Genosida Israel: 70.000 Bom Hujani Gaza, Sebagian Besar Buatan Amerika

Kamis, 15 Agustus 2024 - 15:01 WIB
loading...
Genosida Israel: 70.000...
Kerusakan yang diakibatkan oleh serangan Israel terhadap sekolah yang menampung pengungsi di Kota Gaza pada 10 Agustus 2024. Foto: Al Jazeera
A A A
Organisasi advokasi Yahudi sayap kiri anti-Zionis Amerika, Jewish Voice for Peace, mengatakan Amerika Serikat tidak hanya membiarkan Israel melakukan genosida , tetapi juga secara aktif membantunya.

"Sudah saatnya embargo senjata diberlakukan. Kami menuntut diakhirinya sepenuhnya pendanaan, persenjataan, dan dukungan AS terhadap penindasan negara Israel terhadap warga Palestina ," ujar organisasi tersebut dalam sebuah posting di X.

Press TV melaporkan bertepatan dengan pengeboman sekolah al-Tabaeen oleh militer Israel di lingkungan Al-Daraj, Kota Gaza —yang menewaskan hampir 100 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak yang sedang salat subuh —AS mengumumkan paket militer terbarunya untuk Tel Aviv senilai USD3,5 miliar.

Laporan media juga merujuk pada penggunaan Bom Diameter Kecil GBU-39 buatan AS dalam pembantaian Israel di sekolah tersebut.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Hanya beberapa hari sebelum pengeboman, sekitar 1.000 bom GBU-39 telah dikirimkan ke Israel dalam dua tahap, bersama dengan 100.000 butir amunisi 7,62 mm.

GBU-39 adalah bom luncur berpemandu presisi seberat 250 pon yang diproduksi oleh Boeing, kontraktor militer Amerika yang berkantor pusat di Virginia. Menurut para ahli militer, bom ini memungkinkan pesawat tempur untuk melakukan banyak pengeboman dengan presisi tinggi.

Boeing memproduksi Joint Direct Attack Munitions (JDAM) dan bom GBU-39, dengan sebagian besar dipasok ke rezim Israel untuk digunakan melawan warga Palestina di Gaza.

Boeing mendapatkan kontrak senilai USD33 juta untuk Bom Diameter Kecil I (SDB-I), yang juga dikenal sebagai GBU-39, pada bulan November tahun lalu, setelah dua bulan genosida Israel di Gaza.

Bom-bom Israel yang dijatuhkan di sekolah tersebut, menurut laporan media yang mengutip otoritas pemerintah Gaza, masing-masing seberat 2.000 pon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Banjir Terbesar dalam...
Banjir Terbesar dalam Sejarah Dunia Diklaim Ciptakan Laut Mediterania
Bukan Soal Dajjal, Ini...
Bukan Soal Dajjal, Ini Jawaban Ilmiah Terbaru Penyebab Sungai Efrat Mengering
Oksigen Gelap Ditemukan...
Oksigen Gelap Ditemukan di Dasar Laut, Ilmuwan Beberkan Hal Ini
Artikel Terkini
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Infografis
Di Tengah Genosida,...
Di Tengah Genosida, Pelaku Bisnis Israel-AS Bahas Megaproyek Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved