Khalid bin Walid, Peristiwa Yamamah, dan Detik-Detik Menentukan dalam Sejarah Islam

Rabu, 26 Agustus 2020 - 15:29 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Musailamah sudah mengerahkan pasukannya di Aqraba' di pinggiran Yamamah, dan segala harta kekayaan di tempatkan di belakangnya. Pasukan ini terdiri dari 40.000 orang prajurit — ada yang menyebutkan 60.000. Di kalangan Arab jumlah tentara sebesar itu jarang terdengar.

Baca juga
: Trio Jenderal Bertempur Bersama Perangi Kaum Murtad di Oman

Khalid datang keesokan harinya setelah Mujja'ah disandera. Pasukan yang sudah siap tempur itu dibariskannya di hadapan pasukan Musailamah. Kedua angkatan perang itu sekarang saling memasang mata untuk menggempur. Masing-masing memperkirakan nasibnya tergantung pada peristiwa hari ini. Dalam membuat perkiraan itu keduanya memang tidak berlebihan.

Peristiwa Yamamah itu adalah detik-detik yang sangat menentukan dalam sejarah Islam, begitu juga dalam sejarah Arab. (Baca juga: Ini Dia, Nabi Palsu yang Ditinggalkan Pengikutnya Saat Perang Berkecamuk )

Kekuatan Musailamah adalah kekuatan murtad dan pembangkangan yang gigih dan jelas sekali dalam menentang kenabian Muhammad yang bukan hanya untuk Quraisy, tetapi juga untuk segenap umat manusia.

Kekuatan ini menjadi pusat perhatian, dari Yaman, Oman, Mahrah, Bahrain, Hadramaut sampai ke semua daerah selatan Semenanjung, menyusur turun dari Makkah, Ta'if sampai ke Teluk Aden.

Baca juga: Debat Khalifah Abu Bakar dengan Umar Bin Khattab Soal Pembangkang Zakat

Kemudian Persia pun mengarahkan perhatiannya ke sana. Pasukan Musailamah itu sangat percaya kepadanya dan bersedia mati untuk itu. Ditambah lagi dengan adanya permusuhan lama antara Hijaz dengan selatan Semenanjung.

Pasukan Muslimin merupakan inti kekuatan yang melindungi dan membela agama Allah serta ajarannya. Untuk itu Khalid-lah panglimanya yang terbesar, yang pernah dikenal sejarah pada masanya. Di antara mereka itu terdapat sahabat-sahabat yang hafal Qur'an. Mereka datang dengan jantung yang penuh iman, bahwa berjuang di jalan Allah dan mempertahankan agama-Nya yang hak adalah kewajiban pertama bagi orang beriman, merupakan fardu ain bagi setiap orang yang mengerti. (Baca juga: 11 Brigade Basmi Kaum Murtad, Khalid Bin Walid Pimpin Brigade Pertama )

Kalau sudah begitu, tentu tak ada jalan lain. Pertempuran dahsyat pasti terjadi. Inilah yang akan menjadi teladan, betapa besar dan hebatnya kekuatan iman itu. (Bersambung)

(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Karomah Khalid bin Walid,...
Karomah Khalid bin Walid, Si Pedang Allah yang Tak Mempan Diracun
Jejak Hormuz dan Khalid...
Jejak Hormuz dan Khalid bin Walid: Dari Duel Maut hingga Gerbang Penaklukan Persia
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Teladan di Bulan...
Kisah Teladan di Bulan Ramadan: Abu Bakar Ash Shiddiq Setia Mendampingi Rasulullah di Perang Badar
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Si Pendusta alias Nabi Palsu
Kemunculan Nabi Palsu...
Kemunculan Nabi Palsu Telah Disabdakan Nabi Muhammad SAW
Rekomendasi
ASMC Sebut Akibat El...
ASMC Sebut Akibat El Nino Negara ASEAN Akan Diselimuti Asap Tebal
Anomali Magnetik Aneh...
Anomali Magnetik Aneh Ditemukan di Peta Baru Danau Rotorua
Laos Akan Sulap Gunung...
Laos Akan Sulap Gunung Berapi Tidak Aktif Jadi Wahana Bermain
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved