tidak manusiawi, seperti menjatuhkan bantuan dari udara ke pantai dan laut. Hingga banyak warga yang tidak sanggup mencapai lokasi jatuhnya bantuan.

Ada beberapa penyebab penderitaan umat masih berlangsung. Pertama : Umat masih terbelenggu dengan paham nasionalisme yang menyebabkan hilangnya sikap peduli dan kemauan menolong saudara seiman.

Padahal paham egoisme dalam wujud nasionalisme ini diharamkan oleh Nabi Muhammad SAW. "Siapa saja yang berbangga-bangga dengan slogan-slogan shabiyah, maka suruhlah dia menggigit kemaluan ayahnya, dan tidak usah pakai bahasa kiasan terhadapnya" (HR al Bukhari).

Kedua : Umat Muslim, khususnya para pemimpin mereka, masih memberikan loyalitas dan kepercayaan pada negara-negara barat damn lembaga-lembaga internasional yang mereka dirikan, seperti PBB atau ICJ. Umat seperti lupa bahwa negara Barat adalah perancang kelahiran Zionis untuk menciptakan petaka di dunia Muslim.

Ketiga : Para pemimpin Dunia Islam telah lama menjadi penguasa boneka yang tunduk pada arahan politik Barat. Memang sebagian mereka dipilih oleh rakyat, tetapi atas restu negara-negara Barat. Karena itu tidak mungkin mereka menentang kekuasaan Barat.

Keempat : Umat masih belum sepenuhnya sadar bahwa berbagai penderitaan yang mereka alami hanya bisa dibebaskan dengan kekuatan mandiri di bawah kepemimpinan Khalifah Islamiyah. Kebutuhan umat akan akan institusi Khilafah Islamiyah adalah mutlak.

Khalifah adalah institusi yang ditunjuk oleh syariat untuk mengurus hukum-hukum Islam. Khalifah juga bertugas melindungi setiap muslim dari berbagai ancaman.

Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh Imam (Khalifah) adalah perisai orang-orang berperang di belakang dia dan berlindung kepada dirinya (HR Muslim).

Inilah empat hal yang harus segera diatasi jika umat ingin membebaskan diri dari penderitaan. Tidak mungkin datang pertolongan dan kemenangan tanpa menjalankan kausalitas yang wajib ditempuh oleh umat.

Baca juga: Menghapus Stigma Islamofobia dengan Keberkahan Puasa Ramadan

Wallahu a'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Muslimverse Luncurkan...
Muslimverse Luncurkan Tantangan Harian Ramadhan, Hadiah Umrah Gratis hingga Uang Tunai
Tak Sengaja Makan Daging...
Tak Sengaja Makan Daging Babi, Apa yang Harus Dilakukan Seorang Muslim?
Jangan Main Handphone...
Jangan Main Handphone saat Khotib Khotbah Jumat! Ini Hukumnya
Amazing Muharram 2025...
Amazing Muharram 2025 Sukses Digelar di Tokyo, Aa Gym hingga Ivan Gunawan Jadi Pembicara
Promosi Islam ala Muslim...
Promosi Islam ala Muslim Asia Tenggara
Rekomendasi
Panas Matahari Bisa...
Panas Matahari Bisa Mempengaruhi Aktivitas Gempa Bumi
Subuh ke Magrib hanya...
Subuh ke Magrib hanya 1 Jam, Puasa di Murmansk Cuma 60 Menit
Bangunan 13 Lantai di...
Bangunan 13 Lantai di Chili Tiba-tiba Ditelan Bumi
Artikel Terkini
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Infografis
Lima Makanan Sehat Pereda...
Lima Makanan Sehat Pereda Demam di Tengah Pandemi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved