Petugas Daker Bandara Jadi Satgas Muzdalifah saat Puncak Haji 2024, Ini Tugasnya
Kamis, 06 Juni 2024 - 18:12 WIB
loading...
A
A
A
Harun menambahkan, sebanyak 1.900 petugas akan disiapkan selama operasional Armuzna. Nantinya akan dibagi tugas baik itu Satgas Arafah, Satgas Muzdalifah, Satgas Mina dan Satgas Jamarot. “Mereka akan kita tempatkan untuk mengcover pos Mina dan Pos Rute jemaah yang akan melaksanakan Jamarot," ucapnya
Sementara mengenai tugas di Mina, Harun memberikan penjelasan. Pihaknya akan menyiapkan pos-pos pemantauan untuk memberikan pelayanan kepada para jemaah.
"Penugasan teman-teman petugas di Mina setelah kita petakan adanya Pos Mina dan Pos Rute karena pertimbangannya tadi karena jaraknya cukup lumayan buat jemaah melakukan kegiatan di Jamarot. Karena itu untuk memberikan pelayanan pemantauan kita akan memberikan titik-titik pos. Pos Mina dan Pos Rute sehingga dengan Pos Mina itu membantu sektor-sektor dalam memberikan pelayanan. Kemudian yang ada di jalur itu juga akan bisa memantau langsung pergerakan jemaah yang berangkat menuju Jamarot dan yang pulang dari Jamarot. Sehingga ketika dibutuhkan pelayanan terhadap jamaah bisa langsung teratasi. Inilah harapan kita."
Harun kembali mengingatkan kepada jemaah haji Indonesia agar benar-benar menyiapkan fisik menghadapi Armuzna.
"Kami berpesan kepada jamaah karena puncaknya nanti adalah Armuzna agar bisa menjaga kesehatan. Jangan memaksakan kegiatan-kegiatan yang menguras fisik dan juga persiapkan mental dan juga tentunya obat-obatan yang biasa dikonsumsi dibawa nanti. Kemudian juga menjaga kedisiplinan, siapkan mental pelayanan dan tentunya juga mengharapkan keberkahan," ujarnya.
Sementara mengenai tugas di Mina, Harun memberikan penjelasan. Pihaknya akan menyiapkan pos-pos pemantauan untuk memberikan pelayanan kepada para jemaah.
"Penugasan teman-teman petugas di Mina setelah kita petakan adanya Pos Mina dan Pos Rute karena pertimbangannya tadi karena jaraknya cukup lumayan buat jemaah melakukan kegiatan di Jamarot. Karena itu untuk memberikan pelayanan pemantauan kita akan memberikan titik-titik pos. Pos Mina dan Pos Rute sehingga dengan Pos Mina itu membantu sektor-sektor dalam memberikan pelayanan. Kemudian yang ada di jalur itu juga akan bisa memantau langsung pergerakan jemaah yang berangkat menuju Jamarot dan yang pulang dari Jamarot. Sehingga ketika dibutuhkan pelayanan terhadap jamaah bisa langsung teratasi. Inilah harapan kita."
Harun kembali mengingatkan kepada jemaah haji Indonesia agar benar-benar menyiapkan fisik menghadapi Armuzna.
"Kami berpesan kepada jamaah karena puncaknya nanti adalah Armuzna agar bisa menjaga kesehatan. Jangan memaksakan kegiatan-kegiatan yang menguras fisik dan juga persiapkan mental dan juga tentunya obat-obatan yang biasa dikonsumsi dibawa nanti. Kemudian juga menjaga kedisiplinan, siapkan mental pelayanan dan tentunya juga mengharapkan keberkahan," ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :