Kontroversi Kitab Barzanji: Roh Nabi Muhammad Hadir dalam Acara Maulid

Senin, 16 September 2024 - 19:20 WIB
loading...
A A A
Penulis kitab Barzanji mengajak para pembacanya agar mereka meyakini bahwa Rasulullah SAW hadir pada saat membaca selawat, terutama ketika Mahallul Qiyâm (posisi berdiri). Hal itu sangat tampak sekali di awal qiyâm (berdiri) membaca:

مَرْحَبًا يَا مَرْحَبًا يَا مَرْحَبًا مَرْحَبًا ياَ جَدَّ الْحُسَيْنِ مَرْحَبًا

Selamat datang, selamat datang, selamat datang, selamat datang wahai kakek Husain selamat datang.

Sekadar mengingatkan penulis kitab Barzanji adalah Ja’far al-Barjanzi al-Madani. Beliau pernah menjadi khatib di Masjidilharam dan seorang mufti dari kalangan Syaf’iyyah. Beliau wafat di Madinah pada tahun 1177H/1763 M.

Lantaran posisi berdiri saat membaca Barzanji ini memang terdapat perbedaan pendapat di antara para pengamalnya. Beda pendapat itu terkait apakah yang hadir itu jasad Nabi Muhammad SAW bersama rohnya ataukah rohnya saja?

Ahli Hadis, Muhammad Alawi al-Maliki (1944-2004) berpendapat yang hadir hanyalah rohnya. Dia mengingkari dengan keras pendapat yang menyatakan bahwa yang hadir adalah jasadnya.

Baca juga: Maulid Nabi: Barzanji, Kitab Paling Populer Setelah Al-Qur'an

Di sisi lain, banyak ulama berpendapat bahwa Rasulullah SAW telah berada di alam Barzah yang tinggi dan rohnya dimuliakan Allah SWT di surga, sehingga tidak mungkin kembali ke dunia dan hadir di antara manusia.

Kehadiran Rasulullah SAW juga tercermin pada bait berikutnya dalam Kitab Barzanji:

يَا نَبِيْ سَلاَمٌ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلُ سَلاَمٌ عَلَيْكَ

يَا حَبِيْبُ سَلاَمٌ عَلَيْكَ صَلَوَاتُ اللهِ عَلَيْكَ

Wahai Nabi salam sejahtera atasmu, wahai Rasul salam sejahtera atasmu
Wahai kekasih salam sejahtera atasmu, semoga rahmat Allah tercurah atasmu.

KH Muhyiddin Abdusshomad dalam bukunya berjudul “Fikih Tradisionalis” menjelaskan tujuan membaca selawat itu adalah untuk mengagungkan Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, salah satu cara mengagungkan seseorang adalah dengan berdiri, karena berdiri untuk menghormati sesuatu sebetulnya sudah menjadi tradisi kita. Bahkan tidak jarang hal itu dilakukan untuk menghormati benda mati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Kumpulan Kisah Nabi...
Kumpulan Kisah Nabi SAW di Bulan Ramadan, Dari Terima Wahyu Al Quran hingga Perintah Segerakan Berbuka Puasa
Tradisi Nyadran untuk...
Tradisi Nyadran untuk Sambut Ramadan
Kisah Hikmah : Berhala...
Kisah Hikmah : Berhala Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad SAW
Inilah Bacaan Selawat...
Inilah Bacaan Selawat yang Dibaca di Malam Nisfu Syaban
Rekomendasi
Selandia Baru Diterjang...
Selandia Baru Diterjang Gelombang Panas Terparah sejak 1909
Arus Atlantik Melemah,...
Arus Atlantik Melemah, Ilmuwan Ungkap Kondisi Berbahaya di Laut
Mirip Mukjizat Nabi...
Mirip Mukjizat Nabi Musa, Temuan Tongkat Ular Ini Diyakini Milik Orang Sakti
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved