Bacaan Doa di Hari Tasyrik, Jangan Lupa Amalkan!
Selasa, 18 Juni 2024 - 10:54 WIB
loading...
Bacaan doa di Hari Tasyrik atau pada tanggal 11,12,13 Dzulhijjah, umumnya dikenal dengan Doa Sapu Jagat dan dianjurkan diamalkan sebanyak mungkin. Foto ilustrasi/ist.
A
A
A
Bacaan doa di Hari Tasyrik atau pada tanggal 11,12,13 Dzulhijjah, dianjurkan untuk diamalkan kaum muslimin. Doa tersebut umumnya dikenal dengan 'Doa Sapu Jagat'.
Hari Tasyrik sendiri adalah hari yang memiliki kemuliaan. Rasulullah shalllahu alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala adalah hari Idul Adha dan yaumul qarr (hari tasyriq)” (HR. Abu Daud no. 1765, dishahihkan oleh Al-Albani).
Selain itu Hari Tasyrik juga hari menyantap makanan dan minuman, serta hari di mana kita dianjurkan banya berzikir mengingat Allah, sebagaimana firman Allah,
“Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang (hari tasyrik)” (QS. Al Baqarah: 203).
Dan Sabda Rasulullah shallahu alaihi wa sallam,
“Hari Taysrik adalah hari makan, minum dan meningat Allah” (HR. Muslim)
Lantas, bagaimana bacaan doanya di Hari Tasyrik ini? Menurut Ustaz Raehanul Bahraen, orang Indonesia mengenalnya dengan doa “sapu jagat”. Hal ini berdasarkan firman Allah,
“Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa:
Hari Tasyrik sendiri adalah hari yang memiliki kemuliaan. Rasulullah shalllahu alaihi wa sallam bersabda,
ﺇِﻥَّ ﺃَﻋْﻈَﻢَ ﺍﻷَﻳَّﺎﻡِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟﻨَّﺤْﺮِ ﺛُﻢَّ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟْﻘَﺮِّ
“Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala adalah hari Idul Adha dan yaumul qarr (hari tasyriq)” (HR. Abu Daud no. 1765, dishahihkan oleh Al-Albani).
Selain itu Hari Tasyrik juga hari menyantap makanan dan minuman, serta hari di mana kita dianjurkan banya berzikir mengingat Allah, sebagaimana firman Allah,
ﻭَﺍﺫْﻛُﺮُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻓِﻲ ﺃَﻳَّﺎﻡٍ ﻣَﻌْﺪُﻭﺩَﺍﺕٍ
“Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang (hari tasyrik)” (QS. Al Baqarah: 203).
Dan Sabda Rasulullah shallahu alaihi wa sallam,
ﺃﻳﺎﻡ ﺍﻟﺘﺸﺮﻳﻖ ﺃﻳﺎﻡ ﺃﻛﻞ ﻭﺷﺮﺏ ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ
“Hari Taysrik adalah hari makan, minum dan meningat Allah” (HR. Muslim)
Lantas, bagaimana bacaan doanya di Hari Tasyrik ini? Menurut Ustaz Raehanul Bahraen, orang Indonesia mengenalnya dengan doa “sapu jagat”. Hal ini berdasarkan firman Allah,
فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ, وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa:
Lihat Juga :