Haji Tahun 2024 Lebih Baik, Wakil Ketua MPR: Indikatornya Jelas

Kamis, 20 Juni 2024 - 21:16 WIB
loading...
Haji Tahun 2024 Lebih...
Wakil Ketua MPR Yandri Susanto berkunjung ke Kantor Misi Haji Daerah Kerja (Daker) Makkah di Syisah-Makkah, Rabu (19/6/2024). Foto: SINDOnews/Andryanto Wisnuwidodo
A A A
MAKKAH - Wakil Ketua MPR Yandri Susanto menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2024 jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Dia menilai indikator untuk mengukurnya sangat jelas dan mudah dilihat.

“Saya pantau dari awal, mulai pemberangkatan dari Tanah Air, lalu pemberangkatan kloter pertama sampai terakhir, dan puncaknya Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina), saya berkesimpulan pelaksanaan haji tahun ini jauh lebih baik dari tahun lalu. Ukurannya sangat jelas dan masyarakat gampang melihatnya,” ujar Yandri saat berkunjung ke Kantor Misi Haji Daerah Kerja (Daker) Makkah di Syisah-Makkah, Rabu (19/6/2024).

Baca juga: Inilah 4 Satgas Armuzna dan Tugasnya saat Puncak Haji 2024

Dia menyebutkan sejumlah indikator sukses penyelenggaraan haji tahun ini. Misalnya, pergerakan jemaah di Muzdalifah lancar. Angka wafat dan rawat jemaah juga menurun dibanding tahun sebelumnya.

“Misalnya, tahun lalu ada tragedi Muzdalifah, sekarang alhamdulillah tidak ada. Dulu banyak yang meninggal, bahkan hampir mencapai 800, sekarang jauh menurun,” kata Yandri yang pernah menjabat Ketua Komisi VIII DPR ini.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada 20 Juni 2024, yang diakses pukul 12.30 Waktu Arab Saudi, total jemaah wafat berjumlah 193 orang.

Rinciannya, 19 jemaah wafat di Madinah, 138 jemaah wafat di Makkah, dan 3 jemaah wafat di Jeddah. Pada puncak haji, 6 jemaah wafat di Arafah dan 27 jemaah wafat di Mina.

Sementara, data di hari yang sama atau puncak haji tahun 2023, sebanyak 313 jemaah haji yang wafat, sekitar 63 di antaranya wafat di Arafah dan Mina.

“Saya pantau juga di pos-pos kesehatan, serapan obat yang dipakai sekitar 50%. Artinya banyak orang sehat. Artinya gagasan istithaah kesehatan dari Kemenag membuahkan hasil,” kata Yandri.

Soal menurunnya angka rawat jemaah pada periode puncak haji juga ditegaskan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji Kemenkes Liliek Merhaendro Susilo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Rekomendasi
NASA Laporkan Gunung...
NASA Laporkan Gunung Berapi Bawah Laut Teraktif di Dunia Keluarkan Gelembung
Deretan Ilmuwan Penemu...
Deretan Ilmuwan Penemu Teori Fenomena Alam
Hampir 2 Juta Petir...
Hampir 2 Juta Petir Menyambar Australia dalam Waktu 24 Jam
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Infografis
Besaran Biaya Ibadah...
Besaran Biaya Ibadah Haji Tahun 2024 Setiap Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved