Menag Minta Mashariq Tuntaskan Smart Card Jemaah Indonesia H-1 Wukuf

Jum'at, 14 Juni 2024 - 10:34 WIB
loading...
Menag Minta Mashariq...
Menag Desak Mashariq Tuntaskan Smart Card Jemaah Indonesia H-1 Wukuf/MCH 2024
A A A
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada Mashariq untuk menuntaskan pendistribusian smart card jemaah haji Indonesia H-1 wukuf di Arafah . Pasalnya, dua hari menjelang pelaksanaan puncak haji di Arafah Muzdalifah Mina (Armuzna) pada Sabtu (15/6/2024) besok, belum semua calon jemaah haji (CJH) Indonesia memiliki smart card atau kartu nusuk.

Menag Yaqut Cholil Qoumas bersama anggota Amirul Hajj, Alissa Wahid, membahas khusus masalah ini dengan mashariq (penyedia paket layanan haji yang ditunjuk Arab Saudi). Sekitar 12 persen dari 241 ribu CJH Indonesia (sekitar 29 ribu orang) masih belum menerima kartu khusus yang menjadi tiket masuk ke Armuzna.

Baca Juga: 1.169 Tenda Siap Dipakai Jemaah Haji Indonesia, Ini Fasilitasnya

Tokoh kelahiran Rembang itu meminta pihak mashariq agar seluruh smart card sudah terdistribusi kepada CJH yang belum menerima. Paling lambat H-1 jelang pelaksanaan wukuf di Arafah. ”Mengingat hal ini bisa menimbulkan masalah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Yaqut mengklarifikasi pemicu belum selesainya kartu yang juga dikenal dengan nama kartu nusuk itu. Pihak mashariq menyebut, hal itu disebabkan adanya sejumlah kendala di balik proses pencetakan kartu nusuk. ''Untuk diketahui, produksi smart card itu dilakukan oleh perusahaan penyedia,'' kata perwakilan Mashariq, Amin Indragiri.

Namun, Amin berjanji akan mengupayakan agar seluruh smart card sudah bisa terdistribusi kepada semua CJH Indonesia sebelum pelaksanaan ibadah puncak haji berlangsung. Sementara itu, anggota Amirul Hajj, Alissa Wahid, menceritakan bahwa belum tuntasnya distribusi kartu nusuk membawa dampak negatif bagi CJH Indonesia, terutama yang belum memilikinya.

Sebab, ternyata kartu nusuk tidak hanya diperlukan saat pelaksanaan ibadah puncak haji di Armuzna. Tapi juga saat melaksanakan kegiatan di Masjidilharam. ”Banyak jemaah Indonesia yang sempat berurusan dengan pihak keamanan karena saat diminta kartu nusuknya, tapi tak bisa menunjukkan. Akibatnya, mereka tak bisa masuk masjid,'' katanya.

Karena itu, dia meminta kepada mashariq untuk benar-benar memperhatikan masalah ini. Seperti diketahui, pada musim haji tahun ini, jamaah haji dari seluruh negara di dunia, termasuk CJH Indonesia, wajib memiliki smart card. Kartu ini jadi "tiket masuk" menuju Armuzna. Kartu ini merupakan buntut kebijakan Arab Saudi untuk memblokade jemaah tanpa visa haji masuk Makkah maupun Armuzna.

Baca Juga: Satgas Muzdalifah Harus Komitmen Beri Layanan Terbaik untuk Jemaah Indonesia

Akibat kebijakan smart card ini, skema pemberangkatan CJH dari hotel menginap ke Armuzna berubah. Di mana, saat hendak naik bus yang mengantar ke Arafah, setiap jemaah akan diperiksa dan di-scan dulu kartunya oleh petugas dari masyariq. Jika lolos, dia bisa masuk bus. Jika tidak, maka keberangkatannya ditunda sementara.

Sebelumnya, Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah menyiapkan skenario jika jemaah belum memperoleh smart hingga pemberangkatan menuju Arafah pada 8 Dzulhijjah atau Jumat (14/6). ”Jemaah yang belum dapat smart card, maka keberangkatannya ditunda sampai dapat kartu. Lalu diikutkan keberangkatan berikutnya. Kemenag RI juga sudah menyiapkan skenario darurat jika kartu tetap tidak jadi. "InsyaAllah waktunya masih sangat cukup. Dan semua jemaah akan tetap bisa ke Armuzna," kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag RI Subhan Cholid.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
444 Jemaah Haji Kloter...
444 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Bekasi Tiba di Tanah Air
391 Jemaah Haji Kloter...
391 Jemaah Haji Kloter JKG-01 Tiba di Tanah Air
Ada Corridor Gate, Jemaah...
Ada Corridor Gate, Jemaah Haji Jakarta dan Surabaya Tidak Perlu Antre Imigrasi
Sertifikat Haji 1447...
Sertifikat Haji 1447 H Sudah Rilis! Begini Cara Mudah Unduh Dokumen dari HP Jemaah
Rekomendasi
Cara Suku Maya Menghitung...
Cara Suku Maya Menghitung Fenomena Alam yang Akan Terjadi Terungkap!
Panas Ekstrem Terus...
Panas Ekstrem Terus Berlanjut, Krisis Air Mengancam Separuh Hasil Pertanian di Dunia
Lebih Dulu Zigot atau...
Lebih Dulu Zigot atau Embrio? Perspektif Al-Quran dan Sains Modern
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved