Khotbah Jumat: Jilbab Identitas Perempuan Merdeka
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 06:41 WIB
loading...
A
A
A
Rasulullah SAW juga memberikan penjelasan mengenai batasan aurat bagi kaum perempuan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya seorang perempuan jika telah mendapatkan haidh, tidak pantas terlihat dari dirinya kecuali wajahnya dan kedua telapak tangannya sampai tulang pergelangan tangan (sendi).” [HR. Abu Dawud].
Dalam hadis ini, jelas bahwa aurat perempuan yang telah dewasa adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ini sejalan dengan perintah Allah dalam Al-Quran yang menegaskan pentingnya menutup aurat sebagai bentuk kehormatan dan perlindungan bagi kaum perempuan.
Baca juga: Khotbah Jumat: Menghindari Jahiliyah Gaya Baru
Jamaah jumat yang berbahagia,
Para ulama juga telah mengkaji tentang jilbab dan batasan-batasannya. Menurut para ulama, jilbab adalah pakaian yang dapat menutupi seluruh tubuh perempuan dari kepala hingga kaki, yang terdiri dari kerudung dan baju kurung. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita meluruskan pandangan yang menganggap jilbab hanya sebatas penutup kepala saja.
Seorang muslimah kita harus memahami bahwa kewajiban berjilbab adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Jilbab tidak hanya sekadar busana, tetapi juga identitas seorang perempuan muslimah yang menjaga kesucian dirinya.
Marilah kita, sebagai kaum muslimin, selalu menegakkan syariat ini dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita hidayah dan kekuatan untuk terus istiqamah dalam menjalankan perintah-Nya.
Khotbah II:
إنَّ اْلجَـارِيَةَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تََصْلُحْ أن يُرَي مِنْهَا إِلاوَجْهُهَا وَيَدَاهَا إِلَى اْلمَفْصِلِ
“Sesungguhnya seorang perempuan jika telah mendapatkan haidh, tidak pantas terlihat dari dirinya kecuali wajahnya dan kedua telapak tangannya sampai tulang pergelangan tangan (sendi).” [HR. Abu Dawud].
Dalam hadis ini, jelas bahwa aurat perempuan yang telah dewasa adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ini sejalan dengan perintah Allah dalam Al-Quran yang menegaskan pentingnya menutup aurat sebagai bentuk kehormatan dan perlindungan bagi kaum perempuan.
Baca juga: Khotbah Jumat: Menghindari Jahiliyah Gaya Baru
Jamaah jumat yang berbahagia,
Para ulama juga telah mengkaji tentang jilbab dan batasan-batasannya. Menurut para ulama, jilbab adalah pakaian yang dapat menutupi seluruh tubuh perempuan dari kepala hingga kaki, yang terdiri dari kerudung dan baju kurung. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita meluruskan pandangan yang menganggap jilbab hanya sebatas penutup kepala saja.
Seorang muslimah kita harus memahami bahwa kewajiban berjilbab adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Jilbab tidak hanya sekadar busana, tetapi juga identitas seorang perempuan muslimah yang menjaga kesucian dirinya.
Marilah kita, sebagai kaum muslimin, selalu menegakkan syariat ini dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita hidayah dan kekuatan untuk terus istiqamah dalam menjalankan perintah-Nya.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khotbah II:
الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ هَدَانَا لِهذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللهُ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِيْنُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ صَادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِيْنُ
اللّهُمَّ فَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ
فَأُوْصِيْنِي وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ حَقَّ تُقَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِيْنُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ صَادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِيْنُ
اللّهُمَّ فَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ
فَأُوْصِيْنِي وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ حَقَّ تُقَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
Lihat Juga :