Khalifah Bani Umayyah Marwan bin Hakam: Nabi Muhammad Pernah Melaknat Leluhurnya
Kamis, 12 September 2024 - 05:59 WIB
loading...
A
A
A
Nadirsyah Hosen dalam tulisannya berjudul "Khalifah Marwan bin Hakam dan Pohon Terkutuk dalam Qur’an" mencatat tentang perdebatan Marwan dengan Ummul Mu’minim Aisyah binti Abu Bakar. Perdebatan ini menceritakan banyak hal tentang kedudukan Marwan bin Hakam, termasuk juga dinamika politik pada era sahabat. Dari Abdullah, ia berkata:
Aku sedang berada di masjid ketika Marwan berkhutbah. Ia berkata: "Sesungguhnya Allah SWT telah memberi kepada Amirul Mukminin, Muawiyah, pandangan yang baik tentang Yazid. Ia ingin mengangkatnya sebagai khalifah sebagaimana Abu Bakar dan Umar pernah melakukannya."
Baca juga: Bernarkah Khalifah Utsman bin Affan Dikorbankan Bani Umayyah?
Berkata Abdurrahman bin Abu Bakar: "Sungguh, Abu Bakar, demi Allah, tidak menyerahkannya kepada anaknya atau salah seorang di antara keluarganya. Sedangkan Muawiyah melakukannya karena sayang dan ingin memberikan anugrah kepada anaknya.”
Marwan yang tidak suka dengan reaksi tersebut berkata kepada Abdurrahman: "Bukankah kamu yang dimaksud al-Quran sebagai “orang yang berkata kepada orangtuanya ‘cis bagi kalian’ ( QS Al-Ahqaf : 17)”.
Abdurrahman membalas berkata: “Bukankah kamu anak orang terkutuk. Rasulullah SAW melaknat bapakmu.”
Sayyidah Aisyah yang mendengar perdebatan Marwan dan Abdurrahman bin Abu Bakar (saudara lelakinya Aisyah) berkata: “Hai Marwan. Demi Allah, ayat itu tidak turun kepada Abdurrahman. Tapi ayat yang ini justru turun untuk ayahmu: 'Janganlah kamu menaati setiap tukang sumpah (palsu) yang hina, yang banyak mencela, yang ke sana kemari menyebar fitnah, yang melarang perbuatan baik, melampaui batas dan banyak berbuat dosa'.” (Al-Qalam 10-12).
Sayyidah Aisyah melanjutkan, “Rasulullah SAW pernah melaknat ayah Marwan ketika Marwan berada dalam sulbinya. Engkau adalah pecahan laknat Allah”.
Sebagaimana dikatakan oleh Nadirsyah Hosen, kisah di atas cukup terkenal. Sejumlah kitab tafsir dari Ahlus Sunnah wal Jama’ah menceritakan kisah tersebut dengan berbagai redaksi, seperti Tafsir al-Qurthubi, Tafsir al-Razi, Tafsir Ibn Katsir, dan Tafsir al-Durr al-Mantsur.
Baca juga: Kisah Tumbangnya Dinasti Umayyah, 300 Anggota Keluarganya Dieksekusi Mati
Aku sedang berada di masjid ketika Marwan berkhutbah. Ia berkata: "Sesungguhnya Allah SWT telah memberi kepada Amirul Mukminin, Muawiyah, pandangan yang baik tentang Yazid. Ia ingin mengangkatnya sebagai khalifah sebagaimana Abu Bakar dan Umar pernah melakukannya."
Baca juga: Bernarkah Khalifah Utsman bin Affan Dikorbankan Bani Umayyah?
Berkata Abdurrahman bin Abu Bakar: "Sungguh, Abu Bakar, demi Allah, tidak menyerahkannya kepada anaknya atau salah seorang di antara keluarganya. Sedangkan Muawiyah melakukannya karena sayang dan ingin memberikan anugrah kepada anaknya.”
Marwan yang tidak suka dengan reaksi tersebut berkata kepada Abdurrahman: "Bukankah kamu yang dimaksud al-Quran sebagai “orang yang berkata kepada orangtuanya ‘cis bagi kalian’ ( QS Al-Ahqaf : 17)”.
Abdurrahman membalas berkata: “Bukankah kamu anak orang terkutuk. Rasulullah SAW melaknat bapakmu.”
Sayyidah Aisyah yang mendengar perdebatan Marwan dan Abdurrahman bin Abu Bakar (saudara lelakinya Aisyah) berkata: “Hai Marwan. Demi Allah, ayat itu tidak turun kepada Abdurrahman. Tapi ayat yang ini justru turun untuk ayahmu: 'Janganlah kamu menaati setiap tukang sumpah (palsu) yang hina, yang banyak mencela, yang ke sana kemari menyebar fitnah, yang melarang perbuatan baik, melampaui batas dan banyak berbuat dosa'.” (Al-Qalam 10-12).
Sayyidah Aisyah melanjutkan, “Rasulullah SAW pernah melaknat ayah Marwan ketika Marwan berada dalam sulbinya. Engkau adalah pecahan laknat Allah”.
Sebagaimana dikatakan oleh Nadirsyah Hosen, kisah di atas cukup terkenal. Sejumlah kitab tafsir dari Ahlus Sunnah wal Jama’ah menceritakan kisah tersebut dengan berbagai redaksi, seperti Tafsir al-Qurthubi, Tafsir al-Razi, Tafsir Ibn Katsir, dan Tafsir al-Durr al-Mantsur.
Baca juga: Kisah Tumbangnya Dinasti Umayyah, 300 Anggota Keluarganya Dieksekusi Mati
(mhy)
Lihat Juga :