Mengapa Mendidik Anak Perempuan Mendapat Perhatian Khusus dalam Islam? Begini Penjelasannya
Rabu, 25 September 2024 - 09:10 WIB
loading...
A
A
A
Intinya, mendidik anak perempuan butuh perhatian berlebih daripada laki-laki. Seorang ulama mengatakan :
"Jika dirimu mendidik seorang laki-laki, maka kau telah mendidik seseorang. Dan apabila dirimu mendidik seorang anak perempuan, maka kau telah mendidik suatu umat.” (Al Imam Abdul Hamid bin Badis).
Jadi, didiklah anak perempuan untuk 'memahalkan' dirinya. Misalnya, didiklah anak perempuan untuk merasa malu. dengan aurat sendiri dan aurat orang lain. Didiklah anak perempuan untuk mencari cinta Sang Maha Pencipta, Yakni Allah Ta'ala, daripada berharap untuk mencari cinta manusia.
Didiklah anak perempuan untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pegangan dan rujukan harian. Didik anak perempuan untuk mengenal siapa mahram dan siapa bukan mahram bagi dirinya.
Didiklah anak perempuan untuk menjaga marwah (harga diri) lebih daripada untuk menjaga hati orang yang baru dikenalnya. Didiklah dan ajari semua itu dengan penuh perhatian dan kelembutan.
Seperti yang dikatakan Aisyah radhiyallahu ‘anha :
“Dari ‘Aisyah semoga Allah meridhai beliau bahwa dia berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Jika Allah ‘azza wa jalla menginginkan kebaikan bagi anggota rumah tangga, Dia akan memasukkan kelembutan kepada mereka’ (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya, yang dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Jaami ‘as-Shaghir).
Baca juga: Pahala Besar Mendidik Anak Perempuan, Begini Penjelasannya
Wallahu A'lam
"Jika dirimu mendidik seorang laki-laki, maka kau telah mendidik seseorang. Dan apabila dirimu mendidik seorang anak perempuan, maka kau telah mendidik suatu umat.” (Al Imam Abdul Hamid bin Badis).
Jadi, didiklah anak perempuan untuk 'memahalkan' dirinya. Misalnya, didiklah anak perempuan untuk merasa malu. dengan aurat sendiri dan aurat orang lain. Didiklah anak perempuan untuk mencari cinta Sang Maha Pencipta, Yakni Allah Ta'ala, daripada berharap untuk mencari cinta manusia.
Didiklah anak perempuan untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pegangan dan rujukan harian. Didik anak perempuan untuk mengenal siapa mahram dan siapa bukan mahram bagi dirinya.
Didiklah anak perempuan untuk menjaga marwah (harga diri) lebih daripada untuk menjaga hati orang yang baru dikenalnya. Didiklah dan ajari semua itu dengan penuh perhatian dan kelembutan.
Seperti yang dikatakan Aisyah radhiyallahu ‘anha :
وعَنْ عَائِشَةَ : أَنَّهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ بِأَهْلِ بَيْتٍ خَيْرًاأَدْخَلَ عَلَيْهِمُ الرِّفْقَ. رواه الإمام أحمد في مسنده (24427) ، وصححه الألباني في ” صحيح الجامع الصغير ” رقم (303)
“Dari ‘Aisyah semoga Allah meridhai beliau bahwa dia berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Jika Allah ‘azza wa jalla menginginkan kebaikan bagi anggota rumah tangga, Dia akan memasukkan kelembutan kepada mereka’ (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya, yang dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Jaami ‘as-Shaghir).
Baca juga: Pahala Besar Mendidik Anak Perempuan, Begini Penjelasannya
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :