Kisah Biaggio Walsh Cucu Muhammad Ali Pergi Umrah: Terhubung dengan Tuhan
Minggu, 12 Mei 2024 - 05:15 WIB
loading...
Biaggio Walsh. Foto: al arabiya
A
A
A
Petarung Mixed Martial Arts (MMA), Biaggio Walsh , mengaku bisa menunaikan ibadah umrah adalah merupakan pengalaman “luar biasa” yang tidak akan pernah ia lupakan.
Cucu petinju legendaris Muhammad Ali ini kepada Al Arabiya English bercerita selama tur pers singkat di Timur Tengah pada bulan April, ia singgah di Makkah untuk menjalani ibadah umrah.
Ini adalah pertamakalinya bagi pemain berusia 25 tahun ini mengindakkan kakinya di Tanah Suci . Ia ke Makkah bersama Wakil Presiden Liga Petarung Profesional Loren Mack.
Baca juga: Laksanakan Ibadah Umrah, Biaggio Walsh Cucu Muhammad Ali Puji Tradisi dan Budaya Saudi
Berhubungan dengan Tuhan
Mereka berdua didampingi seorang pembimbing. Sang pembimbing tidak bisa berbahasa Inggris. Ia membacakan doa dengan suara keras dalam bahasa Arab dan Walsh serta Mack kemudian akan meniru apa yang dia katakan saat mereka mengelilingi Kakbah.
“Kami punya seseorang di sana, dia tidak bisa berbahasa Inggris. Tapi dia menyuruh kami melafalkan semua yang dia katakan. Saya mencoba yang terbaik, saya tidak bisa berbicara bahasa Arab, tapi kami melafalkan semua yang dia katakan,” katanya.
“Kami dibimbing dengan cara yang luar biasa. Orang-orang mengikuti bacaan kami. Itu adalah pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan, dan saya berharap keluarga saya bisa mengalaminya.”
Pada Maret, Walsh juga sempat bercerita bahwa dia sedang dalam perjalanan baru untuk meningkatkan imannya dan bahkan menjalankan ibadah puasa selama Ramadan.
Umrah adalah kesempatan lain baginya untuk meningkatkan hubungannya dengan Tuhan dan terhubung dengan Islam.
Baca juga: Pertarungan Amatir Terakhir Biaggio Ali Walsh Cucu Muhammad Ali
“Itulah yang kami lakukan dalam hidup ini. Kami ingin berusaha untuk lebih sadar akan Tuhan, membuat keputusan yang tepat, dan menjadi orang yang lebih baik.”
Atlet tersebut berkata bahwa dia berharap dengan tidak segan-segan berbicara tentang spiritualitasnya dan memeluk Islam akan membantu mengubah persepsi masyarakat terhadap Muslim juga.
Cucu petinju legendaris Muhammad Ali ini kepada Al Arabiya English bercerita selama tur pers singkat di Timur Tengah pada bulan April, ia singgah di Makkah untuk menjalani ibadah umrah.
Ini adalah pertamakalinya bagi pemain berusia 25 tahun ini mengindakkan kakinya di Tanah Suci . Ia ke Makkah bersama Wakil Presiden Liga Petarung Profesional Loren Mack.
Baca juga: Laksanakan Ibadah Umrah, Biaggio Walsh Cucu Muhammad Ali Puji Tradisi dan Budaya Saudi
Berhubungan dengan Tuhan
Mereka berdua didampingi seorang pembimbing. Sang pembimbing tidak bisa berbahasa Inggris. Ia membacakan doa dengan suara keras dalam bahasa Arab dan Walsh serta Mack kemudian akan meniru apa yang dia katakan saat mereka mengelilingi Kakbah.
“Kami punya seseorang di sana, dia tidak bisa berbahasa Inggris. Tapi dia menyuruh kami melafalkan semua yang dia katakan. Saya mencoba yang terbaik, saya tidak bisa berbicara bahasa Arab, tapi kami melafalkan semua yang dia katakan,” katanya.
“Kami dibimbing dengan cara yang luar biasa. Orang-orang mengikuti bacaan kami. Itu adalah pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan, dan saya berharap keluarga saya bisa mengalaminya.”
Pada Maret, Walsh juga sempat bercerita bahwa dia sedang dalam perjalanan baru untuk meningkatkan imannya dan bahkan menjalankan ibadah puasa selama Ramadan.
Umrah adalah kesempatan lain baginya untuk meningkatkan hubungannya dengan Tuhan dan terhubung dengan Islam.
Baca juga: Pertarungan Amatir Terakhir Biaggio Ali Walsh Cucu Muhammad Ali
“Itulah yang kami lakukan dalam hidup ini. Kami ingin berusaha untuk lebih sadar akan Tuhan, membuat keputusan yang tepat, dan menjadi orang yang lebih baik.”
Atlet tersebut berkata bahwa dia berharap dengan tidak segan-segan berbicara tentang spiritualitasnya dan memeluk Islam akan membantu mengubah persepsi masyarakat terhadap Muslim juga.
Lihat Juga :