Cara Terbaik Menghilangkan Rasa Bersalah
Senin, 10 Juni 2024 - 08:15 WIB
loading...
Jika kesalahan yang diperbuat kepada Allah SWT maka bertaubatlah, sedangkan jika bersalah kepada manusia maka seringlah berbuat kebaikan . Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Semua orang pasti berbuat kesalahan dan hal itu adalah manusiawi. Namun, bagaimana jika seseorang terus menerus merasa bersalah dan menyalahkan diri sendiri maka hal tersebut bisa berefek buruk pada jiwanya.
Sehingga tidak akan semangat menjalani hidup, merasa tak berguna, bahkan bisa merasa putus asa terhadap rahmat Allah. Hal itu yang harus diwaspadai dan disembuhkan.
Menurut Ustadz dr. Raehanul Bahraen, MSc, Alumnus Ma’had Al Ilmi Yogyakarta, perlu diketahui bahwa manusia tidak akan bisa lepas dari perbuatan salah .
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Setiap anak Adam adalah bersalah dan sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang mau bertaubat.” (HR At-Tirmidzi, no. 2499)
Kata خَطَّاءٌ dalam bahasa Arab adalah sighah mubalaghah, yang bermakna sering melakukan kesalahan.
"Kenyataan inilah yang perlu disadari dan dimaklumi oleh orang yang merasa dirinya pendosa, sehingga dia tidak terus berlarut-larut dalam rasa bersalah dan menyalahkan diri sendiri.
Lebih dari itu, sebesar apapun dosa seorang manusia, akan diampuni oleh Allah jika dia bertaubat dan kembali kepada Allah,"papar dai yang berprofesi dokter ini.
Allah Ta'ala berfirman,
Sehingga tidak akan semangat menjalani hidup, merasa tak berguna, bahkan bisa merasa putus asa terhadap rahmat Allah. Hal itu yang harus diwaspadai dan disembuhkan.
Menurut Ustadz dr. Raehanul Bahraen, MSc, Alumnus Ma’had Al Ilmi Yogyakarta, perlu diketahui bahwa manusia tidak akan bisa lepas dari perbuatan salah .
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ
“Setiap anak Adam adalah bersalah dan sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang mau bertaubat.” (HR At-Tirmidzi, no. 2499)
Kata خَطَّاءٌ dalam bahasa Arab adalah sighah mubalaghah, yang bermakna sering melakukan kesalahan.
"Kenyataan inilah yang perlu disadari dan dimaklumi oleh orang yang merasa dirinya pendosa, sehingga dia tidak terus berlarut-larut dalam rasa bersalah dan menyalahkan diri sendiri.
Lebih dari itu, sebesar apapun dosa seorang manusia, akan diampuni oleh Allah jika dia bertaubat dan kembali kepada Allah,"papar dai yang berprofesi dokter ini.
Allah Ta'ala berfirman,
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Lihat Juga :