Perkemahan Solidaritas Gaza: Menjamur di Eropa, Australia, Meksiko dan Jepang

Rabu, 15 Mei 2024 - 05:15 WIB
loading...
Perkemahan Solidaritas...
Polisi berhadapan dengan mahasiswa pro-Palestina setelah menghancurkan sebagian barikade perkemahan di kampus Universitas California, Los Angeles (UCLA). Foto: Al Jazeera
A A A
“Kami mendidik generasi masa depan.”
“Kami berusaha untuk membawa kemanusiaan ke depan.”
“Kami ingin menciptakan dunia yang hebat.”
“Kami berkomitmen untuk memperbaiki masyarakat global kami.”

"Semboyan universitas seperti itu yang diteriakkan mahasiswa dalam demonstrasi menentang genosida Israel dalam beberapa bulan terakhir, terbukti tidak lain hanyalah slogan-slogan yang tidak berguna," tulis Prof Somdeep Sen dalam artikelnya berjudul "Gaza solidarity encampments: We, as educators, need to protect our students" yang dilansir Al Jazeera Senin, 13 Mei 2024.

Somdeep Sen adalah Associate Professor Studi Pembangunan Internasional di Universitas Roskilde di Denmark . Dia penulis buku "Decolonizing Palestine: Hamas between the Anticolonial and the Postcolonial" (Cornell University Press, 2020).

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Belakangan ini aksi duduk dengan membangun tenda-tenda yang dipimpin mahasiswa telah bermunculan di kampus-kampus Amerika Serikat . Mahasiswa yang melakukan protes menuntut institusi mereka menyerukan gencatan senjata segera di Gaza dan melakukan divestasi dari perusahaan-perusahaan yang berbisnis dengan Israel .

Namun alih-alih memenuhi tuntutan mereka dengan itikad baik, para rektor universitas malah melepaskan penegakan hukum Amerika yang tidak terkendali terhadap mahasiswa yang berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Palestina , yang sedang menghadapi genosida. Polisi telah memasuki kampus-kampus dengan perlengkapan antihuru-hara, membongkar perkemahan dengan kekerasan, menganiaya pengunjuk rasa, dan menangkap ratusan orang.

Melihat semua itu, kita diingatkan bahwa universitas masa kini bukanlah tempat yang peduli untuk memberikan inspirasi perubahan atau membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan tinggi. Negara ini hanya terikat pada kepentingan-kepentingan politik dan ekonomi yang seringkali berkumpul di dalam tembok-temboknya.

"Jadi, sekarang saatnya bagi kita, para pendidik, untuk mengambil tindakan dan melindungi siswa kita," ujar Somdeep Sen. Memang benar, banyak dosen pemberani yang menempatkan diri mereka dalam bahaya.

Baca juga: Genosida Israel Menimbulkan Bencana Lingkungan dan Iklim

Pada tanggal 22 April, staf pengajar Universitas New York (NYU) terlihat membentuk rantai di sekitar perkemahan solidaritas Palestina ketika para pengunjuk rasa bersiap untuk berdoa. Mereka melakukan hal yang sama keesokan harinya ketika Departemen Kepolisian New York (NYPD) memasuki kampus untuk membongkar perkemahan setelah pihak administrasi universitas meminta mereka untuk turun tangan.

NYPD menuduh fakultas melakukan kekerasan terhadap penegakan hukum. Namun para saksi mengatakan bahwa mereka hanya melindungi siswa mereka “dari polisi anti huru hara yang bersenjata lengkap”.

Setelah itu, fakultas dari beberapa departemen di NYU menulis surat kepada pimpinan universitas, mengutuk intervensi NYPD. Surat dari Fakultas Hukum NYU menyebut intervensi polisi sebagai “noda di universitas”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Masjid At-Thohir Los...
Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Rekomendasi
Jepang Menemukan 7.000...
Jepang Menemukan 7.000 Lebih Pulau Baru
4 Fakta Menarik Partikel...
4 Fakta Menarik Partikel Tuhan, Penemuan Ilmuwan Cern yang Disebut Bisa Memicu Kiamat
Bintang Ini Jadi Petunjuk...
Bintang Ini Jadi Petunjuk Kelahiran Nabi Isa yang Diabadikan Injil dan Al-Quran
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Infografis
Moskow, Kota Muslim...
Moskow, Kota Muslim Terbesar di Benua Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved