7 Inovasi dan Perbaikan yang Dilakukan Kemenag untuk Sukseskan Layanan Haji 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 21:08 WIB
loading...
A A A
5. Mina Jadid Tak Digunakan
Kementerian Agama membuat kebijakan baru dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024 terkait penempatan jemaah Indonesia di Mina, yakni jemaah tidak akan ditempatkan di Mina Jadid, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.Mina Jadid berada di kawasan Muzdalifah atau sekitar 7 km menuju ke Jamarat. Dalam rangkaian ibadah haji, jemaah sedikitnya 3 kali bolak balik dari Mina ke Jamarat.

Perubahan ini sebagai upaya menambah kenyamanan jemaah haji Indonesia dalam beribadah terutama jemaah lansia agar tidak terlalu jauh dengan Jamarat— tempat lempar jumrah. Perubahan ini juga didasarkan pada masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan ibadah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) yang merupakan masa puncak haji.

"Di Mina itu lah yang menjadi paling challenging, paling menantang, kepadatannya, kemudian juga luasannya. Nah, luasan Mina ini segitu-gitunya. Dulu pernah diperluas, sampai sekarang juga pernah diperluas apa yang disebut mungkin Anda juga tahu sebagian Musdhalifah itu menjadi Mina (Mina Jadid) di siang harinya," ucap Hilman.

6. Tim Kesehatan Bantu Jemaah Lihat Kakbah
PPIH memfasilitasi jemaah haji Indonesia yang belum pernah ke Masjidilharam untuk melihat dan berdoa di depan Kakbah. Sebab, ada sejumlah jemaah yang sejak awal kedatangan di Makkah dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah atau di Rumah Sakit Arab Saudi sehingga belum pernah sekali pun melihat Kakbah. Padahal puncak haji telah usai dan jemaah dalam tahap pemulangan ke Tanah Air.

Baca Juga: Selly PDIP Sebut 200.362 Jemaah Haji Reguler Lunasi Bipih, Kemenag: Dia Salah Baca Data

Salah satu tugas PPIH adalah untuk memastikan seluruh jemaah yang berangkat tahun ini dapat menunaikan ibadah haji, baik secara mandiri maupun melalui mekanisme safari wukuf bagi yang sakit dan non mandiri, serta badal haji bagi yang wafat atau yang sakit dengan kondisi tidak memungkinkan untuk disafariwukufkan. "Kami kemarin membuat langkah baru, bagi jemaah haji yang secara fisik masih bisa dibawa dan mereka masih bisa naik kursi roda, kami bawa melihat ka'bah di Masjidilharam dan mendampingi mereka berdoa di sana," kata Hilman.

7. Skema Murur dan Tanazul
Muzdalifah saat puncak haji begitu padat. Area yang diperuntukkan bagi jemaah haji Indonesia untuk mabit di sana adalah seluas 82.350 m2.Mengingat kepadatan tersebut, pemerintah Indonesia akan menerapkan skema murur. Skema ini sebagai upaya menjaga keselamatan jiwa jemaah haji atas potensi kepadatan di tengah terbatasnya area Muzdalifah.Mabit di Muzdalifah dengan cara murur adalah mabit (bermalam) yang dilakukan dengan cara melintas di Muzdalifah, setelah menjalani wukuf di Arafah.

Jadi jemaah tidak turun dari bus saat melewati kawasan Muzdalifah, lalu bus langsung membawa mereka menuju tenda di Mina.Tujuan murur ini semata-mata merupakan ikhtiar bersama dalam menjaga keselamatan jiwa jemaah haji Indonesia. Namun hanya jemaah yang memenuhi kriteria yang bisa mengikuti murur seperti jemaah lansia, disabilitas dan sakit.Dampak positif dari murur ini membuat proses mobilisasi jemaah haji Indonesia dari Muzdalifah ke Mina selesai pukul 07.37 Waktu Arab Saudi (WAS).

Proses ini lebih cepat 6 jam dibandingkan saat mobilisasi haji 2023 lalu.Terkait dengan tanazul, jemaah haji biasanya melakukan mabit atau menginap di Mina selama kurang lebih 3 malam. Dengan program tanazul ini memungkinkan jemaah yang hotelnya di kawasan Syisyah--daerah paling dekat dengan Mina--untuk tidur di hotel selama prosesi mabit berlangsung. Dengan begitu, ada ruang yang lebih untuk jemaah lain menginap di tenda Mina.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Rekomendasi
Lubang Lapisan Ozon...
Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
Mereka yang Menolak...
Mereka yang Menolak Hadiah Nobel, Ada Terpaksa maupun Sukarela
NASA Deteksi Anomali...
NASA Deteksi Anomali Alam Aneh di Atlantik Selatan
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved