Genosida Israel: 70.000 Bom Hujani Gaza, Sebagian Besar Buatan Amerika
Kamis, 15 Agustus 2024 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
“Militer Israel telah membombardir hampir setiap inci wilayah Gaza dengan bom buatan AS. Pasukan Israel telah menjatuhkan lebih dari 70.000 bom di Gaza dalam sepuluh bulan terakhir — menjadikannya kampanye pengeboman paling mematikan di abad ke-21.”
Baca juga: Genosida Israel Menimbulkan Bencana Lingkungan dan Iklim
Organisasi tersebut juga menyoroti “penargetan yang disengaja” oleh militer Israel terhadap semua kehidupan di Gaza, dengan mengatakan:
"Dalam 10 bulan terakhir, kami telah menyaksikan militer Israel secara sengaja menargetkan semua kehidupan di Gaza, termasuk sekolah, kamp pengungsi, rumah sakit, masjid, gereja, dan zona kemanusiaan yang ditunjuk."
Sebagaimana yang ditunjukkan dalam laporan, rezim Tel Aviv menggunakan bom GBU-39, MK-82, dan MK-84 untuk pertama kalinya dalam skala besar selama pengeboman Rumah Sakit Al-Ahli pada 17 Oktober 2023.
Pada bulan Mei lalu, analisis rekaman video mengungkapkan bahwa serangan udara yang menghancurkan di sebuah kamp yang menampung orang-orang terlantar di Rafah, Jalur Gaza selatan, kembali melibatkan bom GBU-39 buatan AS.
Pengeboman itu terjadi di dekat pangkalan logistik Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Tal al-Sultan, Jalur Gaza selatan, dan menewaskan puluhan orang.
Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza
Juga pada bulan Juni, serangan Israel terhadap sebuah sekolah PBB di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, yang menewaskan beberapa warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, juga dilakukan dengan menggunakan bom GBU-39.
Rekaman puing-puing, yang difilmkan oleh jurnalis Palestina Emad Abu Shawiesh dan kemudian dilaporkan oleh banyak media, menunjukkan sisa-sisa bom GBU-39 yang digunakan dalam serangan itu.
Baca juga: Genosida Israel Menimbulkan Bencana Lingkungan dan Iklim
Organisasi tersebut juga menyoroti “penargetan yang disengaja” oleh militer Israel terhadap semua kehidupan di Gaza, dengan mengatakan:
"Dalam 10 bulan terakhir, kami telah menyaksikan militer Israel secara sengaja menargetkan semua kehidupan di Gaza, termasuk sekolah, kamp pengungsi, rumah sakit, masjid, gereja, dan zona kemanusiaan yang ditunjuk."
Sebagaimana yang ditunjukkan dalam laporan, rezim Tel Aviv menggunakan bom GBU-39, MK-82, dan MK-84 untuk pertama kalinya dalam skala besar selama pengeboman Rumah Sakit Al-Ahli pada 17 Oktober 2023.
Pada bulan Mei lalu, analisis rekaman video mengungkapkan bahwa serangan udara yang menghancurkan di sebuah kamp yang menampung orang-orang terlantar di Rafah, Jalur Gaza selatan, kembali melibatkan bom GBU-39 buatan AS.
Pengeboman itu terjadi di dekat pangkalan logistik Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Tal al-Sultan, Jalur Gaza selatan, dan menewaskan puluhan orang.
Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza
Juga pada bulan Juni, serangan Israel terhadap sebuah sekolah PBB di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, yang menewaskan beberapa warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, juga dilakukan dengan menggunakan bom GBU-39.
Rekaman puing-puing, yang difilmkan oleh jurnalis Palestina Emad Abu Shawiesh dan kemudian dilaporkan oleh banyak media, menunjukkan sisa-sisa bom GBU-39 yang digunakan dalam serangan itu.
(mhy)
Lihat Juga :