Nubuat Nabi Muhammad SAW tentang Perang Besar dan Pemenangnya
Jum'at, 19 April 2024 - 12:51 WIB
loading...
Hadis Nabi mengatakan Perang Besar terjadi karena perebutan emas Sungai Eufrat ketika sungai tersebut menunjukkan gunung emasnya. Ilustrasi/Foto: Ist
A
A
A
Syaikh Imran Nazar Hosein menyatakan kemenangan bangsa Rûm pada akhir zaman berdasarkan nubuat Nabi Muhammad SAW mengenai adanya al-malhamah al-kubra atau perang besar.
Al-malhamah berasal dari kata lahm yang artinya daging dan bentuk jamaknya al-malâhim yang berarti perang yang memakan banyak korban.
Jika kata al-malhamah berdampingan dengan kata al-kubra, artinya perang besar yang memakan banyak korban. Al-malhamah al-kubra merupakan salah satu tanda-tanda besar hari kiamat.
"Peristiwa ini banyak disebutkan dalam hadis-hadis Nabi SAW dan diriwayatkan oleh banyak ulama hadis yang disebut 'perang dunia terbesar'," tulis Syaikh Imran Nazar Hosein dalam bukunya berjudul "Al-Qur'an, Perang Besar & Dunia Barat" (Al Malhama atau Armagedon)".
Baca juga: Sungai Efrat Mengalami Kekeringan, Apakah Pertanda Kiamat Sudah Dekat?
Perang ini juga diberi istilah Armageddon, referensi orang Kristen, yang tentu saja berbeda detail dan interpretasi di pihak mereka, meskipun juga merujuk pada perang besar di akhir zaman.
Dalam pandangannya mengenai al-malhamah al-kubra, Imran memuat hadis mengenai perang besar yang akan terjadi di mana 99% dari semua petarungnya akan terbunuh. Perang ini unik karena belum pernah ada perang dalam sejarah di mana 99% orang yang berperang akan terbunuh.
Hal yang sangat aneh mengenai perang ini ketika perang tersebut terus berlanjut meskipun semua pasukan yang akan bertempur mengetahui sedikitnya yang akan selamat setelah perang berakhir.
Hal ini menjadikan jelasnya nubuat Nabi Muhammad bahwa setiap pasukan akan berkata bahwa kamilah yang akan bertahan hidup. Tidak sulit bagi kita untuk menyadari bahwa perang akan dipertarungkan dengan senjata pemusnah massal, seperti senjata nuklir dan termonuklir yang belum pernah digunakan dalam perang.
Perang besar yang akan datang adalah perang semacam itu. Perang tersebut begitu dekat sehingga bisa terjadi kapan saja.
Al-malhamah berasal dari kata lahm yang artinya daging dan bentuk jamaknya al-malâhim yang berarti perang yang memakan banyak korban.
Jika kata al-malhamah berdampingan dengan kata al-kubra, artinya perang besar yang memakan banyak korban. Al-malhamah al-kubra merupakan salah satu tanda-tanda besar hari kiamat.
"Peristiwa ini banyak disebutkan dalam hadis-hadis Nabi SAW dan diriwayatkan oleh banyak ulama hadis yang disebut 'perang dunia terbesar'," tulis Syaikh Imran Nazar Hosein dalam bukunya berjudul "Al-Qur'an, Perang Besar & Dunia Barat" (Al Malhama atau Armagedon)".
Baca juga: Sungai Efrat Mengalami Kekeringan, Apakah Pertanda Kiamat Sudah Dekat?
Perang ini juga diberi istilah Armageddon, referensi orang Kristen, yang tentu saja berbeda detail dan interpretasi di pihak mereka, meskipun juga merujuk pada perang besar di akhir zaman.
Dalam pandangannya mengenai al-malhamah al-kubra, Imran memuat hadis mengenai perang besar yang akan terjadi di mana 99% dari semua petarungnya akan terbunuh. Perang ini unik karena belum pernah ada perang dalam sejarah di mana 99% orang yang berperang akan terbunuh.
Hal yang sangat aneh mengenai perang ini ketika perang tersebut terus berlanjut meskipun semua pasukan yang akan bertempur mengetahui sedikitnya yang akan selamat setelah perang berakhir.
Hal ini menjadikan jelasnya nubuat Nabi Muhammad bahwa setiap pasukan akan berkata bahwa kamilah yang akan bertahan hidup. Tidak sulit bagi kita untuk menyadari bahwa perang akan dipertarungkan dengan senjata pemusnah massal, seperti senjata nuklir dan termonuklir yang belum pernah digunakan dalam perang.
Perang besar yang akan datang adalah perang semacam itu. Perang tersebut begitu dekat sehingga bisa terjadi kapan saja.
Lihat Juga :