Haji Tahun 2024 Lebih Baik, Wakil Ketua MPR: Indikatornya Jelas
Kamis, 20 Juni 2024 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, jemaah haji yang sakit pada tahun ini juga cenderung menurun dibandingkan tahun lalu. Indikatornya adalah bed yang disediakan di Pusat Kesehatan Mina tidak semuanya terpakai.
“Artinya, jemaah sakit tidak banyak. Dari 20 bed yang disediakan, 5 bed nganggur,” kata Liliek saat ditemui di Pos Kesehatan Jalur Jamarat pada 18 Juni 2024.
Ketersediaan obat juga masih banyak. Dari 100 persen kapasitas yang dibawa, belum 50 persennya terpakai sehingga stok obat sampai sekarang masih banyak.
Liliek melihat mayoritas jemaah haji Indonesia dalam kondisi sehat selama musim haji 2024. Salah satu faktor penyebabnya adalah kebijakan murur yang diterapkan pemerintah untuk pertama kali.
Dampaknya, jemaah risiko tinggi, lanjut usia, dan disabilitas terlayani serta tidak terlalu mengalami kelelahan. "Murur dampaknya luar biasa. Dengan Murur itu indikatornya kalau kita secara logika saja, di pos kesehatan Mina juga nggak begitu banyak yang sakit," ujarnya.
“Artinya, jemaah sakit tidak banyak. Dari 20 bed yang disediakan, 5 bed nganggur,” kata Liliek saat ditemui di Pos Kesehatan Jalur Jamarat pada 18 Juni 2024.
Ketersediaan obat juga masih banyak. Dari 100 persen kapasitas yang dibawa, belum 50 persennya terpakai sehingga stok obat sampai sekarang masih banyak.
Liliek melihat mayoritas jemaah haji Indonesia dalam kondisi sehat selama musim haji 2024. Salah satu faktor penyebabnya adalah kebijakan murur yang diterapkan pemerintah untuk pertama kali.
Dampaknya, jemaah risiko tinggi, lanjut usia, dan disabilitas terlayani serta tidak terlalu mengalami kelelahan. "Murur dampaknya luar biasa. Dengan Murur itu indikatornya kalau kita secara logika saja, di pos kesehatan Mina juga nggak begitu banyak yang sakit," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :